
Bulan purnama akan terjadi tepat beberapa saat lagi.terlihat ke 5 Anak manusia itu sedang Dalam posisinya masing masing.
Menurut Buku yang Sisca baca buku tua itu menjelaskan tepat saat Bulan purnama tiba seseorang yang ingin menjadi abadi harus meminum pil dengan kandungan Timbal Merah didalamnya .
Dengan menggunakan Cawan keramat yang telah berusia ribuan tahun itu.sebelum sang pemilik pil meminum nya Dia harus mengorbankan 8 Gadis perawan yang masih suci dari dosa.
Ia harus mandi dengan darah mereka tepat saat bulan purnama tiba.
Saat ini di ujung Istana tempat di mana semua pengawal berjaga di depan kediaman sang Kaisar semua orang tidak di perbolehkan untuk masuk.
Sang Kaisar sendiri sedang duduk dengan balutan kain yang menyelimuti nya menutupi tubuhnya dengan kain satin khas.
" Apa semuanya sudah Siap Grey.?" ucap sang Kaisar dengan Wajah penuh senyuman.
Sebentar lagi semuanya akan terwujud Tahta, keabadian dan semua hal bisa dengan mudah Ia capai.
" Tentu yang mulia, semuanya telah siap Cawan Suci juga telah di Ambil dari penyimpanan, silahkan Baginda Kaisar menuju ke Area taman Di sana telah tersedia apa yang Anda minta yang mulia, " Ujar grey.
Sang Kaisar mengangguk mengerti dan mereka berdua segera pergi menuju ke arah Taman.
Sedang Di sana 5 orang Manusia itu masih bersiap.
Namun tak hanya diam tentu saja rencana yang telah mereka Susun dengan baik Semoga benar benar terencana hanya saja sang pewaris tahta Kekaisaran itu sekarang sedang memikirkan jalan keluar dari masalahnya.
Sampai saat ini ia masih menaruh harapan besar pada Sang ayah. Hanya saja keyakinan itu mulai goyah dengan apa yang ia lihat .
Di kediaman Sang Kaisar terlihat beberapa orang sedang mempersiapkan diri untuk melakukan tugas yang Di berikan oleh Kaisar.
" Apakah Ayahanda dia..." Azran ragu akan apa yang saat ini mereka lakukan. Bukan hanya mengenai tempat di mana mereka bersembunyi saat ini,juga mengenai keselamatan mereka ber Lima.
" Ck sampai saat ini Apakah kamu masih belum mengerti juga Putra Mahkota akuilah bahwa orang tak waras yang saat ini sedang kita intai ingin melakukan ritual keabadian yang dia inginkan adalah Kaisar Norby , Benar?".Wanita itu tersenyum miring.
" Apa kalian tidak bisa diam hah? Sekarang tubuhku gemetar karna takut Sialan ! Apa kalian tidak bisa tidak berdebat 5 menit saja, kepalaku ingin pecah karena kalian berdebat sedari Awal kita datang. lagipula dia Ayah dari 2 Anak bodoh seperti kalian , Diam dan lihat apakah memang Kaisar Itu yang melakukan nya atau orang Lain tutup mulut kalian berdua atau ku ikat menggunakan cara ku sendiri. " Sisca jengah.
Dia sedari Awal masih sabar Tapi dua manusia yang dikatakan bersaudara ini, bukannya tenang malah beradu mulut Dari awal mereka bertemu.
Jika Sisca sedang Sibuk dengan masalahnya saat Ini. Evan dan Avan sekarang sedang berganti pakaian menggunakan pakaian pengawal Istana yang akan berjaga di Area ritual terjadi.
Mereka menyelinap kesana dan melumpuhkan 2 orang Diantara mereka melucuti pakaian nya.mereka Akan berada dekat dengan Area ritual terjadi mau tidak mau mereka memakai pakaian itu.
Mereka juga sudah terbiasa menggunakan Cara ini untuk memata matai target mereka.
__ADS_1
Jika kalian ingin mengelabui musuhmu maka jadilah salah satu dari mereka agar kalian tau pergerakan dari musuh kalian.
" Kita harus tetap waspada jangan sampai mereka mencurigai keberadaan kita hati hatilah Saudaraku." Ujar Evan sambil memegang bahu sang Adik.
" Tentu Kakak Nona hao juga telah banyak membantu Kita, Sudah saatnya membalas kebaikan nya, Aku akan segera menuju ke arah selatan. Berhati-hatilah kakak. " Mereka hanya saling pandang. Dan mengangguk mengerti .
Kedua saudara itu berpisah disana
James sedang menyiapkan bala bantuan bagaimanapun ini termasuk ke dalam masalah pemberontakan.James telah mengabari Duke Asran yang juga akan membantu mereka dalam rencana malam ini.
Ia juga telah mempersiapkan Beberapa pasukan yang di miliki Sang Ayah dahulu.
Sang Ayah entah mengapa pernah berpesan padanya Namun itu terjadi Saat James masih sangat belia waktu itu umur nya masih berusia 14 Tahun namun sang Ayah selalu mewanti-wanti dirinya Agar berhati hati terhadap Kaisar.
Ayahnya pernah berkata bahwa .
" James kau Adalah Anakku kau bertugas melindungi keluarga ini dan juga putra Mahkota Kekaisaran Norby jika sesuatu yang buruk terjadi maka ambilah lencana ini dan pergilah ke rumah tua di ujung barat desa Nout disana kau akan menemukan seorang pengemis Tua, tunjukan lencana ini dan Dia akan mengarahkan mu ke tempat itu." Ujar ayah nya dulu.
Ia sebenarnya tidak mengerti apa yang dimaksud dengan bantuan itu Tapi sekarang Ia paham.
Saat dia di bawa ke sebuah pintu rahasia di sebuah rumah rahasia yang ternyata hanyalah kedok. Di mana di dalamnya terdapat pintu rahasia menuju ke Area bawah tanah.
Mereka kemudian menuju ke Arah laki laki yang mungkin seumuran sang Ayah yang entah sedang melakukan Apa.
" Tuan burung merpati telah kembali ,Ia meminta anak anak nya untuk segera mematuk ulat yang ia bawa ." Ujar pengemis Tua itu.
Mendengarnya laki laki itu bangkit dari tempatnya dan segera memangil seseorang.
Laki laki yang di panggil itu segera menuju ke arahnya.
Mereka berbisik entah membicarakan Apa dan raut wajahnya berubah ia bergegas pergi dari sana.
James tak mengerti apapun Dia hanya memandang dua orang di depan nya yang berjalan ke arah sudut ruangan itu.
Setelahnya laki laki tadi menuju ke arah James.
" Apa kau Ja..mes" Ujarnya matanya sedikit memerah entah mengapa James termenung sejenak.
" Yah Aku James ." Ujarnya. Dan betapa kagetnya dia saat Laki-laki itu memeluknya erat.
__ADS_1
Ia melepaskan nya Beberapa saat James terlihat linglung.
" Aku sahabat Ayahmu, dulu Kami Sangat dekat saat itu usiamu baru 5 tahun ,dan lihat sekarang kau sudah dewasa Nak." Senyum getir hadir di wajah laki laki itu.
James hanya diam tak berniat memotong ataupun menghentikan pembicaraan laki laki itu.
" Apa Kau bingung? James akan ku jelaskan mengenai tempat apa ini Dan juga semua yang ada di kepalamu sebelum itu . Dengarkan aku baik baik ,Jangan mendekat ke Arah ritual yang dilakukan oleh Kaisar kejam itu.menjauh dari sana dan sisanya biarkan Kami yang melakukan nya. " Ujarnya serius.
" Tapi Adikku dan juga Putra Mahkota serta kembaran nya ada disana. " ujar James.
" Apa kau bercanda? Tidak kah kalian mengerti keseriusan masalah ini ?." ujarnya sedikit menaikan nada suaranya.
" Kami mengerti tentu saja, Kami telah menyiapkan Pedang Naga sembilan dan juga Racun ' Diomora Adelia ' Yang berasal dari seorang pertapa tua di bukit keramat Kekaisaran ini." Ujar James bersungguh-sungguh.
" Apa kau tau? Racun diomora Adelia tidak bisa di proses dengan cepat James dan juga efeknya tak seberapa.".
" Tapi dari buku itu- " Ucapan James berhenti saat laki laki yang lain datang ke sana.
" Walaupun kau bisa membuatkan itu Pil keabadian itu tidak bisa menanggulangi nya James."
Mereka menatap laki laki yang memakai baju berwarna coklat tua yang melangkah ke arah mereka.
" Debora " ucap laki laki di depan James.
" Yah Arthur , Apa kau bodoh? Kau ingin menghadapi Kaisar Tirani itu sendiri? Bukankah Tuan sudah mengatakan bahwa jika hal ini terjadi maka kita harus segera bersiap?".
" Maafkan Aku debora hanya saja Kau belum sembuh dari Kejadian masa lalu dulu Aku hanya takut kau akan mengalami insiden itu lagi."
Laki laki bernama Arthur itu terdiam Dia menggeleng tanda tak setuju.
" Arthur Bukankah kau tau Jika Kaisar bersekutu dengan IBLIS? Dia hanya bisa di lumpuhkan dengan pedang Naga sembilan? Dan 7 PEWARIS ALIRAN SUCI? " ujarnya menekankan ke arah 7 Pewaris suci itu.
James hanya terdiam menyaksikan perdebatan mereka.Namun rasa kaget tentu saja menyapa dirinya bagaimana tidak? Bersekutu dengan IBLIS ? Ternyata Kaisar tak hanya melakukan hal yang picik Namun juga hal yang tidak masuk akal seperti itu.
" Lalu apa yang harus kita lakukan? Ujar Artur.
" Aku akan mengumpulkan Anggota kita Dan juga Pewaris Aliran Suci itu.Apapun yang terjadi Jangan biarkan dia menyelesaikan ritual itu apapun yang terjadi sebelum kami kesana ,Cobalah menahan mereka saudaraku." ucap Debora .
Arthur hanya mengangguk mengerti ,Debora pergi dari sana dan entah mengapa James melihatnya menghilang di depan matanya.
Melihat ke kagetan dari mata James Arthur hanya tersenyum.
" Kau tidak akan mengerti James, Banyak rahasia yang telah di simpan Kaisar itu Jadi dari pada Kau meminta jawabanku akan lebih baik Kita segera menyusul mereka kau akan tau semuanya di sana." Ujar Arthur.
__ADS_1
James tidak bisa berkata-kata Hal hal ini membuatnya melongo tak percaya.