
Mereka semua tercengang mendengar perkataan Putra Mahkota,kenapa Putra Mahkota percaya pada Sisca? Sangat tidak masuk akal orang yg tidak pernah belajar tentang medis akan bisa menyembuhkan orang.
" Tp putra mahkota ini?," Tuan hao sedikit ragu ,ia tidak mungkin membuat Sisca melakukan kesalahan sebesar ini.
" Putra mahkota saya tau ini sangat lancang,namun anda tidak bisa mengorbankan 1 nyawa hanya untuk menjadi kelinci percobaan Nona muda HAN di sini" Tabib MOO tidak setuju bagaimanapun nyawa tetap lah nyawa .
" Aku berjanji bila Sisca gagal nyawaku yg akan menjadi taruhan nya apa itu cukup !?" semua orang menahan napas mendengar apa yg di ucapkan Putra Mahkota mereka.
Apa jangan jangan mereka punya hubungan? Sang Kaisar sedikit menyipitkan matanya' kenapa Putraku begitu percaya pada nona keluarga HAN? Apa ada sesuatu yg ia lewatkan.
Sisca menatap haru pada Putra Mahkota tak salah ia Tak salah lg selain tampan dia salah satu suami masa depan yg bisa di andalkan saat kritis seperti ini.
Semua orang terdiam,nyawa Putra Mahkota begitu berharga 100 Jamess bahkan tidak bisa menebusnya tp ini?
" Baiklah lakukan Yg terbaik Nona ,Putraku percaya padamu,!" sang Kaisar akhirnya angkat bicara segera setelahnya Sisca melanjutkan apa yg ia suruh .
Ia menyuruh ,para pelayan menyiapkan beberapa ramuan serta racun difiola,tu..tungu racun?
" Nona muda Han?apakah anda berniat menyembuhkan atau membunuh sebenarnya? ,kenapa menambah racun ke dalam tubuh Tuan muda HAN?."
__ADS_1
mereka di sana bertanya hal yg sama seperti Tabib,Semua orang tahu racun difiola merupakan Racun yg sangat berbahaya .
Beberapa tetes mampu membuat sang peminum fiuuuuuuuu!!! Kembali ke alam dewa ya Tuhan apa Nona muda. Han sudah tidak waras??
"Hehh tutup mulutmu aku akan menyelamatkan Kakak,bila kau tidak bisa membantu tutup mulutmu itu ,mengganggu ku saja. " gerutu Sisca merasa kuping nya panas.
Apa Tabib itu bodoh bila tidak bisa membantu lebih baik ia diam merecoki saja, Tabib pintar dari mana mendeteksi racun ini saja ia tak bisa dasar idiot !!!.
Sisca menyumpahi mulut pedas itu kemudian setelahnya memerintahkan para Pelayan melakukan apa yg ia suruh.
" Yang mulia Putra Mahkota bisakah anda langsung yang mengawasi para pelayan dlm meramu obat-obatan yg saya suruh td ?,hamba hanya takut orang yg berniat buruk pada kakak hamba akan menggagalkan rencana menyelamatkan kakak saya saja." ia menatap harap pada Azran.
Azran tak banyak bicara ia mengangguk mengerti dan berjalan keluar.
" Nona jangan asal menusukan jarum ke arah titik meridiam sang Tuan muda salah sedikit ia tak akan selamat Nona,saya sudah bilang itu bukan racun kenapa anda tidak mau mendengar nya?." Sang Tabib merasa marah sekarang keahlian nya di ragukan di depan umum .
Sisca memutar bola matanya,ia menusuk jarum terakhir di area tenggorokan sang kakak.
" Pengawal,ikat Tabib Moo di atas kursi disana,si bodoh ini hanya mengganggu konsentrasi ku saja lakban mulut nya itu aku sudah tak tahan mendengarnya sedetik lagi ia berucap aku akan merobek mulut bodohnya itu."
__ADS_1
Semua orang melongo tak percaya Tabib Moo di ikat? Astaga apa itu tidak berlebihan ," Cucuku jangan berlebihan,sudah yah." Ia mencoba memperbaiki suasana hati cucunya ini namun seperti yg di harapkan.
" Kakek ikat dan lakban mulutnya atau aku sendiri yg akan melakukan nya ."
Sang kaisar terkekeh geli baru kali ini ada yg bersikap demikian pada sang Tabib hebat itu,biasanya hanya wajah kagum yg bisa ia lihat sekarang di wajah Nona Muda Han itu hanya kejengkelan.
" Ikuti perintah Nona Muda Han dan ikat Tabib Moo di atas kursi , maafkan aku Hao," sang Kaisar masih terkekeh geli sendiri.
Sedang sang Tabib menatap tak rela ,ia jengkel pada Nona muda Hao itu lihat saja ketika Ia gagal nanti ia akan benar benar menghina dg mulut nya sendiri.
Ia kemudian terduduk dan di ikat oleh pengawal mulutnya di lakban benar2 seperti terdakwa,beberapa orang di sana menahan tawanya.
Beberapa saat kemudian sang Putra mahkota tiba .
" Ini hal yg kau butuhkan,apa ada lg?," ujar Azran lembut nada suaranya membuat beberapa orang merasa keheranan.
Mereka yakin ada sesuatu di antara mereka berdua tetapi bukan kah Nona muda Han menyukai Pangeran ke 3? Akhhhhh sudahlah .
" Hum terima kasih yg mulia ini sudah cukup ." ia segera mengambil mangkok yg ada di sana 2 mangkok di suguhkan oleh Azran kemudian ia meminumkan 1 mangkuk ke mulut James di bantu oleh Putra Mahkota sedang orang orang Di sana menatap was was.
__ADS_1
Detik berikut nya Sisca merebahkan kakaknya kembali,ia memutar jarum di tubuh sang kakak dg searah jarum jam ,bisa di lihat ada cairan yg merembes keluar dari sana bukan darah berwarna merah Tetapi itu HITAM ASTAGA!!
Beberapa orang memekik kaget sedang sang Kakek jg hanya bisa melongo termasuk sang Tabib ia terdiam ,tidak salah lg itu benar benar Racun namun bagaimana bisa??.