
Semua orang heboh melihat siapa Mayat itu ,mereka seketika terdiam menatap ke arah Sang pangeran yang sedang berjalan ke arah sang ibu.
" Ibunda." Nick terduduk di tanah dengan air mata mengalir dari wajahnya.
Ia begitu terlihat sedih Nick mengguncang tubuh sang ibu dengan agak keras, berniat membangun kan nya,namun kenyataan tak sesuai harapan sang ibu terbujur kaku dengan Wajah pucat dan bibir membiru.
Dilihat dari keadaan nya mayat itu telah meninggal sekitar 2 sampai 3 jam yang lalu,mungkin saja pelakunya masih ada.
Memikirkan hal itu Azran berteriak emosi ke arah para pengawal.
" Cari dan tangkap pelakunya jangan ada yang bergerak sebelum semuanya di periksa,sebar para pengawal ke seluruh penjuru istana cepatt!!"
Nick tak bisa mencerna apapun ia masih memeluk tubuh sang ibu yang masih bersimbah darah .semua yang ada disana menatap prihatin ke arah Nick,tiba tiba sebuah ingatan muncul di kepalanya.
Menurut mata matanya sang kaisar terlihat sibuk akhir akhir ini entah melakukan apa Namun yang pasti ia melakukan sesuatu mungkinkah ia yang telah melenyapkan sang ibu?
Nick bangkit dari duduknya meletakan sang Ibu ke tanah dengan hati hati seakan-akan bila tidak dengan cara itu ia bisa meninggalkan dirinya.padahal Kenyataan nya sang ibu sudah pergi dan yahhh semuanya pasti karna laki laki biadab itu.
__ADS_1
Hanya Dia yang mampu melakukan hal keji seperti ini.
Dengan penuh Amarah Nick mengambil pedang dari salah satu pengawal disana dan segera menuju ke arah sang ayah ,dengan penuh emosi.
" KAU YANG MEMBUNUH IBUKU SIALAN KAU JUGA HARUS MATI!!!" Nick berteriak sambil menusukan pedang ke arah sang kaisar.
Semua yang ada di sana menatap horor ke arah Nick dengan cepat para pengawal menuju ke arah sang Kaisar untuk melindungi nya .
James dan Azran telah siap menghadang pedang itu.
Crangg...
" MiNGGIR SIALAN AKU TAK PUNYA URUSAN DENGANMU BRENGSEK." Ia menatap emosi ke arah Azran dengan mata merah dan dada naik turun.
Namun azran menatap malas ke arah Nick.
" Hetikan kebodohan mu Nick, ayahanda tidak mungkin melakukan hal gila yang kau tuduhkan" Ia menggeleng tanda tak percaya ke arah si bodoh di depan nya itu.
" Cihh Aku yakin dia yang membunuh ibuku,tidak ada pria yang lebih kejam dari dirinya di Kekaisaran ini sialan!!,Lagi pula kau ta tau apapun mengenai tua bangka itu,menyingkir atau aku terpaksa melenyapkan mu juga." Nick masih menggenggam pedang nya erat .
__ADS_1
" Nick apa yang kau ucapkan Anakku? Mana mungkin ayahanda melakukan hal seperti itu,apa kau tau kau ingin menebas leher seorang kaisar itu berarti kau dengan terang terangan memberontak? Apa kau tau konsekuensinya?" Sang Kaisar terlihat begitu sedih.
Semua orang yang berada disana menatap tak percaya pada pangeran ke tiga bagaimana bisa ia menuduh sang Kaisar apalagi sampai menodongkan senjata?benar benar tidak takut mati.
Sisca memicing ke arah sang Kaisar Ia bisa melihat seringai di wajah nya,ia termenung walaupun hanya sebentar saja ia tak bisa di tipu oleh hal seperti itu.
" Cepat tangkap Pangeran ke 3 dengan tuduhan pemberontakan,beliau sudah berani menodongkan senjata ke arah yang mulia, berarti dia telah melanggar hukum Kekaisaran." Ujar seorang mentri di samping sang kaisar.
" Kalian semua bodoh!! Apa tidak bisa melihat wajah dari laki laki tua bangka itu hah!! Dialah yang membunuh ibunda,Dia telah membunuh Kaisar terdahulu,bahkan meracuni putra mahkota ia juga menyiksa Permaisuri apalagi yang tidak bisa di lakukan oleh manusia itu!!"
Nick berteriak emosi tampa sadar Ia mengungkapkan semua kebenaran itu disana,terlihat wajah kaget di semua pihak begitupun dengan James,azran dan juga Sisca .
Semua orang menatap ke arah Sang kaisar Namun yang mereka lihat hanyalah tatapan sedih dan tak berdaya di mata sang kaisar.
" Tangkap Pangeran ke 3 dan jebloskan ia ke penjara bawah Tanah,jangan biarkan dia keluar sampai ia merenungi kesalahan nya." ujar Azran ia tau sang Ayah tidak mungkin melakukan hal yang menjijikan seperti itu tidak mungkin!!!
__ADS_1
Hanya 2 orang yang merasa apa yang di katakan oleh Nick adalah kebenaran yakni Sang Permaisuri dan juga Sisca entah mengapa mereka merasa apa yang Nick katakan adalah kejujuran bukan kebohongan seperti yang mereka pikirkan.