
Steve dengan nafas tersengal senggal mendekati arena pertarungan itu.
ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling mencari orang yang ingin Dia temui. Terlihat seorang wanita yang tak lain Sisca sedang memapah vivian yang terlihat tak berdaya.
Dia bisa melihat dengan jelas wajahnya terlihat pucat dan darah terlihat menggenang di Area pinggangnya belum lagi keadaan nya begitu kacau.
Dia melangkah mendekati mereka berdua membawa sebuah pedang yang telah di ikat dengan kain berwarna hitam.
Melihat kedatangan Steve tentu saja Sisca merasa senang dengan begini masalah ini dapat diselesaikan.
" Maafkan Aku yang terlambat Sisca sekarang benda ini ada padaku. Lalu pada siapa Aku harus memberikan ini.? .Ia mengatakan hal itu untuk tau siapa yang akan memegangi pedang yang sejak kedatangan nya sangat menggangu perjalanan nya.
" Berikan pedang itu pada Kakak ku ia yang tau bagaimana pedang itu akan digunakan. " ujar Sisca seulas senyum hadir disana.
Sedang Vivi tak bisa berbicara darah mengalir dari area pinggang nya membuatnya sangat lemah saat ini.
Entah karna ia memang lemah atau mereka yang terlalu kuat. Ia berhasil di lukai oleh Anggota Harimau putih membuatnya sekarang pucat dan terlihat tak berdaya .
Ia mengumpati Kaisar sialan itu.
" Apa kau perlu bantuanku ? " ujar Steve.
" Aku bisa melakukan nya steve cepat pergilah ke arah kiri di Taman kediaman Kaisar mereka disana Aku akan segera menyusul saat selesai mengobati Vivian." Ujar Sisca mereka harus bergegas purnama hampir tiba.
James dan Azran sekarang saling memunggungi satu sama lain mereka di kelilingi oleh ke 5 orang terakhir yang masih bertahan.
" Apa kau akan mati di sini Azran .? " Tanya james di sela sela pertarungan mereka.
Sedang yang di tanya mengangkat tangan nya dan kemudian bunyi pedang beradu terdengar kembali.ia sedikit melompat untuk menghindari pedang yang mengarah ke arahnya.
" Diam dan fokuslah James. Aku tidak ingin memapah dirimu kau terlalu berat untuk aku bopong ." Ujarnya tersenyum.
Brak ....tak...crang ...
Mereka masih bertarung dengan sengit. Sambil sesekali bercanda. Setidaknya mereka bisa sedikit mengurangi kegugupan mereka.
2 diantara Ketiga pasukan itu Akhirnya tumbang ke tanah setelah Azran dan James melakukan hal yang sama yakni melakukan Jurus " Raga medan " Yang di ajarkan sang Ayah dulu.
" Tidak buruk." Seulas senyum hadir di wajah James Ia menatap Azran dengan menaik turunkan alisnya.
__ADS_1
Perhatiannya sedikit teralihkan.
Namun ....Jleb
Tes...tes...tes..
Senyum James mendadak Kaku memegangi area perutnya yang di tusuk dengan pisau.Rasa sakit membuatnya terdiam ck dia lengah.
Azran sedikit berteriak memanggil sahabatnya itu tidak tidak lagi.
Salah satu dari mereka menyerang James Saat Ia sedang tak fokus. Ingatlah dalam pertandingan ataupun pertarungan jangan mengalihkan pandanganmu dari musuhmu jika tidak kau akan tau setelahnya.
Ia berbalik dan melihat Seringaian dari wajah mereka.Ia mundur ke belakang.
Azran juga terdiam. James sedikit linglung dan akan tumbang ke arah kiri Namun di tahan oleh tangan sahabatnya itu.
Rasa Shock tentu saja mereka rasakan hanya saja ia tidak bisa melihat atau merasakan Aura orang itu tadi.
James menatap Azran dengan menggerakkan jarinya.ia memegang tangan sahabatnya itu.
" Ck apa aku juga akan pergi menyusul si bodoh itu Azran? ." Ia tersenyum kecut memegangi area perutnya sedang tangan satu menggenggam erat tangan Putra Mahkota.
James merasakan pegangan Putra mahkota sedikit mengerat.Ia tersenyum dan Ia sedikit merasakan Area sekitarnya berputar kemudian gelap Ia pingsan.
Namun Azran masih saja diam . Matanya berubah menjadi warna kemerahan seperti sang Ayah dulu .Aura yang di keluarkan Oleh Lelaki itu benar benar mengerikan ia sedang benar benar marah Sekarang.
Ia muak Dengan apa yang terjadi saat ini.Ia muak dengan orang orang yang Ia percayai tak lebih dari orang sialan yang tamak dan juga haus akan kekuasaan.
Sebenarnya tanda bintang ditubuh Azran telah bereaksi sejak tadi Vivian terluka karna terkena tusukan pasukan Sialan itu . Tanda segel bintang di tubuhnya menyala dan sedikit bersinar cahaya Aneh dan juga sekelebat asap hitam mengelilingi tubuhnya.
Sekarang amarahnya benar benar tak terkendali saat James terluka, cukup tidak lagi Cukup Adnan Jangan James lagi.
Amarah, Rasa sakit dan kebencian menguar keluar dari mata Sang pewaris Kekaisaran . Ia yang sedari tadi menunduk ke arah bawah mengangkat kepalanya menatap nyalang ke arah ke tiga orang di depan nya .
__ADS_1
Ck sepertinya bahaya besar Akan segera terjadi Iblis di dalam tubuh putra mahkota telah bangkit .Sedang James telah pingsan ia tidak mengetahui apa yang terjadi pada Azran Sekarang .
Tanah di tempat Azran berpijak sedikit bergetar angin berhembus sedikit kencang seakan menyambut kedatangan sang pewaris. Mereka semua tak tau bahwa Azran memiliki kekuatan darah iblis yang murni.
Mereka bertiga sedikit tersentak mendapati aura Sang Kaisar berada tepat di hadapan mereka saat ini. Tidak mereka tak salah lagi. Mungkinkah ?
Mereka bergerak mundur ke arah belakang, firasat buruk segera menyapa Insting mereka.
James sekarang entah mengapa berubah menjadi sedikit Aneh tubuhnya seperti memiliki pikiran nya sendiri. Matanya memerah nyalang Haus akan darah senyuman mengerikan yang Ia tunjukan membuat lutut mereka Lemas.
Azran sendiri tidak menyadari bahwa saat ini Sosoknya berubah menjadi mengerikan.Baju yang terlihat koyak di sana sini. Luka lebam di beberapa tempat di tubuhnya seketika menjadi bersih tak berbekas.
Karena Amarah yang hadir di dalam dirinya segel itu terbuka . Alasan mengapa Sang Kaisar tidak bisa menjadikan Azran sebagai wadahnya Karena ia adalah Pewaris murni dari darah Iblis dalam dirinya. Kemurnian Yang lebih kental dan hampir menyentuh kesempurnaan.
Jika sang Kaisar dulu harus merasakan sakit dalam meningkatkan kualitas dari kekuatan nya maka Azran Tidak .
Dia memiliki tingkatan jauh lebih tinggi darinya.
Hanya saja kekuatan itu memiliki kelemahan Yakni saat dimana kekuatan Murni itu bangkit Azran sepenuhnya Akan di kuasai oleh Amarah dan kebencian ia tidak akan bisa mengendalikan dirinya sendiri.
Steve terdiam kaku dari Arah tak jauh dari tempat di mana Azran dan James berada ia melihat saat Asap itu mengelilingi Tubuh pewaris Kekaisaran Norby itu.Tak jauh darinya James terkapar di tanah dan di depannya terlihat ke 3 pasukan Harimau Kekaisaran yang masih tersisa.
Ia sedikit merinding merasakan aura mengerikan dari dalam tubuh putra mahkota yang sekarang sedang tersenyum begitu mengerikan bak iblis yang baru muncul dan turun ke dunia.
Di lain tempat sang Kaisar sekarang sedang Mandi di dalam bak berwarna merah darah. Ia tersenyum setelah tadi dia telah bermain-main dengan pecundang pecundang itu yang kini telah ia lumpuhkan dan juga dia jerat menggunakan kekuatan kegelapan yang ia miliki.
Mereka disana hanya menatap kosong ke arah Kaisar tak berucap,bergerak bahkan berbicara semuanya ada di dalam kendali sang Kaisar Ia telah selesai melakukan ritual itu .
Sedang para Pewaris darah murni yang kekuatan nya memang tak bisa menandingi kekuatan Kaisar yang mendominasi, Ikut tunduk di dalam nya.
Walaupun mereka memiliki hal seperti kekuatan yang mampu menolak kekuatan kegelapan yang mencoba menguasai mereka. Namun kenyataannya kekuatan Sang Kaisar saat ini tidak bisa dikatakan biasa.
__ADS_1
Apalagi saat ini bulan purnama telah datang .kekuatan itu meningkat berkali-kali lipat.