TABIB JENIUS DARI MASA DEPAN

TABIB JENIUS DARI MASA DEPAN
EPS. 85. AKHIR DARI SEGALANYA


__ADS_3

Hah...hah deru napas 2 orang yang saling berhadapan itu terlihat berat Napas mereka memburu dan bulir keringat tak tertahankan disana.



" Apa yang kau inginkan Sialan ,Dan siapa sebenarnya dirimu mengapa kau terlihat sangat berbeda sejak terakhir kali kita bertemu. ".



" Jianjing , sudah Aku katakan aku adalah mautmu, Aku tak akan melepaskan mu kali ini kita akan mati secara bersama sama jika perlu. Aku tidak akan melepaskan Dirimu lagi.." Senyuman miring dengan tangan bertumpu pada pedang yang Ia bawa.



Sisca Sekarang Akui kekuatannya sedikit banyak terkuras Akibat keadaanya yang belum pulih Namun tekadnya untuk melenyapkan pendosa itu tidaklah main main.



Keadaan mereka berdua tak berbeda jauh. Tubuh Sisca di penuhi oleh Cakaran dan juga luka di beberapa bagian tubuhnya. Begitu pula Kaisar Ia yang awalnya meremehkan kemampuan wanita yang tak lain Anak dari lelaki yang Ia benci.



Orang yang telah ia lenyapkan dengan membeberkan posisi dan juga strategi dari sang PEDANG KEMATIAN yang tak lain adalah Ayah dari Sisca dan juga James.



Jika terus begini Maka kekuatan kegelapan yang Ia miliki akan terkuras juga. Apa yang Harus dia lakukan sekarang?.



" Heh kenapa? Ohhh apa kau takut?. Jianjing selama ini kau telah banyak berbuat dosa dan Aku yang akan mengambil nyawamu dengan ataupun tampa izin darimu. " Ia menatap miring ke arah Kaisar.



Sedang Yang di tatap malah tertawa seperti Orang yang tidak waras.



Bulu bulu lebatnya sedikit bergoyang



" Kau tidak akan bisa melukaiku Ck kasihan sekali. Ahh yahh setelah Aku membunuh mu manusia manusia bodoh itu akan Aku korbankan pada Tuan sebagai tanda Kepemilikan Ku pada Benua ANOREXIA ini." ujarnya mengejek.



" Mengapa kau begitu percaya diri Jianjing? Heh apa kau pikir Aku tidak tau kau melepas jantungmu? Ck terlalu klise bukankah kau telah melakukan hal itu selama berabad-abad lalu .bukan nya mengubah kebiasaan mu itu kau malah tetap melakukan nya. Kau bahkan membuat Banyak dosa di benua ini. ".Ia menatap benci ke arah Kaisar.



" Apa maksudmu berabad-abad? Dan bagaimana kau tau kalau aku..."Kaisar terdiam berabad-abad lalu? Apa yang dia bicarakan ?.


Namun sebuah gerakan menyadarkan dirinya.


" Ahaha jianjing Aku yang mengambil jantungmu disana . sekarang jantungmu berada pada tempatnya. Apa kau belum menyadari tentang keseriusan hal ini.Ck sayang sekali baiklah cukup basa basinya waktunya Kau akan aku lenyapkan jianjing!."



Ia seketika meraba dada kirinya memastikan bahwa apa yang wanita itu ucapkan tidaklah benar.



Deg...deg.. Bunyi jantungnya bisa ia rasakan, Jianjing menatap kosong ke arah Sisca sekarang. Entah apa yang dipikirkan si bodoh itu sekarang.



Sisca menyiapkan kuda kudanya menyeret paksa tubuhnya ia menyerang dengan Sisa kekuatan yang ia miliki.



" CAHAYA PEMUSNAH IBLIS." Teriaknya tiba tiba saja sebuah cahaya muncul dari tangan nya membentuk sebuah bola melesat ke arah Kaisar dengan kecepatan tinggi Namun itu tak cukup .



" BERUBAHLAH NAGA EKOR SEMBILAN MAJU DAN HANCURKAN SANG PENDOSA".



Teriakan lantang dari Sisca membangunkan seorang pemuda yang sedari tadi terlelap, Dia membuka matanya ia bangkit dan Mengedar kesana kemari. Ia mencari sosok itu YOUNGER Nya . Dia sekarang sadar sepenuhnya.



Kilasan ingatan nya itu membuat ia mengingat tentang keanehan selama Ia bersama dengan Siska. Tidak dia adalah cintanyA kekasihnya Akhirnya dia kembali.



Senyum di wajah Azran tak bisa di sembunyikan Namun senyuman itu seketika luntur Saat Dia melihat wanitanya menuju kearah Kaisar seperti Dejavu dia berlari menuju kearah kedua orang itu Ia tidak memperdulikan tatapan dan juga teriakan dari ke 8 orang itu termasuk Steve.



Azran berontak berusaha melepaskan mereka yang mengekang tubuhnya.

__ADS_1


" Lepaskan Aku sialan Aku harus menolongnya...lepas Aku mohon pada kalian. Tolong lepaskan Aku..." Putra mahkota sekarang menangis dan berontak begitu menyedihkan.


Namun tetap saja Mereka tak mengindahkan apa yang di perintahkan oleh Putra mahkota itu.



Mereka tunduk pada perintah sang pewaris murni Cahaya itu .Azran masih berontak dia ingin menuju ka arah Sisca dia ingin menghentikan bencana 2000 tahun silam tidak dewa tidak lagi....,Air mata jatuh tubuhnya yang masih lemah di tambah kekuatannya yang terkuras habis benar benar membuatnya tak berdaya sekarang.



Seorang wanita dan lelaki yang tak lain Ayahnya melesat dengan kecepatan tinggi membuat wajahnya memucat.



Sisca menyerang Ke arah Kaisar dengan mengeluarkan jurus terakhirnya. Sekarang Pedang itu benar benar berubah menjadi Seekor Naga putih.



Cahaya pemusnah iblis adalah kekuatan Inti dari kekuatan Cahaya yang tersembunyi hanya saja Kekuatan itu Membawa Efek dari itu adalah kehidupan. Kekuatan itu Akan membuat Sang pemilik kekuatan itu sendiri akan melebur menjadi satu .



Seulas senyuman getir hadir di bibirnya ia mengingat momen momen indah saat Ia bersama dengan sang Kakak,Kakek dan juga cintanya.



Ia mengingat Sang sahabat Aneya Dan sekarang dia punya teman seperti Vivian,Saudara seperti Steve dan masih banyak lagi semuanya membuat kehangatan tersendiri di dalam diri Sisca.



Air mata menggenang di pipinya Namun tak ada pikiran untuk mundur apalagi untuk membatalkan Niatnya.



Ini Adalah kewajiban nya Ini tugasnya biarlah ia akan merelakan Dirinya untuk selanjutnya Dia berharap Sang dewi disana Akan memberikan nya kesempatan untuk bahagia di kehidupan selanjutnya.



Bersama dengan orang orang yang Ia cintai.Tubuh Sisca mulai pecah menjadi cahaya keemasan menyatu dengan Sang Naga .



SANG IBLIS atau Kaisar mencoba menahan kekuatan itu dengan kekuatannya. Ia Melawan dengan menggunakan Cakar iblisnya.



Azran mengaktifkan sedikit kekuatannya membuat mereka terlempar sedikit jauh.




Azran mencoba berlari Sekuat yang Ia bisa Namun terlambat.



2 Kekuatan Dahsyat beradu disana Sebuah dentuman besar membuatnya Azran terlempar.


Booom ...Darr...boom


SUNYI....semuanya terdiam.


Bias cahaya menyebar kilatan itu berubah menjadi kumpulan Asap Hitam pekat.Dan mengelilingi Area pertarungan tadi Azran berusaha bangkit dari Sana Tidak Hanya Dia ke 8 orang yang sedari tadi tertegun itu berlari ke arah Arena itu.



Disana mereka bisa melihat Dua sosok Tubuh terlempar ke arah berlawanan. 1 Sosok yang mereka yakini Adalah Kaisar terlihat mengenaskan Dengan luka Gosong menguasai seluruh tubuhnya wajahnya seperti tak terlihat lagi Ia sekarang sekarat dan terlihat seperti seonggok daging terbakar.



Kini tubuhnya tak berwujud bak iblis terlihat Seperti manusia biasa hanya saja matanya membola dan detik berikutnya mereka bisa melihat Ia meregang nyawa.


Boom....


Suara ledakan di tubuh Kaisar mengubahnya menjadi Abu. Mereka memekik kaget dan sedikit mundur ke arah belakang.



Sedangkan Disisi satunya lagi Azran menahan napasnya.



Walaupun keadaan Sisca sedikit berbeda dari Sang Kaisar Namun Ia sadar Semuanya sudah terlambat. kekasihnya itu akan pergi meninggalkan dirinya lagi.



Mereka berjalan menghampiri Sisca .


__ADS_1


Tubuh Azran lemas kakinya terlihat lunglai ia menguatkan diri membawa tubuhnya ke arah sana.



Mereka bisa melihat nya dengan jelas pada jarak ini Keadaan Tubuh Sisca membiru . Sedang Pedang Naga sembilan terpotong menjadi 2 pertanda betapa dahsyatnya kekuatan itu.



Dan juga pertanda bahwa sang Majikan tak akan berbeda jauh dari Pedang itu sendiri. Azran terduduk disana Badan nya gemetar karna Takut. Takut kehilangan lagi selalu saja kehilangan YOUNGER nya baik di kehidupan dulu maupun sekarang.



Itu semua karna dia yang Lemah .dia yang tak bisa Apa-apa.



Ia disambut dengan Senyuman Menahan rasa Sakit yang di tunjukan Oleh Sisca.



Dengan tangan gemetar Ia memeluk Tubuh Sisca menangis meraung dengan begitu pilu. Entah takdir Apa yang menaungi keduanya . 7kehidupan berbeda 7 kisah berbeda Namun akhirnya akan tetap sama.



Dan pada siapa ia harus marah sekarang pada Dewa? Pada Ayahnya sendiri? Atau pada dirinya sendiri yang begitu lemah?..



Azran menangis begitu pilu ke 7 orang di dekatnya seperti merasakan apa yang ia rasakan mereka menitikkan air mata.



" Az..ran.". Ujar suara itu lemah.



Namun yang di panggil hanya memeluk dan sepertinya tak ada niatan Untuknya sekedar melepaskan tubuhnya.



" Aku...ha....harus pergi." Senyuman getir hadir disana.



Sedang lelaki itu hanya menangis ia begitu terpukul dengan apa yang terjadi.



" Jangan...inggalkan yonger aku ...ati tampa kamu." Suara Pewaris itu tak terdengar Jelas karna air mata dan rasa sakit yang ia rasakan sekarang.



Mereka hanya diam Sisca mencoba melepaskan pelukannya. Azran yang tau itupun berusaha melihat Wajah Sisca Namun hanya air mata yang mengalir di kedua matanya.



Ia mencoba menatap wajah di depan nya sekarang Wanita yang begitu ia cintai dan kini dia....


"Azran ,. ..Aku..mencin....ahhhk." Rasa sakit itu menyerang Area jantungnya membuat ia sedikit berteriak.


Detik berikutnya Sisca memuntahkan darah. Azran segera menghapus nya dengan tangan nya . Keadaan keduanya benar benar kacau sekarang.



" Jangan tinggalkan aku lagi young er Aku mencintaimu kita akan menikah,memiliki Anak dan menjadi tua bersama sama .kita...kita berdua akan menjadi ratu dan Kaisar di Kekaisaran ini dan akan menjahili James dan vivian juga akan kita ajak ke istana Kita akan..." Ia kembali menangis Memeluk dan mencium wajah Sisca.



Namun sekarang Sisca terlihat tak bisa bertahan terlalu lama lagi.Dengan sedikit kekuatannya Ia memegang wajah Sang Kekasih memberinya senyuman terindahnya.



" Aku Minta maaf Azran.. mungkin ini takdir yang Harus kita jalani. Aku percaya kau akan menjadi Kaisar paling di segani Dan Aku... mencintai...." belum selesai ia mengatakan nya napasnya terlihat tercekat dan akhirnya Ia menutup matanya setelah mengucapkan hal itu.Sisca pergi dengan senyuman indahnya.



Tangan nya terjatuh membuat Azran mengguncang tubuhnya frustasi.Ia menangis memohon kepada ke tujuh orang di dekatnya untuk membantunya membangunkan sang kekasih. Namun mereka semua terdiam Steve yang notabenenya juga mencinta Sisca menangis tersedu sedu disana.



Tidak Ada yang bisa mereka lakukan Azran menangis memeluk tubuh Sisca yang kini Hanya tinggal raganya saja. Entah hal apa yang akan di alami Oleh sang Kakak jika Ia mengetahui Adik tercintanya telah tiada.



Rasa sakit yang menjelma membuat Mereka larut di dalam kesedihan mereka. Walau pada awalnya ke tujuh orang itu tau akan hal ini tetap Saja ketulusan dari ke dua insan itu membuat mereka semua yang berada disana benar benar larut dalam tangisan pilu sang Kekasih yang kini memeluk menciumi jasad itu.



Pertempuran malam itu telah berakhir tidak hanya mengakhiri bencana Namun juga Seperti merenggut jiwa orang orang yang di tinggalkan membuat Malam itu terlihat mendung sekaan ikut berduka pada apa yang sedang terjadi .

__ADS_1


TAMAT.


__ADS_2