
Tidak ada yg tidak tau di seluruh Kekaisaran Norby ini Bahwa Sisca menyukai Pangeran ke 3 .di sana orang orang sedang menunggu pertunjukan terbaru.
Sebagian mencibir bahwa Sisca mencintai Pangeran ke 3 tapi berani untuk berjalan bersama Putra mahkota.
Sebagian dari mereka menatap kasihan pada Sang Putra Mahkota itu .
" Dasar tidak tau malu dia mengatakan mencintai Pangeran ke 3 tapi lihat sekarang ini,dia sedang Berjalan dengan Putra Mahkota kita apa dia sejenis manusia yang tidak punya malu?." seorang wanita berusia 45 tahun itu berbisik pada tm disampingnya.
" Kau benar bahkan lihat Putra Mahkota kita itu pasti akan merasa sedih karna di campak kan wanita itu setelah dia bertemu dengan Pangeran ke 3 lihat saja nanti!" mereka berbisik agak keras membuat kuping Sisca terasa panas.
Ia mengggeram marah di dalam hati,Ia memperhatikan wajah laki laki yg selama ini selalu di kaitkan dengan nya.
Laki laki Berbaju khas pangeran itu menatap angkuh ke arahnya,wajahnya memang lumayan tampan namun tak setampan Putra Mahkota.
Dan hanya warna matanya Saja yg indah selain itu Aura yg ia miliki tidak sebanding dengan Kewibawaan orang di samping Sisca membuatnya mengutuk Pemilik tubuhnya dulu yg buta.
" Akhh kakak' apa yang kakak lakukan disini?,oh Putra Mahkota maaf atas ketidak sopanan saya,Hormat saya sang matahari kekaisaran semoga dewa dewi selalu memberkati anda." Azran hanya mengangguk untuk membalas.
__ADS_1
Laki-laki disamping Vexna yang tak lain adalah Nick memicing ke arah Sisca yg hanya menatap ke arah nya, Biasanya ia akan menempel kepadanya seperti hama ketika melihat keberadaan nya tp lihatlah matanya itu.
Nick mengernyit heran apakah dia sedang bermain trik ? Ahhh benar mana mungkin dia semudah itu berpaling darinya.
Ia Tersenyum ke arah nya,tapi hanya tatapan benci yang ia dapatkan hal itu membuat dia bahkan orang disana menatap Sisca dengan Aneh.
" Apa kabar Nona pertama keluarga Hao?" Nick menyapa Sisca dengan senyuman manisnya Dan sedikit barbasa basi .sebenarnya Ia di suruh oleh kakak nya untuk berpura-pura tertarik pada Sisca.
Awalnya Nick mengira hanya dengan tersenyum bisa membuat Sisca menjerit dan bergelayut manja ke arahnya,tp tidak ia sangka yg ia dapatkan bukan perlakuan Sisca seperti biasa yg begitu memujanya ,tp malah tatapan malas kepada-nya.
Bukan hanya Nick Putra Mahkota pun demikian,ia mengira Sisca aka Marah karna melihat Nick bersama dengan Vexna tp yg ia lihat ,malah tatapan malas 'Ada yang aneh? Ujar nya dalam hati.
Mereka semua disana sedikit linglung,Vexna sedikit kaku biasanya sang Kakak akan langsung marah padanya ,tp sekarang?.
" Kenapa kalian Seperti ,orang yang kebingungan?." Tanya cucu pertama keluarga Hao itu?.
Mereka sebenarnya agak tidak percaya namun melihat sikap Sisca seperti itu membuat Nick mengumpat di dalam hati,Bukan kah Wanita itu menyukai nya lalu kenapa ia seperti orang lain?.Bagaimana caranya mendekati dan menghancurkan Azran Jika wanita itu menjauhinya seperti ini.
__ADS_1
Sang kakak pasti akan, Marah padanya jika wanita itu tidak bisa ia genggam lagi. Haruskah ia merubah perilaku Nya?.
" Apa kakak tidak marah tentang aku yang berjalan bersama Pangeran?Maafkan aku k aku diajak oleh Yang mulia pangeran kemari.jangan marah padaku ok.!".Ujar Vexna menatap takut ke arah Sisca.
Yg ada di sekitar sana menatap Sisca dengan tatapan mata seakan menanyakan hal yang Sama?.
Suara tawa terdengar dari arah Sisca
membuat semua orang menatap bingung padanya.
" Memangnya mengapa Aku harus marah adik?,Kau sedang Bersama pangeran ke 3 atau siapapun bukan urusan ku,Ahhh yahhh ada 1 lagi yg ingin ku beritahu padamu,Aku tidak menyukai Pangeran ke 3 lagi Karna aku sadar selama ini Aku yang bodoh memaksa nya untuk mencintaiku jadi dia Bersamamu ataupun orang lain tidak ada bedanya untukku jd pahami itu mengerti!" .
Sisca berujar panjang lebar agar mereka di sana mengerti ,namun bukan tatapan faham yg ia lihat,justru mereka semua melongo tak percaya ke arahnya,Membuat Sisca menarik Nafasnya lelah.
__ADS_1
'Sepertinya akan Sedikit sulit meyakinkan mereka bahwa Aku tidak menyukai Pangeran Nick itu ' ia menggeleng tanda lelah .