TABIB JENIUS DARI MASA DEPAN

TABIB JENIUS DARI MASA DEPAN
BAB 42. JACK


__ADS_3

*Beberapa bulan kemudian


Seorang laki laki sedang menatap malas pada wanita di depan nya.yang sedang memberikan wejangan untuknya ia mengorek kuping nya yg terasa panas karna ocehan wanita itu.



" Apa kau mengerti apa yg Ibu ucapkan Jack?" Wanita itu berkacak pinggang di depan nya.



" Ya ya ibu Aku mendengar mu berdongeng dari tadi,sudah ku bilang aku pergi ke rumah bordil itu saja,tidak akan membuat Kekaisaran ini jatuh miskin hanya karna aku." Ia mendengus .



" Jack kau tau bukan Ini bukan tentang uang,Aku menyuruhmu melakukan sesuatu,Adikmu yang bodoh itu hanya bisa membuat ku sakit kepala,Haisss liat wajah kurus mu itu! "Sang ibu mengelus pipi sang putra.



" Ibu aku baik,Aku hanya akan mengurus hidupku dan tidak akan ikut Campur masalah kalian,jangan libatkan aku di dalam intrik kotor kalian aku banyak urusan,sampai jumpa ibu!" ia mencium pipi ibunya dan keluar dari sana.



Sang ibu yg tak lain adalah Selir Agung menatap pasrah kepergian Anaknya.



" Aku hanya ingin salah satu dari kalian yang menjadi PUTRA MAHKOTA,bukan Anak dari wanita yg telah merenggut Nyawa kakek kalian" sedikit rasa sakit menjalar disana.



Sementara itu di luar kamar sang Selir Agung terlihat Dua orang yg tak sengaja berpapasan.

__ADS_1



" Kakak!!" teriak laki laki yang memakai baju khas pengelana.



Sedang yg di panggil mendengus dingin melihat nya.



" Apa kau tau jalan pulang ? Cihhhhhhh merepotkan orang lain ." walaupun ia bersikap cuek sebenarnya ia begitu menyayangi Adik nya itu,Dia adalah salah satu Anak dari selir Agung namun sedari kecil ia sangat dekat dengan nya.



Laki laki itu menghambur ke pelukan sang kakak.




Sang kakak yg tak lain adalah Putra mahkota melepaskan pelukannya.



" Adik,jika kau mau ,Aku sendiri yang akan meminta ayahanda melakukan nya, memberikan gelar Putra mahkota ini untukmu?" Ia berucap dengan tulus,walaupun mereka berbeda ibu namun baginya Jack adalah salah satu Adik nya yg begitu tulus.



Tak pernah terlibat dalam hal2 kotor yang ada di istana,ia sangat jarang berada di sini karna ia suka berkelana ke beberapa wilayah di luar kekaisaran Norby.


__ADS_1


" Tidak,Apa yang kakak katakan dari Awal aku sudah mengatakan,hanya kau yang pantas memegang gelar itu k' lagi pula Adikku yang tidak tau diri itu tidak pantas menjadi penerus Kekaisaran ini Hanya kakak dan tidak ada yg lain."



Jack tersenyum lebar pada Azran,baginya Sang kakak adalah segalanya,ibu dan adiknya yg penuh dendam itu tak akan bisa mempengaruhi hubungan mereka.



" Yahhh baiklah,tapi kau terlihat kurus Adik? Apa diluar sana kau tak makan dengan baik,sudah kukatakan bukan tinggallah di sini,dan temani aku." ia menatap sendu pada Jack.



" Kakak sudah pernah aku katakan,Aku tidak cocok dengan Istana hidupku akan jauh lebih baik jika aku berada di luar ,tolong mengertilah." ia mengerucutkan bibirnya.



" Baiklah,apapun yg kau inginkan ok"



Dua saudara itu berjalan beriringan mengobrol dengan begitu bahagia,sejenak Azran melupakan misinya mengumpulkan Bukti kejahatan Selir Agung dan pangeran ke 3.



Beberapa bulan lalu entah bagaimana,Pelayan yang seharusnya berada di dalam sel tiba tiba Mati mengenaskan dari area bibirnya membiru.



Menurut tabib ia mati karna menegak racun .


__ADS_1


Hal itu membuat putra mahkota dan Jamess merasa Frustasi .Maka dari itu mereka berusaha untuk mencari Bukti kecurangan serta bukti mengenai penyerangan di Hutan itu tp nihill.


__ADS_2