TABIB JENIUS DARI MASA DEPAN

TABIB JENIUS DARI MASA DEPAN
BAB 45. APA KAU MENCINTAIKU?


__ADS_3

Seorang wanita berguling guling di atas kasurnya menunggu laki laki itu datang ,ia merindukan nya.



" Sialan memang , seharusnya aku memang tidak berharap pada laki laki itu. PUTRA MAHKOTA sialannnn akhhh!!" dia mengacak rambutnya frustasi.



" Ada masalah apa nona?,Bukan kah Putra mahkota sebentar lagi akan tiba,? Biasanya sebentar lagi ?." pelayan yang tak lain adalah atena memberi nasehat padanya.



" Tidak Atena dia seharusnya sudah disini,sudah 1 Minggu aku tak melihatnya." ujarnya sedih.



Melihat itu Atena menggelengkan kepalanya,yahhh beberapa bulan ini begitu banyak perubahan yang terjadi di paviliun ini.



Pada malam hari sang pangeran mahkota kesana,secara diam diam.



Ter kadang ia menemani sang nona,untuk bertemu dengan sang Putra mahkota itu.tidak ada yg terjadi Mereka hanya berbicara dan kadang bertengkar dengan nya.



Terkadang ia menyaksikan Adegan yang membuatnya sebagai seorang gadis jg merona malu.



Satu hal yang ia syukuri adalah Sang Nona,tak lagi mengejar Pangeran ke 3,ia jg membangun bisnis pakaian untuk para Bangsawan Mendesain pakaian pakaian mewah yg membuatnya sedikit terkejut.



Bisnis yg Nona muda Hao kerjakan saat ini Terkadang membuatnya merasa sedikit was was,karna harus berpura pura berlaku sebagai pemilik desain nya .



Karna sang nona memilih menyembunyikan identitas diri nya.Saat di tanya kenapa?, sang Nona hanya berkata

__ADS_1


" Jangan menanyakan sesuatu aneya jika kau mengetahui sedikit tentangku maka itu akan jauh lebih baik untukmu.".


Yang lebih membuat dia merasa benar2 terkejut adalah Sang Nona bercerita mengenai penyembuhan yg ia lakukan untuk sang kakek,serta Tuan Jamess dan beberapa kali beliau jg memberikan semacam pill untuknya .



Semua itu membuatnya merasa bahwa sang Nona benar benar berubah,tingkahnya ,keahlian nya seperti bukan Sang nona yang dulu yang di sebut sebagai orang tak berguna.



Benar benar berubah bahkan terkesan seperti orang lain.



" Apa kau mendengarkan perkataan ku Atena ? Jangan katakan aku bercerita panjang lebar padamu tapi kau malah tuli?." sang Nona memicingkan matanya.



Sedang yang di tanya merasa kaku entah dia ingin tertawa atau menangis .



"Maaf Nona itu hamba hanya sedikit lapar yahhhhh lapar Nona.?!." Ia memang melamun namun ia tersenyum Kaku karna takut melukai hati sang Nona.




" maafkan hamba Non- aahhh Sisca aku hanya belum terbiasa jadi cobalah mengerti,ok?.



Sisca mengangguk mengerti dan faham tentang Atena yg kaku ketika memanggil namanya ia jg paham bahwa Atena adalah pelayan,namun hanya Atena ,sang kakak dan jg kakeknya yg ia lihat tulus.



" Atena apakah menurutmu bahwa itu...ah putra mahkota itu...dia apakah?" suaranya terbata bata terlihat gugup.



Hal itu membuat sang pelayan tersenyum ke arahnya.

__ADS_1



"Nona tak perlu khawatir,bukan kah semuanya sudah sy ketahui? hal tentang apalagi ceritakan saja Nona?" Ia sangat antusias.



" Ck Nona lg haisss sudahlah Atena ,Hum sebenarnya itu...perasaan ini Atena perasaan yg tidak bisa ku jelaskan saat melihat dia,wajah kaku nya namun terlihat tulus, perlakuan Azran membuatku berpikir mungkinkah dia menyukai,hummmm menyukai A...ku?" lirih nya di akhir Kalimat membuat sang Pelayan itu membuka lebar lebar telinga nya.



"Maaf Nona bila saya memberikan saran, Bagaimana jika Nona berbicara saja padanya Bukan kah itu lebih baik dari pada anda menerka nerka tentang hal itu?."ujar Atena.



" hmmm kau benar Atena jauh lebih baik aku bertanya langsung padanya" Sisca mengangguk mengerti.



" Apa yang kau mengerti?" Ujar suara itu mengagetkan Atena dan tentu Saja siska mereka menjerit kecil karnanya.



" Dasar kau bodoh' bukankah kau harusnya mengetuk Jendela kamarku sebelum masuk kesini benar benar tidak sopan !! Ckckck" ia berkacak pinggang melihat laki laki di depan nya yang sedang tersenyum ke arah nya.



" Nona...maaf itu ,Saya ada pekerjaan bolehkah saya pergi?." Sedang yg di tanya malah sedang Saling memandang.menyelami pikiran masing masing.



Setelah seperti ini terjadi,seperti biasa ia akan undur diri, sambill menggeleng ia berjalan ke arah pintu membuka dan menutup rapat,ia berjaga di depan seperti biasa memastikan bahwa tidak ada yg menguping .



Bila sampai kejadian bahwa sang Putra mahkota kekaisaran memasuki kamar Nona nya tampa seizin kepala keluarga maka rumor buruk bukan hanya untuk sang nona nama baik Putra mahkota jg akan tercemar.



Sedangkan dari arah luar kamar,Seorang laki laki menatap sengit ke arah Dua orang di sana,dari celah Jendela ia bisa melihat laki laki dan wanita itu sedang menatap dengan penuh cinta.


" Ahhh aku tidak tau bahwa kau menyukai dia Kakak ,ckckck bukankah dia wanita pertama keluarga Hao yg di rumorkan tidak berguna itu?."

__ADS_1


Ia memicingkan matanya ,sepertinya banyak hal yg belum ia ketahui tentang Azran ia harus segera mencari tau kedekatan mereka.kalau benar mereka bersama maka ini akan sangat menarik bukan?. Ia tertawa di dalam hati memikirkan hal yg membuat ia bersorak kegirangan.


__ADS_2