
Pintu terbuka dengan terburu buru dari arah luar Sisca dan Azran datang dg nafas memburu,terlihat guratan ke khawatiran tercetak jelas di sana di susul sang Kakek ,Dan sang Kaisar serta beberapa orang .
Bisa terlihat dahi James mengernyit sakit,ada bulir keringat membasahi dahinya.dan dadanya naik turun menandakan rasa sesak yg ia tahan,semua orang Di sana melihat iba ke arah James.
" Apa yg terjadi dg nya bukan kah td James baik baik saja?," Tuan hao bertanya dg suara yg terlihat marah.
" Maaf Tuan,Tadi saya datang berniat memberikan sup agar setelah beliau sadar bisa langsung memakan nya tp sy tidak tau kenapa beliau bisa seperti ini Tuan" ujar nya takut .
" Minggir" Sisca Menuju ke arah James dg segera ,memegang tangan nya untuk mengecek nadi sang kakak ' Ada yg salah ,brengsek siapa yg memberikan racun pada kakak,' .
" Aiyong apa yg kau lakukan Nak?," ujar sang Kakek dg dahi mengernyit heran,
bertanya kenapa Sisca maju dan memegang tangan James,apa iya tau sesuatu?.
" Kakek ada yg meracuni Kakak ,ini racun dg bunga arsenik langka,aku harus segera mengobatinya, " ujarnya tegas dan bisa di lihat guratan kebenaran dari sana namun,semua orang hanya terdiam mereka tidak tau bahwa Nona 1 keluarga HAN memiliki kemampuan dalam hal pengobatan membuat mereka sedikit banyak Ragu.
" Tidak bisa Aiyong km tidak boleh gegabah ,Kau tidak bisa apa2 dalam ilmu pengobatan dan medis ? Lalu bagaimana caramu memberikan pengobatan pada Kakakmu tunggu saja beberapa saat lg Tuan mo akan segera tiba, Jangan berbuat nekat cucuku ini perihal nyawa!!," Tegasnya sang cucuk bahkan akan menangis ketika berdarah dan ketika melihat darah ia akan pingsan.
__ADS_1
Tp kenapa tiba tiba ia ingin mengobati James ,sangat tidak masuk akal!!!
Begitulah kira kira pemikiran mereka semua,sang Putra mahkota Hanya menatap sang sahabat dg sendu,hanya rasa bersalah yg ia rasa Dia tidak mendengar apapun ia larut dalam pikiran nya .
" Kakek tolong sekali saja aku Memohon,setiap detik sangat beresiko mereka menggunakan racun nya dg dosiis tinggi aku tidak bisa melihat k Jamess sekarat tampa melakukan apapun" Sisca menatap harap pada sang kakek ,Serta sang kaisar ,sebelum perdebatan terjadi lagi seorang Tabib muda datang dari luar kamar !!
Suara pelayan mengalihkan atensi mereka semua,seorang laki laki muda berusia sekitar 30 tahun berjalan masuk membawa tas yg terbuat dari kain ,memberi hormat pada sang Kaisar dan segera menuju ke arah Pasien.
Ia memeriksa beberapa kali namun tak menemukan sesuatu yg salah,ia mengernyitkan dahinya melihat itu Sisca maju" Tabib kakak ku terkena Racun arsenic dosis tinggi,kenapa kau hanya bengong dg wajah bodoh mu di situ,bila kau tidak bisa mengobatinya aku akan melakukan pekerjaan itu." Ia berkacak pinggang dan terlihat marah.
Mendengar hal itu sang tabib terkekeh kecil " Nona muda,Jangan sok tau dari mana anda tau itu racun Arsenic,ditubuhnya tak terdeteksi racun apapun Itu hanya gejala karna beliau trauma itu hal wajar nona dan saya adalah tabib terbaik dg pengalaman begitu banyak,mana mungkin sy tidak bisa mendeteksi racun bila memang ada." Ia kekeh dg prediksinya.
Kira kira itulah yg ia baca di buku tua yg dimiliki sang Kakak, Namun ketika masuk kedalam tubuh tidak akan terasa,bahkan terbilang akan menguap dan bila racun itu menyatu dg pembuluh darah ia bersifat mengikat jd sangat jarang orang yg bisa mendeteksi nya di awal.
Saat nyawa sang korban melayang barulah akan timbul ruam ke keunguan di hampir seluruh tubuhnya.
Tabib tersebut berniat menyuntikan jarum pereda rasa nyeri,namun yg ia tak tau bahwa hal itu hanya akan memperparah kondisi James.
__ADS_1
Sisca yg melihat sang Tabib ingin melakukan hal yg hanya akan membunuh James ,buru buru mengambil jarum itu dan membuang nya ke sembarang arah .
" Apa kau bodoh ,Tabib apa ? Apa kau dungu racun Arsenic akan berpengaruh pada obat obatan seperti pereda nyeri dan lihat ini bodoh, ini tanda racun itu sedang menyebar "
Sisca mengangkat dAgu James dan benar saja disana terdapat ruam keunguan,serta Sisca mengangkat tangan kakak nya menunjuk ke arah kukunya dapat mereka lihat Bahwa di sana terdapat corak keunguan pertanda Jamess dalam bahaya!!
Sang tabib tercengang,tp dia td tidak melihat apapun bahkan mendeteksi apapun, Ia Tabib terhebat di Kekaisaran kemampuan nya tak perlu di ragukan lg tp ini?
" Cucuku jangan mengganggu tabib moo,kemari kau hanya akan membuat James mengalami keterlambatan penanganan," sang Kakek tentu saja tak percaya walaupun Ia jg melihat ruam ke ungu an disana.
Namun yg ia tau sang cucu tak bisa melakukan pengobatan,yg ia tau hanya berhura hura menghamburkan uang dan membuat onar tentu saja.
Sisca yg mendengar itu benar benar geram ia berjalan ke arah nakas di mana ia meletakan tas nya tadi,syukurlah ia membawa jarum persediaan nya jaga jaga jika hal seperti ini terjadi.
Ia buru buru mengeluarkan jarum dari sana ,dan segera ia berjalan ke arah sang Kakak berniat mengobatinya namun lg lagi ditahan," Sisca jangan berbuat onar di sini nyawa kakak mu itu bukan sesuatu yg bisa km buat sebagai lelucon" ia menangkup tangan Sisca.
Sang Tabib hanya mencemooh dg suara rendah,serta menggelengkan kepala " Kau sangat ceroboh Nona Sisca,jika saja terjadi sesuatu hamba tidak bisa bertanggung jawab terhadap keselamatan tuan muda HAN ,bagaimanapun saya yakin itu bukan racun,seperti yg anda bilang !" Ia begitu percaya diri.
__ADS_1
. " Biarkan ia melakukan nya jika terjadi sesuatu aku yg akan bertanggung jawab."