TABIB JENIUS DARI MASA DEPAN

TABIB JENIUS DARI MASA DEPAN
BAB 55. KEMEGAHAN PESTA DAN KEMUNAFIKAN MANUSIA


__ADS_3

Sisca turun dari kereta kudanya di temani sang kakak,ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling terlihat Begitu banyaknya orang disana.


Ia tersenyum terakhir kali ke sini ia tak bisa menikmati keindahan Istana namun setelah dilihat lihat Istana begitu Megah dan indahnya suasana sekitar.Sama seperti di dalam pikiran nya.


Dapat Sisca lihat para Bangsawan dan rakyat berdatangan dari arah pintu gerbang Istana.


" Sisca kemari" james memegang tangan Adiknya dan pergi menuju ke arah tempat acara perjamuan Istana berlangsung.


Sisca tak bisa tak berdecak kagum dengan interior di dalam Aula pesta berbagai ornamen menghiasi setiap dinding,para pelayan sedang sibuk membagikan Minuman ke arah para Tamu.


James mengajak Sisca di ke sebuah meja dengan tulisan Keluarga HAN disana.


" Kau tunggu dulu di sini Kakak akan segera kembali,"pamit James padanya.


Sisca mengangguk mengerti,Sisca untuk pertama kalinya berada di tempat semewah ini,dulu ia bukan orang yang kekurangan namun Kemegahan Aula ini tak bisa tak membuat ia tersenyum.


" Bukankah itu Nona Pertama keluarga HAN?,"Bisik seorang Bangsawan tak jauh darinya.


" Hmm kau benar Ia mungkin akan membuat masalah seperti biasa,kan?" mereka terkekeh kecil sambil melirik ke arah Sisca.


Sedangkan yang sedang di gosipi hanya menatap Acuh tak acuh.

__ADS_1


Ada beberapa bangsawan berbincang tak jauh dari Sisca namun masih dapat ia dengarkan dengan baik.


" Apa kau tau beritanya hari ini yang mulia kaisar akan memberikan berkah pernikahan,entah pada Putranya yang mana aku pun tak tau?" Ia sedikit menggeleng menyayangkan nya.


Sisca sedikit merasakan firasat buruk'Apa mungkin Azran?' ia bergumam dalam hati Namun pemikirannya tentang hal itu benar-benar membuatnya merasa sesak di hatinya.


"YANG MULIA KAISAR, PERMAISURI AGUNG,DAN PARA PANGERAN MEMASUKI AULA" teriakan dari penjaga pintu membuat mereka semua menatap ke arah pintu begitupun dengan Sisca.


Mereka semua menunduk untuk memberi hormat.


" SALAM KEPADA SANG MATAHARI KEKAISARAN SEMOGA ANDA BERUMUR PANJANG"


" Nikmati pestanya ." Sang kaisar duduk di singgasana nya.


Semuanya pun sudah kembali Normal beberapa orang saling berteriak histeris melihat Pangeran ke dua,ketiga dan Putra Mahkota tentunya duduk di samping sang Kaisar.


Sisca saling menatap dengan Azran,mereka sama-sama terpesona satu sama lain.


"Adik maafkan kakak tadi ada sesuatu yang benar-benar harus kakak urus apa kau marah?" tanyanya pelan.


"kakak apa yang kau katakan?,Aku tak masalah dengan itu ka"Sisca tersenyum simpul sedang Para pangeran dari kerajaan kerajaan kecil disana terpesona.

__ADS_1


Sebenarnya dari awal Sisca menginjakan Kakinya disini Ia telah mencuri atensi semua orang,keindahan wajahnya benar-benar sempurna.


Para wanita bangsawan merasa iri karna itulah mereka bergosip ria.


" Mau minum sesuatu,adik?" James menawarkan untuk mengambil minuman.


" Trimakasih kakak,aku benar-benar membutuhkan nya sekarang" James hanya tersenyum mendengar perkataan sang Adik.


Beberapa saat Alea mengeluarkan pandangan nya,seorang Laki-laki menuju kearah Sisca.


Ia sedikit membungkuk dan mengatakan ingin berdansa dengan Sisca,tampa menyadari Dua orang tengah menatap ke arah nya dengan Aura membunuh.


" Maukah kau menjadi teman dansa ku Nona, ahh maaf perkenalkan saya david avister Putra dari count hangguo," Ia tersenyum begitu manis ke arah Sisca membuat Sisca sedikit Canggung,Ohh astaga ia melupakan hal satu ini yakni Dansa sialan!!!


Sisca bahkan belum pernah Yang namanya berdansa jangan tanyakan kenapa?


tentu saja karna Sisca pemalas sang Kakak dari kemarin mewanti-wanti dirinya agar belajar dansa dari pengajar Etika yang dikirim ke padanya oleh sang Kakek.


Bukan nya belajar ia malah mengerjai sang Bangsawan membuat nya tak betah dan bertahan dengan Sisca selama satu Minggu.


Dasar pembuat onar, lihatlah apa yang akan kau lakukan sekarang,dasar bodoh,Sisca bego.

__ADS_1


__ADS_2