TABIB JENIUS DARI MASA DEPAN

TABIB JENIUS DARI MASA DEPAN
BAB 32. KEMATIAN ADNAN DAN TERLUKANYA JAMES


__ADS_3

Dua orang yg sedari td melihat pertarungan yg terjadi antara anak buah mereka ,Maju untuk membantai 2 pemuda itu sedangkan 2 pemuda yg tak lain JAMES dan Adnan sedang terengah engah.



Mereka berdua berharap bantuan dari Istana akan Segera tiba ,karna melihat ke adaan mereka yg mengenaskan dengan beberapa sayatan di arah lengan pipi dan tubuhnya,.namun itu hanya goresan yg mengenaskan adalah baju dan pedang mereka yg telah berlumuran darah.



Keadaan JAmes dan Adnan tidak jauh berbeda,bahkan sangat kacau.



Tampa berkata kata ketua Bandit dan pria misterius menyerang membabi buta



Mereka mengamuk dan menodongkan senjata mereka,pertarungan sengit kembali terjadi 1 lawan 1,.mereka terbagi menjadi 2 kubu Adnan dg Pria misterius itu dan 1 lg ,James melawan ketua Kapak merah.



James sedikit melirik ke arah Adnan yg notabene nya lebih parah ke adaan nya karna terkena sayatan pedang dari anggota bandit td sedang kan ia hanya terkena sayatan kecil di beberapa bagian tubuhnya,.



Mereka bertarung dg begitu sengit nya,hingga tendangan dari ketua kelompok Bandit itu sgt kuat, Jamess mengaduh kesakitan,ia luruh ketanah .



"HAHAHHAH menyerahlah,,lagi pula bukan kalian yg kami intai namun putra mahkota ,aku akan memberikan mu kesempatan ,,bagaimana?!kulihat kau cukup berbakat,bergabunglah dg ku maka nyawamu akan aku ampuni Hahahaha!!" ketua bandit itu tertawa dg begitu angkuh,melihat musuh nya terjatuh di tanah .

__ADS_1



Jamess memuntahkan seteguk darah dan meludah " Dalam mimpimu!! Cuih!" James bangkit dan kembali menyerang.



Sedang di bagian Adnan ia melawan dg gesit,, walaupun ia terluka,tak membuat gerakan nya melamban.



Menurut perpaduan pedang yg di main kan dg ilmu beladiri nya ,begitu terlihat indah hingga pria misterius itu beberapa kali tersudutkan,.Adnan melompat ,.CRANG ?!!???



Perpaduan dua pedang membuat bunyi nyaring di telinga mereka,Tidak sampai di situ Adnan memutar tubuhnya menarget kan titik Vital dari musuh nya dan berhasill!!! Laki laki itu mundur beberapa langkah kebelakang,erangan terdengar keluar dari mulutnya,." Menyerahlah !!" ia mengacungkan pedang di leher musuh nya ,.pria itu mengangkat tangan nya tanda ia menyerah!!, Adnan tersenyum miring" Jatuhkan senjatamu!!" Pria itu jg mengikuti arahan nya.




Ia jg melihat Jamess sedang tersenyum simpul dg wajah kaku nya,.melangkah ke arah nya" Kau terlalu Lama Adnan ,." ia menggeleng tanda lelah,.



Sebelum Adnan menjawab ia melirik dari ekor matanya ,Disana Adnan bisa melihat ,Laki laki td berlari menuju ke arah Jamess dg kekuatan penuh James menaikan Alisnya detik berikut nya Dia terpaku .


JLEBB!!


Suara itu membuat James terdiam,senyum ejekan untuk Adnan td menghilang seketika,.

__ADS_1


AdNan menggunakan tubuhnya sebagai Tameng untuk melindungi Jamess dari pedang ketua bandit td,.setelah nya ia berbalik ,menggengam pedang nya dan menebas kepala Ketua Bandit itu,CTASSS !!


Darah mengalir dari leher sang bandit,sebuah kepala menggelinding ke tanah ,ia tersenyum ke arah James,terjatuh dg pedang masih menancap di punggung nya.



Darah mengalir dari area bibir nya JAMES masih terdiam kaku,badanya luruh,tulang tulang di badan nya lemas,.ia masih terdiam beberapa saat.



Adnan menengadahkan tangan nya memanggil James ,buru buru James memapah tubuh Sahabat nya itu ke arah nya memegang nya dg kepala yg ia letakan di paha nya,.James begetar Tangan dan Badan nya gemetar ,.Kejadian yg sama dan hal yg sama seperti 5 tahun lalu,.



Kejadian yg sama yg merenggut Tawa sang kakek,.kejadian yg membuat nya terpukul karna tak bisa menyelamatkan mereka,jika dulu karna putra mahkota sekarang Karna nya.



Ia merasa dejavu..


Setetes Air mata jatuh dari nya,.ia terisak dg badan Adnan yg masi ia pangku " hehhhh ,,jangan menangis di sini sialan !! ,air matamu itu merusak , UHHHUK,.pemandanganku" ujar Adnan seteguk darah keluar dari mulutnya,


sebenarnya dia merasa sesak di bagian dada nya,tp ia tahan setidak nya ia bisa bertahan sebentar,


Setidaknya ia bisa membuat laki laki menyebalkan yg sedang memangku nya ini tidak merasa bersalah,Adnan sadar waktunya tak banyak,.ia tidak ingin melihat orang bodoh di depan nya ini terpuruk dan menggila seperti dulu,.setidaknya sebentar.



James ingin berkata,tp rasanya lidahnya keluh, dg suara serak dan hampir tak terdengar.

__ADS_1


__ADS_2