
Hi, namaku Lal. Dewa mutlak seluruh ras. Ini adalah kisah saat aku berjalan-jalan di dunia makhluk fana. Kalian pasti akan menyukainya, terutama ketika mereka mencoba menentukan penggantiku. Siapa mereka itu? Tentu saja para dua belas dewa. Tertarik? Baiklah akan kumulai. Siapkan cemilan dan minuman, karena ini akan menjadi cerita yang panjang.
Saat dewa utama menghilang, dua belas dewa lain ingin menemukan penggantinya, tetapi tidak ada yang tahu harus berbuat apa. Setelah perdebatan panjang, didapatkan satu cara adil untuk semuanya, yaitu perang antara ras.
Seperti namanya, itu adalah perang antara ras untuk menentukan posisi dewa utama sekaligus keberadaan dewa lain. Setelah beberapa lama, lima ras utama berhasil bertahan dan memerintah tanah mereka masing-masing. Saat lima ras utama tersisa, kedamaian datang dan tidak ada lagi tanda-tanda akan ada perang. Mereka yang memiliki kemampuan fisik besar, kecerdasan tinggi, kemampuan sihir rumit, dan keahlian khusus.
Masing-masing dari lima ras itu memiliki kualitas terbaik di bidang mereka masing-masing, kecuali satu, Manusia. Midfraz, wilayah yang dipimpin oleh ras ini. Benua yang berada di antara empat benua lainnya.
__ADS_1
Apa kalian tidak penasaran dan merasa aneh mendengar bahwa manusia adalah ras utama? Lucu bukan? Maksudku lihat saja mereka. Manusia, ras terlemah, ras terbelakang. Mereka menjadi penguasa Midfraz? Hahahaha, lucu sekali.
Takdir punya cara yang lucu untuk memutar roda nasib dan begitu pula cerita ini bergerak.
Benua dari tiga ras yang hidup di dalamnya. Dengan empat musim yang berbeda, Midfraz menjadi benua paling stabil dan cukup subur untuk ditempati oleh tiga ras sekaligus.
__ADS_1
Manusia yang memiliki umur cukup pendek dan kemampuan fisik serta sihir yang cukup rendah.
Beastman yang merupakan makhluk setengah manusia dan setengah hewan dengan kemampuan fisik melampaui manusia dan hewan itu sendiri.
Dwarf yang merupakan makhluk kerdil dengan teknologi serta industri persenjataan termaju.
Setelah perang besar dan konflik politik sebelumnya, manusia menjadi ras penguasa di benua Midfraz dan ras lainnya menjadi ras minoritas.
Meski perang telah berakhir, ketegangan dari ketiga ras tersebut tidak hilang dan makin bertambah. Masih banyak konflik di masa lalu, konflik yang baru muncul dan konflik yang akan muncul.
__ADS_1
Ketika para dewa mulai menggerakkan bidaknya, kekacauan terjadi dan begitu pula cerita ini dimulai.