Takdir sang kesatria

Takdir sang kesatria
Episode 38


__ADS_3

"Aku lelah," kata Lithia mengeluh di ruang tahtanya yang ditemani oleh Luragorn dan beberapa kesatria lain termasuk Morgan.



"Tidak apa, lagi pula hari ini adalah peresmiannya. Sekarang Putri Lithia, maksudku Ratu Lithia telah resmi menjadi penguasa Midfraz," kata Luragorn dengan wajah berseri.



"Baiklah, aku ingin duduk dulu," balas Lithia yang kemudian duduk di singgasananya.



Baru saja Lithia duduk, singgasananya seketika bersinar kemudian dari bagian kiri singgasana muncul sebuah garis energi putih besar menembus atap tanpa merusak atap itu sendiri. Hanya berupa cahaya setinggi seratus meter.



Garis besar tersebut memanjang membelah daratan dan terus bergerak hingga kerajaan Laqaka, kemudian membelok ke arah kerajaan Reymin dan kembali ke kerajaan Midia.



Tembok energi putih besar tergaris dengan lurus membentuk segitiga dengan tiga kerajaan sebagai sudutnya. Sesaat setelah garis segitiga terbentuk, sebuah garis besar kembali terbentuk. Kali ini, garis di tiap kerajaan bergerak menuju tengah, yaitu kerajaan suci Mimo.



Garis putih bercahaya yang membentuk tembok penghubung keempat kerajaan ini terbentuk dengan rapi. Tidak lama berselang, muncullah pilar energi putih yang sangat tinggi dengan kerajaan Mimo sebagai pusatnya. Setelah itu sebuah kubah energi terbentuk melingkupi Midfraz hingga sekitar sepuluh kilometer dari lepas pantai, menyelubungi benua Midfraz secara keseluruhan.







----- Reymin -----



“Hmn …. Lusy sudah melewati batas. East Wing harus ditindak lanjuti,” kata seorang pria bebadan besar dan berjanggut hitam bermahkotakan emas mengilap sembari menatap logo East Wing.









----- Laqaka -----



“Sepertinya sudah dimulai,” kata seorang pria bermahkota emas yang berdiri menatap cakrawala di teras istana.


__ADS_1








----- Reptyln -----



"Kita harus mengambil kembali kekuasaan Midfraz sebagai penghormatan kita pada dewi Furmur! Hubungi para beastman bersayap itu! Kita harus bekerja sama," kata seorang beastman kadal yang duduk di singgasananya.












"Jangan biarkan putri manja itu berkuasa. Dia telah berkhianat dan membantu manusia," kata seorang beastman burung yang berdiri di teras istana menatap langit biru.







----- Luqun -----



"Sepertinya kau berhasil, sepupuku," kata seorang wanita bergaun kuning mewah yang duduk di atas budak manusia, "sayang sekali kau menghalangi tujuanku." Wanita itu membanting sebuah berkas yang terdapat gambar wajah adik perempuan Kruxy.





__ADS_1



----- Butbur -----



"Pak! Area pegunungan tiba-tiba tertutup oleh energi tak diketahui," kata seorang prajurit melapor pada atasannya.



"Lanjutkan seperti biasa," balas seorang pria berjanggut tebal dan zirah mengilap dengan mahkota di kepalanya.


"Jadi, kau sudah naik tahta ya? Syukurlah."











---- Burana -----



"DASAR ORANG TUA TIDAK BERGUNA!" teriak seorang pemuda yang memakai mahkota serta mantel raja.



"Tapi, begitulah menurut informasinya," kata seorang kurir berlutut di depan si pemuda.









----- Suatu tempat di Midfraz -----



"Aku penasaran, bagaimana ini berlangsung," kata Al tersenyum menatap langit biru berawan.


__ADS_1


__ADS_2