
Usai mencuci kotak makan Mandakembali keruang tengah duduk disamping Hose. Hose meletakkan ponselnya ketika mengetahui Manda menghampirinya.
“Huff kenyangnya!" ucap Manda sambil membelai perutnya yang kekenyangan. Namun ia tak menyesal karena sarapan pada hari ini begitu enak.
“Enak banget sih, aku akui,” ucap Hose yang juga membelai perutnya kekenyangan.
“Sayang, kemarin aku ketemu orang mirip sama kamu di minimarket, bajunya juga sama kayak baju yang pernah kamu pakai, cuma aku nggak bisa lihat jelas wajahnya karena kacamataku tertinggal di mobil Sekar."
“Hahhh?” Hose terkejut menaikkan kedua pundaknya. “Haha nggak lah itu cuma sekilas aja kali Manda sayang. Aku juga kemarin masih diluar kota. Nggak ada kali yang menyaingi ketampananku." Hose meraih tangan kanan Manda dan menggenggam dengan kedua tangannya. Sesekali Hose mengusapnya lembut jemari lentik milik Manda.
Tampan dari mananya?
Kini tak hanya menggenggam. Hose mulai menciumi punggung tangan milik Manda. Manda berusaha menarik tangannya karena merasa risih dengan apa yang kekasihnya lakukan. Meskipun sudah hampir satu tahun pacaran Manda tidak suka tangannya dipegang – pegang apalagi sampai dicium.
Hose tak hanya menciumi namun juga mengecup punggung tangan Manda. Manda bergidik karena merasa geli. Ia
memicingkan mata dan menyebikkan bibirnya karena merasa tidak nyaman. Rasa geli yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.
“Lepasin sayang, le..pas!" Manda melepaskan tangannya lalu mengusapkan kasar pada kaos Hose karena sedikit basah bekas kecupan Hose. Hose terkekeh melihat kelakuan kekasihnya.
“Sama kekasih sendiri kok gitu banget sih sayang?" kini tangan kiri Hose membelai lembut rambut ikal Manda.
__ADS_1
Tidak ada penolakan namun bibirnya masih cemberut. Hose tersenyum dengan tangan yang masih membelai rambut dan sedikit menarik rambut panjang Manda dan mencium rambut Manda yang sangat harum.
“Kamu tau engga, pegangan tangan apalagi pakai dikecup bisa bikin hamil loh sayang," jawab Manda yang masih
cemberut. Hose tergelak mendengar pernyataan yang dilontarkan sang kekasih.
“Hah! Bagaimana bisa hamil sayang hanya dengan berpegangan tangan?” goda Hose mencubir pipi Manda.
“Ya bisa, pokoknya bisa sayang!" jawab Manda sedikit ngotot membenarkan teori tanpa jawaban logisnya.
“Hahaha kamu ini lucu banget toh yang sayang," Manda terkejut kini Hose memeluknya dari samping. Menyandarkan kepala dipundak Manda.
Hose ini bagaimana sih. Sudah ku bilang kalau aku nggak suka dipeluk seperti ini.
pelukannya. Hose bukannya melepaskan namun semakin ia peluk erat gadis yang sangat terlihat begitu menggemaskan ada dipelukannya. Manda kini pasrah bersamaan dengan degup kencang didadanya.
“Manda aku sayang kamu," bisik Hose ditelinga Manda. Manda tergidik dan reflek menggerakkan kepalanya sedikit
menjauh. Usahanya gagal. Membuat hidung Hose kini berada dileher bawah telinga Manda. Harum tubuh Manda membuat Hose ingin berlama – lama memeluk Manda.
Manda bingung harus berbuat apa. Ia tau bahwa Hose memang kekasihnya. Namun apa yang dilakukan Hose baru saja merupakan hal yang tidak pantas dan kurang aja bagi Manda. Bagi Manda kegiatan seperti itu hanya boleh dilakukan ketika sudah menyandang status sebagai suami istri yang telah melakukan prosesi pernikahan yang kudus di altar Gereja.
__ADS_1
Hose melihat kecemasan diraut wajah Manda. Melepaskan pelukan dengan pelan – pelan lalu mengarahkan wajah Manda kehadapannya.
“Kamu takutkah Manda, aku ini kekasihmu. Aku nggak akan melewati batas," ucap Hose lirih.
Manda terdiam. Memimindahkan pandangannya. Begitupun dengan Hose, ada sedikit rasa kesal dan kecewa. Berbeda dengan Manda yang diliputi rasa takut dan cemas dalam hatinya. Teringat pesan Noval bahwa wanita harus mampu menjaga harga diri dan kekudusan dihadapan Tuhan. Manda juga teringat dulu Manda dan Noval sering bersama. Bepergian berdua. Ke Kampus berdua. Sering juga mengerjakan tugas kuliah berdua saja dirumah karena orang tua Manda sedang pergi sedangkan Mia masih di sekolah. Bahkan Manda dan Noval pernah camping berdua saja namun sekalipun Noval tak pernah memeluknya.
Apakah karena Noval dulu bukan kekasihku jadi dia nggak berani melakukan ini?
Manda semakin kesal dengan pikirannya. Manda dilema. Melirik sedikit kearah Hose yang kini tanpa suara
hanya memainkan ponselnya. Wajahnya datar tidak mempedulikan Manda. Kini Manda terbersit rasa bersalah pada kekasihnya. Ia bertanya – tanya apakah yang dilakukan Hose baru saja adalah sikap normal seorang kekasih ketika menunjukkan rasa sayangnya?
*****
Hai Pembaca yang terkasih,
bagaimana menurut kalian mengenai perlakuan Hose pada Manda kali ini? berikan
__ADS_1
komentarmu ya
@yuliapst_