Tentang Saga

Tentang Saga
24. Salah paham


__ADS_3

Saga melajukan motor sportnya dengan kecepatan lumayan tinggi dengan harapan bisa secepatnya sampai dirumah Rasty mengingat semalam diantara mereka terjadi percekcokan hingga berakhir dengan membawa perasaan marah diantara keduanya.


Dan hari ini Saga berharap semuanya akan kembali seperti semula mengingat kedua orangtua Rasty baru lusa akan pulang dan Saga tak ingin kecewakan kedua orangtua Rasty yang sudah Saga anggap seperti orangtuanya sendiri dan telah menitipkan kepercayaan untuk menjaganya selama mereka berada di luar kota.


Seperti biasa begitu sampai di rumah orang tua Rasty Saga lalu membuka pintu gerbang karena memang disini tidak ada security kemudian masuk dan memarkir motornya di parkiran, tak lama bi Narti keluar membukakan pintu


" selamat pagi bik "


" pagi juga Mas Saga, ayo masuk ikut sarapan dulu"


" Rasty sudah siap Bik?"


" udah Mas lagi sarapan, ayo Mas Saga sekalian sarapan "


" nggak usah bik terimakasih saya nanti sarapan di kantin saja "


" Eh.. nggak boleh gitu tadi Ibuk udah telepon ke bibik pesen kalau Mas Saga datang suruh sarapan kalau enggak sempat suruh bawain bekal gitu Mas "


" ya Sudah kalau gitu Bik, saya sarapan disini saja biar bibik nggak repot "


Saga pun mengikuti Bik Narti masuk ke menuju meja makan dimana sudah ada Rasty yang tengah menikmati sarapannya


" selamat pagi Rast "


"pagi "


jawabnya tampak ketus bahkan sama sekali tak mau melihat Saga


" Ayo mas mau sarapan apa bibik siapin ?"


" nasi goreng sama ayam suwir sama kerupuk saja bik "


" siap Mas.. silahkan dihabisi ya Mas "

__ADS_1


" terimakasih ya Bik "


ucap Saga tulus, sebenarnya Saga pun merasa kurang nyaman dengan situasi seperti ini diam dan saling acuh


" Rast... aku minta maaf ya soal semalam ,maaf aku kebawa emosi "


" iya "


jawabnya tetap cuek


" Rast... "


" aku udah selesai Ga, aku tunggu di depan "


terpaksa Saga pun mengalah dan lebih memilih menyelesaikan sarapanya karena ia tahu jika Rasty masih belum bisa memaafkan sepenuhnya saat ini.


Saga telah menyelesaikan sarapanya dan kini sudah siap berangkat setelah berpamitan dengan Bik Narti


" kita berangkat sekarang Rast "


Diam ..keduanya saling diam hingga mereka sampai di parkiran sekolah Rasty langsung turun begitu saja tanpa menunggu dan berucap sepetah kata pun pada Saga


" hufff... wanita tuh memang ribet "


gumamnya sembari menyusul langkah Rasty dan ketika sampai di koridor kelas X tanpa disangka Saga berpapasan dengan Rangga mereka saling bersitatap Saga dengan tatapan bengisnya sementara Rangga tampak tersenyum licik


" Gue pingin lihat sampai berapa lama Loe bertahan dan memberi harapan palsu untuk Rasty, gue sarankan alangkah baiknya Elo jujur saja jadi nggak akan nyakitin Rasty nantinya "


" apa urusannya dengan Loe, Gue yang jalani kenapa Elo yang repot "


" jelas Gue ada urusan karena Gue suka dengan tuh cewek, dan Gue nggak mau Elo permainkan dia kayak gini. jelas - jelas Loe nggak bakal bisa karena Elo udah terikat dengan Sesha, dan kalau sampai itu terjadi Gue orang pertama yang bakal hancurkan Elo "


" terserah "

__ADS_1


kemudian Saga berlalu begitu saja karena ia sangat malas ketika harus meladeni Rangga yang pastinya nggak akan mau mengalah beradu argumen dengannya "


" heh.. dasar pecundang bisanya pasti kabur "


Saga hanya diam dengan senyum kecil tersungging di bibirnya. kemudian melanjutkan langkahnya menuju kelasnya. Seperti biasa di kelas masih belum banyak siswa yang datang termasuk Saga and the gank. Saga pun duduk di bangkunya seperti biasa sementara Rasty tetap cuek bahkan nyaris nggak menganggap kedatangan Saga sama sekali ia masih asyik memainkan handphone nya.


" Rast... kamu masih marah ?, sekali lagi aku minta maaf Rast aku terlalu terbawa emosi aku terlalu khawatir sama kamu Rast , tolong kamu mengerti Ayah dan Bunda udah titipkan amanah ke aku aku harap kamu bisa mengerti itu "


" tapi bukan berarti kamu bisa leluasa mempermainkan aku seperti ini "


" maksud kamu apa Rast ?"


" aku tahu kok kamu sebenernya kayak gini cuma sebatas ingin mempermainkan aku, mungkin juga sekedar coba- coba "


" kamu ngomong apa sih Rast aku semakin nggak ngerti lo , tolong jelasin biar aku nggak bingung "


" apa kabar dengan gadis yang udah di jodohkan dengan kamu itu?"


Deg


Saga terdiam, tenggorokanya seakan tercekat seolah tak mampu untuk menelan ludahnya


" kenapa ? kamu kaget ya aku bisa tahu hal itu "


" maaf Rast "


" kenapa harus minta maaf bukan salah kamu juga kan buktinya kamu nggak merasa bersalah melakukan semuanya selama ini, aku saja yang terlalu bodoh selama ini "


ucap Rasty dengan sinisnya


" aku bisa jelasin soal itu, nanti pulang sekolah aku akan jelaskan "


" terserah "

__ADS_1


Bell tanda masuk pun berbunyi seluruh siswa pun kembali duduk ke tempatnya masing - masing dan segera bersiap mengikuti pelajaran sekolah mereka.


__ADS_2