
Rangga duduk di tempat biasa,dan kursi yang biasa di gunakan oleh Tania,kini di ambil alih oleh Adelia,terpaksa Tania harus duduk di kursi lain,disebelah Rangga.
"Adik sepupu kuliah di mana?"tanya Adelia dengan ramah kepada Tania,yang sedari tadi hanya diam menikmati sarapan nya.
Tania tidak langsung menjawab,ia melihat Adelia yang menunggu jawaban nya.
"Dia sudah lulus,jurusan adversiting atau ilmu komunikasi,tidak tahu kenapa dia mengambil jurusan itu!"
"Bukan kah,jurusan nya sama dengan ku,namun aku sudah lulus dua tahun yang lalu!"ujar Adelia dengan bangga,
"Aku baru lulus tahun ini,dan itu juga belum jelas kapan bisa ikut wisuda!"Tania melirik ke arah Rangga,karena Rangga belum mengijinkan Tania untuk ikut Wisuda,padahal ia sudah lulus,tinggal mengikuti wisuda saja untuk yang terakhir.
"Kamu ikut atau tidak nya wisuda sama saja,enggak akan bisa kerja kamu hanya bisa di rumah saja!"sahut Rangga,lalu meneguk teh yang telah di siapkan oleh Queen.
"Aku akan berangkat ke kantor!"Rangga bangkit dari tempat duduk nya.
"Boleh aku ikut?"Adelia memegang lengan Rangga,Tania hanya menatap nya dengan malas,
"Jangan dulu oke,aku masih banyak pekerjaan di kantor,tolong patuh dan tinggal baik-baik di rumah!"Rangga mengusap kepala Adelia,dan memperlakukan perempuan itu dengan sangat baik,berbeda dengan Tania,Rangga hanya menganggap nya sebagai istri di atas kertas saja,karena pernikahan terikat oleh hubungan ke dua keluarga.
Adelia mengantar Rangga sampai ke pintu depan,Han sudah menunggu nya di depan mobil.
Kemunculan Adelia di Villa membuat Han,terkejut.
'Kenapa wanita ini bisa disini,kalau Nyonya sampai tahu,dia bisa marah besar kepada Tuan muda'
"Aku berangkat dulu!"pamit Rangga,saat Adelia ingin mengecup pipi Rangga,Pria ini menghindar,saat mengetahui Tania mengintip dari jendela,dan saat itu Han,ada disana.Rangga tidak ingin masalah ini sampai ke telinga ibu nya.
"Hati-hati"Adelia melambaikan tangan nya ke arah mobil Rangga,yang sudah berlalu pergi.
Setelah mobil Rangga pergi meninggalkan villa,Adelia kembali masuk ke dalam,serta mencari Tania.
"Dimana Tania?"
"Ada di kamar,biasanya jam segini Nyonya istirahat!"
"Nyonya? bukan kah harusnya Kau memanggil Nona?"
"Maafkan saya Nona Adelia,tapi saya terbiasa memanggil nya Nyonya.Karena sebagai ganti Nyonya Shanti di villa ini"
"Aah,terserah kamu saja"Adelia pun pergi untuk mencari Tania.Queen dapat melihat raut wajah Adelia yang tak suka saat Queen menyebut nama Shanti ibu dari Rangga.
Adelia masih bingung,ia harus mencari Tania di kamar mana,karena Adelia belum tahu,kalau Tania tinggal sekamar dengan Rangga.
Adelia akhirnya memilih kamar yang di sebelah kamar Tania dan Rangga.
Tok ! Tok !Tok !
"Tania!"panggil Adelia dari luar,Tania yang berada di balkon dapat mendengar suara Adelia.
__ADS_1
"Kenapa perempuan itu mencari ku?"gumam Tania yang langsung berdiri,dan menyimpan majalah yang ada di tangan nya.
Tok ! Tok !Tok !
"Tania,apa kamu di dalam?"teriak Adelia lagi,untuk yang ke dua kali nya.
Tania langsung mengambil handuk di kamar dan membawa nya bersama,lalu ia kembali lagi ke balkon,sekuat tenaga Tania berusaha untuk pindah dari kamar satu ke kamar yang lain,agar Adelia tidak curiga kepada nya.
Tap!
Adelia melompat,dan menutup mulut nya agar tidak berteriak.Setelah merasa aman,Adelia melilitkan handuk di kepala ia pun berjalan ke arah pintu kamar.
"Tani.."
Ceklek !
"Maaf,tadi aku habis mandi!"Tania menutup kembali pintu kamar,agar Adelia tidak masuk ke dalam kamar nya,karena semua barang milik Tania ada di kamar sebelah.
"Aku ingin pergi jalan - jalan,namun aku butuh seseorang untuk menemani ku,apa kamu bisa iku aku pergi ke mall?"tanya Adelia,dengan mata nya yang berbinar-binar.
"Aku tidak bisa pergi tanpa seijin Rangga!"
"Tenang aku akan menghubungi nya segera!"
Adelia segera menghubungi Rangga,dan tak lama berdering panggilan itu sudah di angkat oleh Rangga.
"Sayang,aku hari ini mau pergi ke mall,bisa kah kamu memberikan aku ijin untuk pergi bersama dengan sepupu mu?"
Rangga tidak langsung menjawab,ia berpikir sejenak,karena selama ini Rangga tidak pernah memberi ijin untuk Tania pergi sendiri.
Mendengar panggilan Adelia begitu mesra kepada Rangga,membuat Tania ingin muntah di depan wanita itu.
"Sayang!"panggil Adelia lagi,kali ini ia melirik ke arah Tania dan tersenyum.
[Aah,iya.Biarkan Han ikut bersama dengan kalian!]
"Tidak,tidak ini adalah waktu perempuan jalan-jalan,mana boleh ada pria yang ikut!"
Tania mengurutkan dahi nya Mendengar jawaban Adelia menolak permintaan Rangga.
[Adelia,Han akan menjaga kalian,banyak orang jahat di luar sana,kamu baru tiba di negara ini setelah beberapa tahun menghilang]
'Dia lupa? kalau dia sendiri juga termasuk orang jahat?'Tania kembali mengerutkan dahi nya.
"Sayang,sudah ku katakan,aku tidak suka di bantah,kali ini biarkan Tania pergi dengan ku,maka kami akan baik-baik saja!"putus Adelia untuk yang terakhir kali.
[Baiklah,jangan pulang larut malam,ingat makanan yang akan kamu makan,jangan memakan sembarangan di luar sana,kesehatan mu tidak baik-baik saja!]
"Iya sayang,aku mendengar perhatian mu,kalau begitu ku tutup dulu"
__ADS_1
Adelia langsung memutuskan panggilan nya dengan Rangga.
"Jadi Tania kita bisa pergi? Rangga sudah memberi ijin!"
Tania tidak langsung menjawab,karena ia baru melihat wanita itu,dan ia tidak mengenal nya.
'Apa yang terjadi kekasih dari suami ku,sedang mengajak ku untuk jalan -jalan.Tidak maksud ku suami keluarga Megawe'
"Tania!"Adelia mengencangkan tubuh Tania,membuyarkan lamunan Tania.
"Iya,tunggu aku akan bersiap-siap"
"Baiklah aku menunggu mu di bawah
"Eeemmm"
Setelah mendapat jawaban dari Tania,Adelia pun melenggang pergi,dengan raut wajah penuh senyuman.
Di saat Adelia telah turun ke lantai bawah,Tania kembali ke kamar nya.
Kriing...Kriing...
Telepon yang ada di atas nakas berdering,Tania ragu untuk mengangkat nya,karena semenjak dia tinggal di villa,telepon itu tidak pernah berdering.
"Berisik!"cetus Tania,kesal.Lalu,mengabaikan panggilan itu.
Tok ! Tok ! Tok !
"Nyonya!"panggil Queen,baru saja Tania akan masuk ke kamar mandi,langkah nya terhenti dengan suara Queen.
Ceklek !
"Ada apa?"dengan suara pelan,agar tidak di dengar oleh Adelia.
"Tuan,menelpon!"
Queen memberikan ponsel milik nya kepada Tania,
"Iya"sahut Tania ketus,
[Kenapa kau tidak mengangkat telepon di kamar,aku menghubungi mu sejak tadi!]suara Rangga terdengar begitu keras,sehingga membuat Tania menjauh 'kan ponsel itu dari telinga nya.
"Aku tadi,ke kamar mandi!"
[Adelia mengajak mu pergi,ingat jangan mengatakan apapun kepada nya.Satu lagi,jangan sampai ada yang terjadi kepada nya,kamu harus bisa menjaga nya,terlebih lagi saat ini dia adalah artis dan banyak wartawan akan sadar dengan kehadiran nya di negara ini]
"Baik lah Tuan Rangga yang terhormat!"
Tania memutuskan panggilan Rangga begitu saja,lalu memberikan ponsel itu kembali pada Queen.
__ADS_1