
Tiba di sebuah mall yang ada di Bali.Adelia sudah lama tidak datang ke tempat ini jadi membuat ia bahagia,dan bisa bermain sepuas nya.
"Ada yang ingin kamu beli?"tanya Adelia,
"Tidak!"
"Aku malah ingin mengajak mu membeli beberapa pakaian!"ujar Adelia,dengan senang.
"Nona Adelia,jangan terlalu mencolok nanti wartawan bisa mengenali anda!"tukas Tania memperingati Adelia,
"Tidak,tidak akan ada yang mengenali ku!"pungkas Adelia,lalu melenggang pergi masuk ke dalam sebuah toko yang ada di mall itu.
Tania menghela nafas berat nya,lalu mengikuti wanita itu yang sudah masuk ke dalam toko.Umur Adelia dan Tania terpaut beda sekitar lima tahunan,seharusnya Tania pantas memanggil wanita itu dengan sebutan kakak.Hanya saja,ia tidak dekat dengan Adelia,apalagi di ketahui wanita itu kekasih dari suami nya.
Tania memperhatikan Adelia yang sedang berbelanja,Adelia telah memilih banyak pakaian dan sepatu yang ia minati,Tania tidak suka berbelanja,semenjak ia menikah dengan Rangga.Dulu,Tania termasuk orang yang suka memboroskan uang dari Dairuz.Namun,semenjak sang Papa meninggal Tania sangat merasa kesepian.
Apalagi di ketahui jika perusahaan Megawe di ambil alih oleh beberapa orang yang memiliki tanggung jawab penuh atas perusahaan itu,salah satu nya adalah Rangga.
"Sudah ayo!"Adelia mengajak Tania untuk pergi dari toko itu.Namun,ke datangan Tania di ketahui oleh banyak orang,dan langsung menyerbu Tania untuk berfoto.
"Adel,minta tanda tangan nya dong"
"Kak Adel,minta foto bareng dong"
Banyak lagi,permintaan orang -orang yang berhamburan ke arah mereka.Sehingga membuat Tania takut dan gelagapan tidak tahu harus berbuat apa.
"Satu - satu ya!"tukas Adelia,mencoba menenangkan penggemar nya.
Namun,alhasil penggemar tidak mau mengantri dan tenang.Mereka malah berdesakan sehingga mereka menabrak dan mendorong Tania hingga jatuh ke lantai.
"Aaakkhhh"pekik Tania,saat salah satu penggemar Adelia menginjak tangan Tania,dan itu sangat sakit,bahkan Tania menangis berusaha untuk bisa lolos dari tempat itu.
Beberapa Security datang untuk menolong mereka.Orang yang pertama mereka tolong adalah Adelia,sang model yang cukup terkenal di Inggris.
"Ugh,sakit!"gumam Tania,melihat tangan nya yang memerah dan berdarah,Tania berusaha untuk berdiri,tidak di situ saja bahkan lutut nya ikut tergores.
Di saat Tania berusaha untuk berdiri,dan menahan sakit di seluruh tubuh nya,seseorang datang mengulurkan tangan ke arah Tania,yaitu Rayhan.
"Rayhan!"gumam Tania,sembari mengulurkan tangan nya ke arah Rayhan,pria itu menyambut nya dengan ramah,dan membantu Tania untuk berdiri.
__ADS_1
"Terimakasih"ucap Tania,ia menahan sakit dia seluruh tubuh nya.
"Kenapa kamu berada di sini? dan apa yang terjadi?"
"Aku menemani Adelia,untuk berbelanja di mall ini"
"Adelia? Adel sang model yang berasal dari Inggris itu?"tanya Rayhan begitu antusias,karena Rayhan juga salah penggemar Adel.Namun,ia hanya lah pengemar,orang yang di sukai Rayhan tetap Tania.
"Benar!"jawab Tania singkat,lalu mencari sosok Adelia,yang sudah hilang di tempat itu.
"Dimana Adelia?"tanya Tania panik,
"Seperti nya ada di ruang tunggu.Tadi,Security membawa dia ke ruangan itu,dia sudah aman.Kalau kamu mau aku bisa mengantar kamu ke sana!"
"Eeemmm"
Rayhan segera mengantar Tania ke ruangan tunggu,dimana Adelia berada.
Begitu tiba Tania disana,ternyata Rangga sudah duluan tiba.Rangga langsung datang begitu dapat panggilan dari Adelia,kebetulan ia meeting di sekitar tempat itu.
"Adelia!"seru Tania,yang melangkah masuk,namun pandangan di depan mata membuat Tania terkejut.Karena Rangga ada di dalam ruangan itu bersama dengan Han.
"Pantes saja,kau sibuk pacaran,sehingga tidak memikirkan keselamatan Adelia,kau tau pengemar nya itu hampir saja membuat dia celaka,untung saja ada Security yang menolong nya"
Mendengar ucapan Rangga,Tania mengerutkan kening nya.
"Sayang,aku tidak apa-apa.Tania apa kamu baik-baik saja?"tanya Adelia,sembari mengalungkan lengan Rangga.
Rayhan yang berdiri di belakang Tania terkejut mendengar panggilan Adelia kepada Rangga,karena yang ia tahu Rangga adalah suami Tania.
"Han,bawa pulang Adelia bersama dengan mu,aku akan mengurus tempat ini!"titah Rangga dengan tegas,sorotan mata nya terus menatap Tania.
"Sayang,aku ingin pulang dengan mu!"
"Jangan membantah oke,segera ikut Han,aku akan menyusul"ujar Rangga,menyentuh pipi Adelia dengan lembut.
Adelia pun segera pergi bersama dengan Han,dan meninggalkan Rangga,Tania serta Rayhan dalam ruangan itu.
"Kenapa kau,masih bertemu dengan nya"
__ADS_1
"Eem"Tania,memejamkan mata nya menahan rasa sakit,akibat cengkraman Rangga di telapak tangan nya yang sakit.
"Rangga lepas! kau menyakiti Tania!"tegas Rayhan,memegang lengan Rangga.
"Apa hak mu memerintahkan aku,apa kau sudah tidak mau melihat perusahaan mu lagi? Haah?"ancam Rangga,sorotan netra Rangga penuh dengan amarah.
"Aku sudah memperingati kamu,untuk menjauhi pria ini apa kau tidak mendengar nya?"Rangga kembali berteriak kepada Tania,dan cengkraman nya semakin kuat,terlibat Tania tidak bisa menahan rasa sakit itu lagi.
"Lepas!"teriak Rayhan memegang kerah kemeja Rangga."Lepaskan tangan Tania,kau menyakiti nya!"
"Sialan"
Dugh!
Rangga melepaskan tangan Tania,tapi dia malah menonjok Rayhan yang membela Tania terus-terusan membuat ia kesal dan semakin marah.
"Kenapa kau selalu ikut campur rumah tangga ku!Haaah?"
Dugh ! Dugh !
Rangga masih memukul nya beberapa kali,sampai Tania memisahkan mereka berdua.
"Rangga lepas,kau bisa membunuh nya!"Tania memeluk pinggang Rangga dari belakang,mencoba menarik nya untuk menjauh dari Rayhan.
Tubuh kecil Tania,tidak memiliki tenaga yang cukup besar untuk menarik pria dewasa seperti Rangga.
Namun,dengan usaha Tania,akhirnya ia berhasil menarik Rangga untuk menjauh.
"Jangan pukul dia lagi,kalau enggak dia bisa mati"Tania berdiri di depan Rangga,Pria ini masih menatap tajam ke arah Rayhan penuh dengan emosi.
"Kenapa Kau membela nya Haah?"Rangga memegang ke dua bahu Tania.
"Ayo,kita pulang!"Tania menarik tangan Rangga dengan kuat berusaha untuk membawa Rangga pergi.
Rayhan yang terjatuh ke lantai pun berusaha untuk berdiri.Rayhan menyeka darah yang ada di sudut bibir nya yang robek akibat pukulan yang di berikan Rangga kepada nya.
"Rangga,kau mau membawa kemana Tania,bukan kah kau punya Adelia,kenapa kau mau menahan Tania di sisi mu!"teriak Rayhan,Rangga mendengar nya,namun Tania melarang Rangga untuk berbalik dan menyerang Rayhan lagi.
Dan akhirnya Tania dan Rangga pergi meninggalkan tempat itu.
__ADS_1