
Rangga dan Adelia pun berlalu pergi meninggalkan lobi.Setelah mereka pergi,banyak sekali karyawan yang bergosip tentang Rangga dan Adelia,selama ini Rangga tidak pernah mengekspos hubungan nya dengan Adelia.Sehingga mereka tahu nya jika Adelia adalah istri rahasia Tuan muda Wiguna yang selama ini di sembunyikan.
"Cepat ambilkan foto mereka,itu adalah model sekaligus artis luar negeri yang terkenal itu.Ternyata benar,dia kembali ke Indonesia untuk bertemu dengan kekasih nya!"
"Cepat ambil gambar,ini adalah berita utama besok pagi!"
Beberapa wartawan entah dari mana datang nya,mereka telah mengetahui keberadaan Adelia,dan mengambil beberapa foto Adelia dan Rangga yang baru saja keluar dari perusahaan Wiguna.
Rangga menyembunyikan Adelia dalam pelukan nya,lalu mereka langsung pergi meninggalkan wartawan.Rangga segera menyuruh Adelia untuk masuk mobil,sementara wartawan telah di urus oleh Han,dan beberapa Security lain nya.
Ketika mobil Rangga sudah meninggalkan tempat parkir.Han pun membereskan wartawan,serta menekan perusahaan mereka agar tidak menyebarkan berita itu.Karena bila sampai Shanti tahu,akan hal itu orang pertama yang di salahkan adalah Rangga.
Shanti belum tahu,jika Adelia telah kembali lagi dan mengusik hidup Rangga.Di dalam mobil,Adelia nampak sangat bahagia,raut wajah nya terlihat begitu ceria.
"Apa yang membuat mu tersenyum?"Rangga melirik ke arah Adelia.
"Tentu saja aku bahagia,bisa berdua dengan kekasih ku,terimakasih telah melindungi mu barusan!"ujar Adelia yang kini memeluk Rangga.
"Lain kali lebih berhati-hati lagi,jangan sampai hal seperti ini terulang lagi,dan kenapa wartawan bisa tahu,jika kamu datang ke kantor,kalau sampai gosip ini tersebar luas,dan sampai ke telinga mama.Aku tidak bisa bayangan 'kan apa yang bisa di lakukan oleh mama kepada mu!"terlihat ucapan Rangga yang sangat mencemaskan Adelia.
"Kenapa kita tidak kawin lari aja?"
Rangga tidak menjawab,ia malah fokus menyetir.
"Kenapa diam saja? apa kamu tidak ingin kita menikah?"
"Aku bisa saja menikah dengan mu,apa kamu akan tetap mau menikah dengan ku,kalau aku jatuh miskin? resiko aku menikah dengan mu besar Adelia,Aku tidak ingin kau hidup menderita,maka dari itu,aku berusaha menyakinkan mama untuk menerima mu,agar kita tidak perlu hidup sengsara setelah menikah jika kamu bisa mendapatkan restu Mama!"ungkap Rangga,Adelia terdiam.
Perkataan Rangga ada benar nya.Jika Shanti mau,perusahaan Rangga di Inggris dalam satu malam bisa jatuh bangkrut.Saat ini,perusahaan itu sedang di kelola oleh sepupu Rangga,yaitu Angga baskara,anak dari Adik Papa nya Rangga.Angga dan Rangga lebih tua Angga lima tahun,sehingga Rangga memanggil nya Kakak.
Rangga memarkirkan mobil nya di depan sebuah restoran mewah.Sebelum Adelia turun,Rangga meminta Adelia untuk memakai jas mantel bulu,serta kaca mata hitam lengkap dengan topi.Karena Rangga enggak mau,hal serupa terulang lagi.
Rangga dan Adelia segera turun dari dalam mobil.
__ADS_1
Pelayan wanita menyambut kedatangan mereka dengan ramah,dan segera mengantar Rangga ke ruangan VIP.
Rangga dan Adelia,terlihat sangat menikmati makan malam mereka.Bahkan,Rangga memperlakukan Adelia dengan baik.Karena bagaimana pun Adelia adalah cinta masa kecil mereka,Rangga sudah jatuh cinta kepada Adelia sejak lama,dengan pertemuan yang tak sengaja terjadi.
Rahasia besar yang Rangga sembunyikan dari Adelia,belum berani ini ceritakan pada Adelia,karena ia tidak ingin menyakiti Adelia.Rangga selalu berpikir jika Adelia adalah wanita polos yang selalu di cintai nya dan mencintai nya dengan tulus.
...***...
Rangga dan Adelia kini sudah sampai di Apartemen Adelia tinggal.
"Aku tidak singgah,aku akan segera pulang,besok pagi ada meeting,aku tidak bisa menemani mu Adelia !"ujar Rangga,tangan nya mengusap lembut wajah Adelia.
"Apa kamu tidak mau mampir dulu,walaupun hanya sebentar,kita bisa minum bersama bukan?"Adelia berusaha membujuk Rangga,agar mau mampir di tempat nya.
"Tidak ya Adelia,untuk malam ini,aku hanya bisa mengantar kamu sampai disini saja,aku akan mampir lain kali oke,aku pergi dulu"
Disaat Adelia ingin memberi kecupan cinta kepada Rangga,pria ini menghindar,sehingga membuat Adelia kesal,hanya saja ia tidak memperlihatkan itu di depan Rangga.
Mobil Rangga langsung melaju meninggalkan apartemen Adelia.
"Mereka sudah tidur?"gumam Rangga,yang berjalan ke arah pintu,mengeluarkan sandi card dalam saku jas nya.Tak lama pintu terbuka,Rangga segera masuk,tanpa menunggu lama,tempat yang ingin ia kunjung lebih dulu adalah kamar tidur nya.
Ceklek !
Rangga membuka pintu kamar tanpa mengetuk,Tania yang sejak tadi membaca majalah membuat ia terkejut,dan langsung menoleh ke arah Rangga,yang ikut terkejut.
"Kamu belum tidur? apa kamu menunggu ku untuk melakukan hal yang sama seperti tadi malam?"goda Rangga,dengan senyuman licik nya.
"Dasar mesum"ketus Tania,yang kini sedang menyimpan majalah di atas nakas.
Rangga berjalan mendekati ranjang,Tania sedang membenarkan posisi tidur nya.
"Apa kamu baik-baik saja?"Tania membulatkan mata nya,ia sudah berusaha untuk melupakan malam itu,namun Rangga malah ingin membuat Tania seakan-akan mengingatkan malam panjang itu.
__ADS_1
"Eeem,aku baik-baik saja"
"Mau ulang?"
"Tidak!"sahut Tania,dengan cepat,Rangga malah menggoda nya dengan senyuman.
"Jangan takut,aku tidak akan menerkam mu,aku hanya menggoda mu"Rangga langsung berbalik dan berjalan ke arah kamar mandi,untuk membersihkan diri nya.
Pintu kamar tertutup,terdengar suara yang yang di isi Rangga dalam bathub.
Drrt...Drrt...Drrtt
Ponsel Rangga bergetar,Tania penasaran dan ia berusaha untuk melihat layar ponsel yang ada di atas nakas.
Itu adalah panggilan dari Adelia,setelah dua panggilan terlewatkan,ada pesan masuk ke wa Rangga itu juga dari Adelia.
"Sayang,aku menunggu mu malam ini di apartemen!"
Tania mengerutkan dahi nya membawa pesan singkat Adelia,meskipun Tania tahu jika Rangga masih memilki hubungan dengan Adelia,tapi saat ini hubungan Tania dengan Rangga adalah sebatas pernikahan di atas kertas yang memiliki banyak perjanjian.
Ceklek !
Pintu kamar mandi terbuka,Tania meletakkan kembali ponsel di atas nakas,lalu Rangga berjalan ke arah lemari,dan mengeluarkan kemeja serta jas milik nya.
"Kamu mau pergi lagi?"
Mendengar pertanyaan Tania,Rangga menoleh.
"Iya,ada urusan penting yang harus ku selesaikan malam ini"
"Harus malam ini?"
Rangga langsung berpakaian,tidak menjawab pertanyaan Tania,begitu selesai berpakaian ia pun mendekat ke arah ranjang.
__ADS_1
"Jangan khawatir,aku akan segera kembali setelah menyelesaikan pekerjaan ku!"Rangga membelai wajah Tania,lalu ia segera keluar dari kamar nya.
"Pekerjaan dengan kekasih mu?"gumam Tania yang kini masih duduk di atas ranjang.