Terikat Pernikahan Keluarga

Terikat Pernikahan Keluarga
Wiguna Grup


__ADS_3

Rangga sudah menerima kabar,jika Satria salah satu rekan bisnis nya yang dulu telah meninggal.Dan di hari pemakaman Satria bahkan Rangga mengirim papa bunga untuk mengucapkan kata belasungkawa.


Itu terjadi beberapa bulan yang lalu,kini Rangga masih bekerjasama dengan purna,berkat bantuan sepupu nya Mouza.


Mouza sempat kabur dari rumah,atas perjodohan yang di lakukan keluarga nya.Rangga membantu nya bebas dari perjodohan,dan mendapat 'kan bukti kalau calon suami Mouza pria brengsek yang gila perempuan,dia mau menikah dengan Mouza karena harta warisan keluarga Mouza.


Disaat kabur dari rumah,Mouza berjualan es krim di dekat dengan school internasional Inggris.Semua orang mengira dia adalah salah satu pelayan di toko itu.Tapi,ternyata Mouza perempuan cantik dan tidak sombong itu adalah pemilik toko es krim tersebut.


Setelah mendapat berkas kerja sama dari Purna,dan menyerahkan kepada Rangga.Mouza kembali ke Inggris karena Rangga meminta nya mengurus cabang entertainment Wiguna grup yang ada di Inggris.


Entertainment Wiguna grup salah satu agensi yang bersaing dengan agensi tempat Adelia bekerja.


Saat ini Rangga telah tiba di hotel dimana Adelia menginap.Rangga belum menceritakan pernikahan nya dengan Adelia,karena dia tidak ingin menyakiti wanita itu untuk ke dua kali nya.Meskipun semakin terpisah,karena Adelia memilih tinggal di Inggris dan mengejar karir nya,Rangga masih mencintai wanita itu begitu banyak.


"Rangga!"sekali lagi,Adelia ingin memeluk nya namun Rangga segera menghindar.


"Maaf,ini di tempat umum!"


"Maaf!"Adelia menunduk,dan itu membuat Rangga iba kepada nya.


"Apa yang ingin kamu makan,hari ini aku akan mentraktir kamu sampai puas!"


"Benar? hari ini kamu akan seharian berada di samping ku?"Adelia sangat bahagia saat mengetahui kalau Rangga alam menemani nya seharian penuh.


"Benar,ayo pergi!"


Adelia pun mengikuti Rangga dari belakang tanpa mengeluh apapun,dia dengan patuh mengikuti langkah kaki pria itu.


Rangga mengirim pesan untuk Han,agar tidak menganggu nya hari ini,dan itu di iya 'kan oleh Han,sebagai bawahan Rangga.


Wiguna Grup. . .


Han,menghandle semua rapat hari ini,meskipun ada banyak klien yang komplain dengan ketidak hadiran Rangga,Han mencari seribu alasan agar klien tidak kecewa dengan Rangga.

__ADS_1


Apalagi saat ini Shanti ada di villa Han,jika Shanti mengetahui kelakuan Rangga,dia akan menghubungi Bram di China dan itu akan membuat Rangga dalam masalah besar,terlebih - lebih kepada Adelia.


Han membereskan semua berkas yang ada di atas meja rapat,lalu ia membawa itu semua bersama nya.


Blam!


Han,menutup kembali pintu ruangan tersebut.


"Han!"panggil Shanti,Han terkejut,hampir saja barang bawaan nya akan terjatuh.


"Dimana Rangga? kenapa aku tidak melihat nya di ruangan kerja nya?"


"Tuan sedang pergi menghadiri meeting di luar kantor !"


"Eemmm,kenapa kamu tidak ikut?"Shanti menyempitkan mata nya,melihat Han dengan lekat.


"Karena hari ini di sini juga ada rapat,jadi Tuan meminta Aku untuk menghandle 'kan semua nya yang ada disini!"Pungkas Han,


"Eeemm,baiklah kalau begitu katakan pada Han,aku kembali ke China malam ini,karena Bram sudah menyuruh ku untuk kembali"


"Tidak perlu,Tania akan mengantar aku ke bandara !"


"Baik Nyonya Besar,hati-hati!"


"Saya pergi!"Han menunduk,seraya memberi hormat kepada orang tua dari bos nya itu.


Di luar kantor Wiguna,Tania masih menunggu Shanti di dalam mobil.Saat ini Tania memilih untuk menyetir,karena pengalaman ia menyetir pun tidak begitu buruk.


"Sudah ma?"tanya Tania,begitu melihat Shanti yang masuk kembali ke dalam mobil,


"Rangga tidak ada di kantor,dia sedang meeting di luar kantor!"


"Kalau begitu Tania langsung hantar mama saja ke bandara!"

__ADS_1


"Iya,aku takut terlambat!"


Setelah menyalakan mesin mobil nya,Tania pun segera melaju dengan kecepatan sedang.


Di dalam perjalanan,Shanti berbicara banyak kepada Tania tentang masa lalu Rangga.


"Kamu harus lebih bersabar menghadapi Rangga,dia adalah pria yang baik,mungkin saat ini dia membencimu karena Kami menjodohkan kalian berdua,dengan begitu hubungan Rangga dan masa lalu nya terputus oleh pernikahan kalian.Tapi,Tania kamu tenang saja,sampai kapan pun Mama selalu mendukung hubungan kalian,kalau kamu mau bersabar sedikit lagi,menghadapi Rangga yang begitu keras kepada mu!"Shanti memegang tangan Tania,menyakinkan menantu nya untuk mempertahankan rumah tangga mereka.


Tania hanya tersenyum.Karena saat ini bukan Rangga saja yang terjebak dalam pernikahan itu,bahkan dia juga merasa terjebak dalam pernikahan itu.


Pernah bermimpi suatu saat akan menikah dengan orang yang paling ia cintai,dan hidup bahagia.Namun, belum apa-apa,harus membuat perjanjian setelah satu tahun pernikahan harus berpisah jika di antara mereka berdua tidak akan pernah mencintai satu sama lain,baik dari Rangga atau Tania.


Tak terasa,mereka telah tiba di bandara,kehadiran Shanti sudah di tunggu oleh seseorang yang di kirim oleh suami nya.


"Aku harus pergi menantu ku,jaga diri baik-baik,jika butuh bantuan ku segera hubungi aku"Shanti memeluk Tania,dan mencium ke dua pipi menantu nya itu,sebelum ia benar-benar pergi meninggalkan Tania di tempat parkiran.


Tania kembali masuk ke dalam mobil,awal nya berencana untuk pulang.Namun,Tania terikat akan orang tua nya,yang sudah lama tidak di lihat,Tania pun pergi menemui Dairuz di perusahaan nya.


Namun,tiba Tania di perusahaan Megawe,staf yang di bagian resepsionis,menghentikan Tania.


"Nona Tania!"panggil nya,Tania menoleh dan menghampiri wanita itu,


"Anda datang untuk menemui Tuan Dairuz ?"


"Benar,Papa ada?"


"Tuan Dairuz tidak masuk kantor sudah seminggu,kami mendapatkan kabar jika beliau sakit,dan saat ini ada di rumah sakit Purna di Jakarta Selatan,karena dokter pribadi Tuan Dairuz di pindahkan ke purna,jadi terpaksa kami mengirim Tuan Dairuz ke Jakarta agar bisa di rawat oleh dokter Metti!"pungkas Resepsionis tersebut.


"Papa sakit,kenapa aku tidak tahu ? kenapa tidak ada yang menghubungi aku?"tanya Tania dengan panik.


"Kami sudah mencoba menghubungi Anda,namun nomer anda tidak dapat di hubungi!"


Setelah mendengar jawaban resepsionis barulah Tania sadar,ponsel nya di sita oleh Rangga,selama ini Ponsel Tania ada pada Rangga,bahkan ia tidak pernah tahu kabar Papa nya selama ini,Rangga juga tidak pernah memberitahu Tania akan kesehatan Dairuz.

__ADS_1


Dengan langkah tergesa-gesa,Tania kembali pulang ke villa,untuk terbang ke Jakarta,Tania butuh uang,dan ia tidak memegang uang sebanyak itu,dan sekali lagi membuat Tania harus membenci pria itu,yang mengatur hidup nya sedemikian buruk,dan juga menempatkan diri nya dalam kesusahan.


__ADS_2