Terikat Pernikahan Keluarga

Terikat Pernikahan Keluarga
Part 45


__ADS_3

New zealand adalah impian semua orang, dimana orang-orang akan memilih new zealand untuk berlibur atau berbulan madu, apalagi jika musim salju, tempat itu terlihat cukup romantis.


Tania dan Rangga, baru saja tiba di sebuah penginapan, Tania menarik sendiri koper milik nya sedangkan Rangga tak mau membantu Tania sedikitpun membuat Tania bersedih, tetapi dia tidak boleh menyerah.


Dugh!


"Sorry," ucap seseorang yang tak sengaja menabrak Tania, hingga koper nya terjatuh, Tania langsung mengambil koper yang terjatuh ke lantai, dengan di bantu oleh pria itu.


"Indonesia?" tanya pria tersebut, di saat melihat tanda bandar udara di koper Tania.


"Iya," jawab Tania singkat,


"Owh, senang bertemu dengan mu, saya Nicko," Ucap pria itu yang ingin berkenalan dengan Tania, Rangga yang sadar Tania belum masuk ke dalam lift, segera pergi mencarinya, dan mendapati Tania yang sedang mengobrol dengan pria lain.


Rangga langsung merangkul pinggang Tania, membuat Nicko sadar kalau Tania tak datang sendiri, Nicko segera pergi meninggalkan mereka berdua. Rangga memeluk pinggang Tania, tetapi dia sadar sesuatu jika perut Tania seperti ibu hamil, tetapi Tania langsung melepaskan tangan Rangga, dan masuk ke dalam lift.

__ADS_1


Tiba di dalam kamar, Rangga terus saja melihat gerak-gerik Tania, bahkan Rangga memerhatikan bentuk tubuh Tania, Rangga curiga akan hal itu.


"Jangan kira, aku setuju untuk pergi, aku tak ingin kita bercerai, kita tetap akan bercerai," tukas Rangga, Tania berbalik dan tersenyum kepada pria itu.


"Tidak masalah, jika kau mau berpisah, aku bisa mencari pria bule kaya di sini, sebagai gantimu," ujar Tania, tetapi langsung membuat pria ini marah dan mendorong tubuh Tania ke atas kasur.


"Aah!" Tania merasakan sakit pada punggung nya, tetapi terpaksa di tahan, Rangga menindih tubuh Tania, membuat Tania tak ingin melihat pria ini meskipun wajah kedua nya begitu dekat.


"Kau berani berbicara seperti itu, aku ini masih suami mu," tegas Rangga, yang menekan ke dua tangan Tania.


"Kenapa aku tidak berani, bukankah kamu yang minta kita untuk bercerai? lagian kau masih memiliki Adelia kenapa aku tidak bisa mencari pria lain?" ucapan Tania cukup membuat amarah Rangga meledak, bahkan daun telinga pria ini sampai memerah.


Rangga langsung menarik paksa jaket Tania dan membuang nya ke sembarangan tempat, kini hanya tertinggal dress nya saja. Tania berusaha memberontak mengingat saat ini dirinya tengah hamil.


"Jangan," ucap Tania, ketika dress nya di tarik dan robek oleh Rangga. Tetapi, mata Rangga tertuju kepada perut Tania yang sedikit membesar dari biasanya. Tania sadar akan hal itu, Tania langsung mendorong Rangga.

__ADS_1


Dugh!


Rangga terlempar ke lantai, Tania langsung mengambil jaket dan memakainya. Di saat Tania akan pergi, Rangga langsung menahan tangannya.


"Tania, perut mu..."


"Jangan sentuh aku!" teriak Tania, begitu Rangga akan menyentuh perut Tania.


"Kamu hamil? anak siapa yang ada di dalam rahim mu ini? " tanya Rangga memegang ke dua bahu Tania, mengguncangkan bahu Tania beberapa kali, tetapi Tania masih saja diam dan tak peduli.


"Jawab aku!" teriak Rangga, tetapi Tania masih memilih untuk diam, sehingga membuat pria ini geram.


"Heeh, apa ini anakku?" tanya Rangga, yang mencengkram kuat lengan Tania.


"Apa peduli mu, bukan kah kau tak pernah peduli akan hal itu?" tanya Tania lagi, membuat Rangga terdiam, lalu Tania segera pergi meninggalkan kamar tersebut, Rangga masih mematung di tempat semula dengan posisi yang masih memikirkan kehamilan Tania barusan.

__ADS_1



Mampir ke karya temanku ya, ♥️


__ADS_2