Terikat Pernikahan Keluarga

Terikat Pernikahan Keluarga
Morning


__ADS_3

Tania yang terbangun mendapati tubuh nya dalam pelukan Rangga,cepat-cepat ia berbalik ,dan membelakangi Rangga.


'Yang ku jaga selama ini telah hilang'batin Tania,namun Tania telah bertekad,dia akan melahirkan anak untuk Rangga,sesuai perjanjian ke duanya.


Tangan kekar Rangga,kembali memeluk Tania,Rangga tidak tahu jika Tania telah bangun.Rangga mengecup sekilas punggung Tania,membuat Tania memejamkan mata nya segera,entah kenapa rasa takut itu masih menyerang diri nya.


Rangga melirik jam di dinding,ia melihat sudah setengah delapan,secepatnya Rangga duduk di atas ranjang,dan merenggang 'kan otot-otot nya.


Disaat Rangga akan turun dari ranjang,lebih dulu ia meraih baju tidur nya dan segera memakai,terlihat noda darah di selimut putih nya itu,Rangga langsung menoleh ke arah Tania yang belum bergerak sama sekali.


Tania tidur membelakangi tubuh Rangga,impian setiap para lelaki,pertama bersama dengan nya adalah hal yang paling membuat mereka bahagia,sebelum beranjak pergi dari tempat tidur.Rangga kembali mendekat,dia mengusap rambut Tania,lalu mengecup nya.


"Aku tau,kamu sudah bangun,kalau masih terasa sakit istirahat saja sebentar lagi"bisik Rangga,Tania langsung membenamkan wajahnya ke bantal karena malu.


Rangga pun berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri.Hari ini ia ada rapat dengan perusahaan Purna.


Tiga puluh menit telah berlalu,Rangga telah selesai berpakaian,dan segera keluar dari kamar nya,saat melihat Tania tidak bergerak dari tempat tidur nya.


Rangga melewati sarapan pagi nya saat melihat jam di dinding,sebentar lagi ia akan rapat.


"Queen,nanti antar 'kan sarapan ke kamar Tania ya,seperti nya ia tidak akan turun untuk sarapan"


"Baik Tuan"


Rangga pun berlalu dari ruang makan,lalu segera pergi ke kantor.Han,sudah menunggu nya di luar.


Di dalam kamar,Tania merasakan nyeri seluruh tubuh nya.Apalagi ini yang pertama bagi nya.


"Aawh"Tania merasakan nyeri di area sensitif nya,ia tidak bisa bergerak untuk turun dari ranjang.


Mau tidak mau ia pun harus turun dari ranjang,dan berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri.


Lama sekali Tania berendam di dalam bathub yang di penuhi air hangat,dan membuat ia terasa lebih rileks,dengan di tambahi aroma terapi di dalam kamar mandi.


Merasa sudah terlalu lama di dalam air,Tania pun kini menyelesaikan ritual mandi nya dengan cepat.


Tok ! Tok ! Tok !

__ADS_1


Baru saja keluar dari kamar mandi,Queen datang membawakan sarapan untuk Tania.


"Masuk aja!"sahut Tania,yang tahu kalau itu sudah pasti Queen,ia pun menyiapkan baju ganti untuk diri nya.


Ceklek !


"Nyonya aku membawakan sarapan untuk anda,dan ini juga ada obat pereda nyeri yang Tuan,suruh belikan!"


"Haah?"Tania menoleh ke arah Queen yang sedang meletakkan nampan di atas meja kecil,


"Obat nyeri untuk apa?"tanya Tania,yang malu,dan pura-pura tidak tahu apapun.


"Kata Tuan,untuk Nyonya,agar tidak membuat Nyonya sakit,dan biasa nya bisa membuat Nyonya demam juga"timpal Queen,Tania semakin di buat malu oleh perkataan Queen.


"Eeemm,letakkan disana,aku akan meminum nya nanti"


"Baik Nyonya,saya permisi!"


Setelah Queen keluar,Tania bergegas berganti pakaian,dan memakan sarapan yang telah di bawa oleh Queen.


Selain obat Nyeri,ada vitamin penyubur kandungan disana,bahkan ada beberapa vitamin lain,yang membuat Tania membuat 'kan mata nya.


...***...


Di kantor Wiguna,Rangga baru saja selesai meeting.Wajah nya hari ini terlihat berbeda,dan sangat berseri-seri,sehingga membuat Han,heran dan bingung.


"Terimakasih Tuan Rangga,atas meeting hari ini,saya cukup puas dengan apa yang di presentasi 'kan oleh Wiguna grup!"ujar Raka,menyambar tangan Rangga untuk bersalaman.


"Sama-sama,purna selalu memberikan yang terbaik,jadi Wiguna melakukan apa yang seharusnya kamu lakukan!"


Ke dua nya pun pergi meninggalkan ruangan meeting,dengan di ikuti oleh Han,dan Anita.


Setelah kepergian,Raka dan Anita dari perusahaan Wiguna,kini Rangga kini ke ruangan nya.


"Han,kirim semua dokumen yang ingin ku periksa dan tanda tangan,aku ingin pulang cepat hari ini"


"Baik Tuan"

__ADS_1


Han pun segera menjalankan perintah Rangga,dan membawa nya beberapa dokumen penting.


Sekitar jam 16:00,Rangga telah menyimpan semua dokumen yang ia periksa,lalu ia segera bangkit dan memakai jas nya kembali.


Blam!


Rangga menutup pintu ruangan kerja nya.Han,datang untuk bertemu dengan Rangga.


"Tuan,Nona Adelia ada di lobi!"


"Untuk apa dia datang?"terlihat raut wajah Rangga yang berbeda,semenjak satu malam panas dengan Tania,seperti nya Rangga mulai menjaga jarak dengan Adelia.


"Saya tidak tahu Tuan,tapi katanya ia menunggu Anda di lobi"


"Baiklah aku akan pergi untuk melihat nya!"Rangga pun pergi ke lobi sekalian untuk pulang.Karena Tania sudah di perusahaan Wiguna,Rangga harus menemui nya lebih dulu.


Tiba di lobi,Rangga melihat penampilan Adelia yang terlalu di ekspos.Adelia tidak menggunakan kacamata atau topi untuk menutupi diri nya,sehingga banyak orang yang menatap ke arah Rangga dan Adelia.


"Adelia,apa yang kamu lakukan disini,mereka akan menyadari kehadiran mu!"


"Biarkan saja,aku bosan bersembunyi terus menerus!"ujar Adelia dengan manja yang ia memeluk lengan Rangga.


"Adelia jaga sikap mu,ini di kantor,apa saja bisa terjadi,termasuk Mama ku akan tahu jika kamu telah kembali,dan dia tidak akan melepaskan kita berdua!"pungkas Rangga,yang berusaha melepaskan tangan Adelia.


Adelia berdecak kesal,Rangga selalu beralasan karena ibu nya tidak menyukai Adelia.Adelia pun merasa jika Rangga semakin hari terasa semakin jauh dari nya.


"Aku ingin makan malam di luar,bisa kah kita pergi?"


"Eeemmm,ayo kita harus segera meninggalkan tempat ini.Han,aku akan pulang bersama dengan Adelia,kamu pulang sendiri hari ini"


"Baik Tuan"


Rangga dan Adelia pun berlalu pergi meninggalkan lobi.Setelah mereka pergi,banyak sekali karyawan yang bergosip tentang Rangga dan Adelia,selama ini Rangga tidak pernah mengekspos hubungan nya dengan Adelia.Sehingga mereka tahu nya jika Adelia adalah istri rahasia Tuan muda Wiguna yang selama ini di sembunyikan.


"Cepat ambilkan foto mereka,itu adalah model sekaligus artis luar negeri yang terkenal itu.Ternyata benar,dia kembali ke Indonesia untuk bertemu dengan kekasih nya!"


"Cepat ambil gambar,ini adalah berita utama besok pagi!"

__ADS_1


Beberapa wartawan entah dari mana datang nya,mereka telah mengetahui keberadaan Adelia,dan mengambil beberapa foto Adelia dan Rangga yang baru saja keluar dari perusahaan Wiguna.


__ADS_2