Terjebak Cinta Pria Egois

Terjebak Cinta Pria Egois
kembali


__ADS_3

setelah satu Minggu seperti janji Daniel pada Juli akhir Daniel kembali ke Jakarta tapi kali ini ia tinggal bersama dengan sang kakek, tidak do rumah lama dari Adnan tapi tinggal di rumah megah milik ibunya, ya rumah nya yang sebelumnya Siena beli sebelum ke Paris beberapa tahun yang lalu.


kali ini Sherly juga ikut ke Jakarta dia tidak mau jauh dari Jimi dan kedua kakak nya,bagus sih sebenarnya,kalau dia tidak pernah jauh dari mereka karena setelah Daniel pulang sekolah bisa mengajak Serly untuk bermain.


hari pertama masuk sekolah Daniel merasa heran, hari ini Juli tidak muncul di sekolah dan ia merasakan kehilangan, separuh jiwa nya, padahal Juli bukan lah kekasih nya.


satu Minggu berlalu Daniel masih tidak percaya bahwa Juli tidak juga masuk sekolah hingga dia,nekat bertanya pada teman Juli yang dulu selalu dekat dengan nya, dan betapa terkejutnya Daniel saat teman nya bilang bahwa Juli, meninggalkan dua Minggu yang lalu atas insiden kecelakaan bahkan jenajah nya di bawa ke Paris untuk di makamkan di sana, Daniel syok, saat itu juga ia menangis di hadapan teman-temannya Juli, hingga dia terduduk kemas Daniel tidak menyangka bahwa Juli akan pergi secepat itu, dia bahkan belum sempat menerima Juli sebagai kekasih nya secara resmi.


tapi ada satu hal yang, membuat Daniel terpukul lebih dalam lagi hari ini, iya sengaja berkunjung ke rumah Juli dan rumah nya sangat sepi saat ini hanya ada pelayan yang mempersilahkan Daniel masuk itu pun dengan ijin, dari wasiatnya Juli sebelum kecelakaan.


Daniel masuk kedalam rumah hingga kamarnya Juli betapa terkejutnya Daniel melihat foto-foto diri nya dengan Juli bahkan ada yang saat pertama kali tak sengaja berciuman, Juli mengabadikan itu semua air mata Daniel saat ini meluncur deras tanpa izin.


pelayanan rumah Juli bahkan memberikan barang peninggalan Juli berupa handphone dan juga beberapa surat yang ditulis Juli sebelum kecelakaan itu terjadi, Daniel masih duduk termenung, saat ini dia masih menatap sekeliling kamar Juli dengan aroma parfum khas yang selalu di gunakan nya saat ia bersama dengan Daniel.


Daniel melihat beberapa album foto dan juga, beberapa barang yang tadi nya ingin di berikan pada Daniel oleh Juli bahkan pelayan nya sendiri yang membungkus semua kado itu,Juli saat setelah kecelakaan dia masih sepat sadar dan berbicara kepada ibunya, untuk memberikan semua barang yang telah ia siap kan sebelum nya untuk kado di hari ulang tahun Daniel, dan ia juga berpesan jangan membuang foto dia dengan Daniel dia ingin kamarnya masih tetap seperti itu sampai akhir hayat nya nanti.


Daniel yang mendengar hal itu ia menangis sangat keras memanggil nama Juli ia bahkan bilang menyesal karena belum sempat menerima Juli saat itu, secara resmi.


"Juli, sayang kata nya kau cinta kepada ku, dan kau bersedia menerima syarat yang ku ajukan padamu, tapi apa buktinya, Juli bahkan kau belum sekali pun melanjutkan perjuangan, itu kau bilang akan selalu setia pada ku Juli" Daniel menangis sesenggukan di kamar Juli.


Daniel, saat ini pulang dengan langkah gontai,membawa mobilnya dalam keadaan menangis,tak henti, Daniel juga membawa barang-barang kenangan yang sempat Juli ingin kasih pada nya saat itu.


sesampainya di rumah Jimi yang kaget melihat penampilan Daniel yang sangat kacau dengan derai air mata nya yang terus-terusan keluar tanpa henti, Sinan memberitahu kakek nya itu apa penyebab, Daniel seperti itu.


Jimi bahkan bisa merasakan betapa hancur nya hati cucunya saat ini kehilangan sosok wanita yang selalu bersama dengan nya setiap waktu bahkan tidak jarang Juli menginap dan tidur di kamar yang sama dengan Daniel walaupun tidak pernah terjadi hal yang tidak di inginkan, Juli hanya ingin tidur di pelukan Daniel, itu pun dengan beberapa alasan yang ia lakukan dengan segala cara.


mereka tidur bertiga satu ranjang dan Juli berada di samping kanan Danil Sinan di samping kiri Daniel, Juli selalu memeluk Daniel tanpa rasa risih sama sekali, dan Daniel tidak ingin menolaknya karena takut Juli menangis dan sakit hati.


saat ini Daniel tengah membuka kotak yang berisi beberapa lembar amplop dan surat yang ia tulis sendiri dengan tangan nya.


💌"Halo, cinta ku... apa kabar mu hari ini, aku sengaja menulis surat ini untuk menyampaikan rasa rindu ku padamu, walau baru beberapa jam tidak bertemu, hehehe mungkin bagimu ini terdengar menggelikan atau bahkan sangat membosankan, juga menjijikan.

__ADS_1


tapi ketahuilah Daniel sayang aku benar-benar tulus mencintai mu, aku jatuh cinta pada pandangan pertama padamu sayang bahkan aku mengorbankan harga diri ku untuk bisa meraih mu dan menyentuh mu.


Daniel sayang maafkan aku kalau selama ini aku membuat mu jengkel dengan kelakuan ku di sekolah di mana pun itu aku melakukan itu murni karena aku sangat sayang pada mu, aku tidak perduli semua orang mengecapku sebagai wanita murahan, atau seburuk apapun,asal itu bukan kamu aku tidak akan pernah memperdulikan nya.owh sayang kenapa aku serindu ini padamu aku nyesel kenapa aku tidak pernah ikut kau ke Bali hari ini.Daniel sayang, aku berjanji pada mu mulai saat ini aku akan menjadi orang yang sangat pantas untuk mu, aku akan berjuang untuk mendapatkan cinta mu walau harus menunggu bertahun-tahun lama nya aku yakin aku bisa.


setelah kau baca ini mungkin aku tidak akan pernah menemui mu lagi sampai kau menyatakan kalau aku pantas untuk mu, aku akan menunggu sampai hari itu tiba, aku akan selalu setia menunggu mu.


Love you,,,My husband love you more..😘😘😘


Daniel, pun berteriak.


"Juli sayang mana janjimu,mana bahkan kau tega membuatku terpuruk saat ini Juli kau ingin berikan aku pelajaran bukan bagaimana cara mencintai, dan kehilangan cinta itu, kamu berhasil Juli kamu berhasil merebut hati ku setelah itu kamu dengan tega nya ninggalin aku Juli kau tega bahkan kau berbohong pada ku, kamu bilang akan menunggu ku mana buktinya mana Juli"Daniel benar-benar putus asa bahkan berhari-hari tidak makan dan selalu mengurung diri di kamar, sampai Fero dan Siena datang ke Jakarta untuk melihat keadaan putra sulung nya itu.


setelah, kondisi Daniel semakin melemah Fero membawa Daniel kerumah sakit, Jimi saat ini sangat sedih melihat keadaan cucu kesayangan nya terbaring lemah tak sadarkan diri.


Daniel bermimpi di alam bawah sadarnya, bahwa dia bertemu dengan Juli yang meminta nya untuk bangkit Juli bahkan bilang pada Daniel kalau saat ini dia sedang menunggu nya di suatu tempat.


🌹💖💖💖🌹


lima, tahun berlalu,kini Daniel telah menjadi seorang pemimpin perusahaan, sementara Sinan sang adik, sudah menjadi seorang peragawati, yang sangat cantik dan sukses di bidang passion dia menjadi designer kondang dan juga peragawati cantik dan sangat ramah seperti impian nya saat ini, iya terkenal di kota Paris, dan menetap di sana.


namun Jimi masih seperti yang dulu selalu hangat dan begitu pengertian, masih suka memanjakan cucu-cucu nya yang kini berada di dekat nya, tentunya Ferdinand yang baru berusia lima tahun, dan Sherly delapan tahun.


saat ini Daniel berada di sebuah cafe, yang lumayan elite, di negara tersebut,ia sedang mengadakan meeting penting di cafe tersebut. dengan investor asing yang saat ini tengah mengajukan kerja sama dengan nya.


Daniel sedang serius dengan, pembahasan mengenai kerjasama, dengan lawan bicaranya saat ini tapi tiba-tiba fokus nya teralih kan pada sosok wanita yang saat ini berdiri di depan cafe tersebut, seketika Daniel berlari dan berkata Juli, sesampainya di depan cafe tersebut Daniel tidak menemukan siapa pun.ia hanya berderai air mata, yang langsung di isap oleh nya saat ini.


Daniel pun kembali ke, tempat semula yang sempat ia tinggal kan dengan beberapa alasan yang ia berikan kepada lawan bicara nya saat ini, setelah selesai Daniel tidak langsung pulang dia pergi kesebuah taman yang sangat luas dan begitu indah, di temani sunset yang begitu indah menurut nya saat menyinari taman tersebut, Daniel bahkan seperti pernah mengalami saat ini, tapi kapan ia sendiri bingung.


saat Daniel, berniat pergi tiba-tiba seorang wanita duduk di samping nya tepatnya di bangku taman yang berjajar panjang itu.


Daniel membelalakkan matanya,ia bahkan mengusap wajah nya berkali-kali, tapi sosok itu tidak pernah hilang dari pandangan mata nya saat ini, dia mendekat ke arah wanita itu dan tiba-tiba, Daniel memeluk wanita yang sangat mirip dengan Juli bahkan yang ia peluk pun nama nya sama dengan yang di sebut Daniel.

__ADS_1


"Juli sayang, kamu kemana saja selama lima tahun ini aku bahkan hampir gila karena mu, Juli jangan pernah tinggalkan aku lagi sayang kalo perlu kita akan menikah saat ini juga, Juli hiks,, hiks,, hiks, jangan tinggalkan aku lagi sayang aku tidak sanggup kehilangan mu" kata Daniel yang terisak sangat menyedihkan.juli hanya terdiam, dia tidak menolak perlakuan Daniel pada nya justru dia merasa kan ada sebuah getaran aneh di dadanya Juli pun bertanya-tanya saat ini.


"maaf, anda siapa? apa anda pernah mengenal ku sebelum nya, saya tidak ingat dengan anda tapi kenapa saya merasa nyaman berada di pelukan anda, dan dari mana anda tahu kalau namaku Juli?" tanya Juli bingung.


Daniel, menelisik wajah Juli saat ini dan ia tidak salah mengenali wajah seseorang saat ini dan dulu masih sama .


"Juli sayang mungkin saat ini kau tidak mengingat ku tapi coba kamu tatap wajah ku ini apa ada sesuatu yang kau ingat dari nama ku atau wajah ku aku yakin sampai saat ini kau masih menyimpan ku di sini, pasti ada nama Daniel" ucap Daniel yang sontak membuat Juli menangis tersedu-sedu, entah apa yang terjadi Daniel pun bingung tapi dia kembali memeluk Juli.


"aku menyimpan nama itu di hati ku, tanpa tahu siapa dia dan dari mana nama itu berasa" ucap Juli sambil sesegukan.


"Juli, apa kau pernah mengalami kecelakaan sayang,tolong jawab aku" pinta Daniel sambil memegang lembut kedua pipinya itu.


" ya,kata mommy lima tahun yang lalu aku sepat kecelakaan, dan mengalami koma selama satu tahun lamanya, saat aku bangun aku tidak tahu apa-apa dan saat aku bangun aku merasa kehilangan separuh nyawaku pria yang saat itu yang selalu hadir dalam mimpi panjang ku tapi tidak pernah menatap wajah ku setiap kali kami bersama" jawab Juli.


"Juli, aku lah orang nya aku adalah pria yang kau puja-puja selama ini, aku adalah Daniel seseorang yang selalu ada buat kamu, bahkan aku selalu mengiyakan apa pun yang kamu mau, sampai saat hari di mana aku pergi,ke Bali kita berpisah di mobil saat itu, apa tidak sedikit pun kamu mengingat itu, dan satu lagi, kamu yang memberikan ini pada ku apa kau ingat sayang?" Daniel memperlihatkan liontin berbentuk hati, yang di dalamnya terdapat foto dirinya tengah mencium Daniel.


Deg...Deg...Deg... jantung Juli berdetak kencang dan sebuah bayangan maslalu terlintas di pikiran,nya Juli saat ini.


samar tapi pasti Juli melihat sosok Daniel dalam bayangan yang melintas di pikiran nya saat ini.


"tolong, aku kepala ku sakit" ucap Juli kini Juli membenamkan wajahnya di dada bidang Daniel yang memeluknya erat dari samping.


"sayang jangan di paksa kan, aku tidak ingin kau kenapa-napa lagi yang aku inginkan saat ini adalah melihat mu dan kau selalu ada bersama ku seperti dahulu saat tujuan tahun lalu saat pertama kali kita bertemu kamu adalah wanita pertama dan yang terakhir yang bisa mendapatkan ciuman dari ku" ucap Daniel tegas.


"maaf,kalau aku tidak bisa mengingat mu, saat ini, aku hanya tidak bisa menolak diri mu saat ini rasanya aneh kenapa aku nyaman berada di sisi mu, yang jelas-jelas baru kali ini aku temui" ucap Juli lagi.


" karena aku adalah cinta mati mu, dan apa kamu tau aku juga sangat mencintaimu saat ini " ucap Daniel tulus iya mendekatkan wajahnya saat ini dengan wajah Juli, Daniel mencium bibir Juli dengan sangat lembut dan tanpa sadar Juli membalas semua itu, Daniel semakin memperdalam ciuman nya saat ini, Juli bahkan sangat menikmati momen ini.


"Juli sayang, kamu tinggal di mana saat ini biar aku antar kau pulang?" kata Daniel sambil membimbing,Juli untuk berdiri karena senja telah tiba.


"Aku tinggal di Mension bersama dengan nenek ku, tapi saat ini aku tidak ingin pulang dia ingin menjodohkan aku dengan anak dari kolega bisnis nya saat ini, Aku lebih aku tidur di sini saja lagian aku tidak bawa dompet saat ini" ucap Juli.

__ADS_1


"tidak sayang itu tidak boleh terjadi kau adalah milikku dan selamanya akan tetap begitu, jadi sekarang ikut lah dengan ku, kita akan menikah dalam waktu yang dekat ini


ucap Daniel sambil merangkul pinggang nya saat ini ia membawa Juli pergi ke hotel miliknya yang ada di negara itu.


__ADS_2