
sementara itu di kediaman Sien di dalam Mansion, milik nya sedang di sibukkan oleh kedua putranya yang sedang sedikit rewel akibat demam, saat ini semua orang tengah menjaga mereka termasuk Sien dan para pengasuh, Siena sengaja tidak membawa kedua putranya ke rumah sakit di karena kan, mereka bukan anak yang anteng jika terkena jarum infus atau pun semacamnya mereka bisa semakin histeris dan langsung melepaskan infus tersebut dengan tangan nya yang satunya lagi, sungguh sangat berbahaya,maka dari itu dia hanya memanggil dokter untuk memberikan obat saja dan soal perawatan dia yang akan merawat nya sendiri.
sementara itu di kantor Kenan tengah sibuk dengan pekerjaan nya hingga dia tidak bisa membantu Sinan untuk me jaga kedua buah hatinya,itu.
hingga jam menunjukkan pukul tujuh malam, akhirnya mereka baru bisa tertidur setelah Sinan memberikan obat pereda demam, dengan obat yang di berikan oleh dokter satu jam yang lalu.
Sinan pun masuk ke dalam kamar nya, untuk membersihkan diri, setelah itu dia langsung berpakaian, saat ini wajah Sinan sudah terlihat segar, dan dia langsung turun ke bawah menuju meja makan, dia bermaksud untuk menyambut suaminya, saat itu tapi Kenan, belum pulang juga, entah lah mungkin karena sibuk atau ada hal lain.
"Ken, kamu kemana jam segini belum pulang"gumam Sinan sambil menyiapkan makan malam nya.
Sinan pun kembali ke kamar nya dia tidak ingin menunggu lagi rasanya sudah sangat lelah hari ini di sibukkan mengurus kedua anak nya saat ini dia pun terlelap dalam tidur nya saat ini.
sementara itu Kenan baru kembali pukul dua dini hari di Mension nya saat itu dia langsung menuju kamar nya, dilihat nya sang istri tengah tertidur sendirian, Kenan hanya bisa menghela nafas karena, dia mendengar pelayan melaporkan bahwa seharian penuh Sinan kerepotan menjaga kedua putranya itu yang sedang sakit hingga saat makan malam pun dia cuman makan sedikit karena kesepian menunggu nya.
Kenan pun mendekat dan mencium puncak kepala istrinya itu, tiba-tiba Sinan mengerejap kan mata nya saat itu dia terbangun karena merasakan kehadiran suaminya.
"sayang"ucap Sinan.
"heummm, maaf kan aku Hanny, aku terlalu sibuk sampai baru bisa kembali saat ini, kamu pasti sangat lelah menjaga mereka, tidur lah aku akan mandi dulu"ucap Kenan.
"heummm baik'lah Daddy, aku terlalu mengantuk"ujar Sinan sambil kembali memejamkan mata nya, dan Kenan pun tersenyum dia kembali mencium bibir istrinya lalu pergi menuju kamar mandi, saat itu juga langsung membersihkan diri dan hanya butuh sepuluh menit saja Kenan kini sudah keluar dari kamar mandi dan berganti pakaian dengan piyama tidur nya.
Kenan pun langsung bergegas menuju keatas ranjang perlahan dia pun membaringkan tubuh nya yang sudah sangat lelah, saat ini sambil memeluk istrinya dari samping dia pun terlelap, hingga pagi hari, Sinan yang sudah wangi membangunkan nya .
"sayang,ini sudah pagi apa kau tidak akan ke kantor hari ini"ucap Sinan.
"hmmm, masih ngantuk Hanny, aku tidak kekantor,hari ini aku kerja dari rumah saja,agar bisa membantu mu menjaga putra kita"ucap Kenan.
"heummm baik'lah, anak-anak juga masih tidur mungkin karena lelah saat ini Untung demam nya cepat reda, jadi tidak perlu khawatir lagi, aku tidak bisa tenang saat mereka demam mereka menangis seharian"ucap Sinan.
"kemari lah Hanny temani aku tidur"ucap Kenan.
"tapi Daddy, aku harus menyiapkan sarapan pagi untuk kalian semua"ucap Sinan lembut.
"apa kita tidak punya pelayan, apa sudah tidak bisa menggajih mereka"ucap Kenan yang sedikit kesal karena tidak ingin istri kesayangan nya kelelahan.
"bukan begitu sayang ku, aku hanya ingin melakukan tugas ku sebagai istri dan ibu yang baik"jawab Sinan.
Ken mengacungkan tangan nya meminta Sinan berhenti bicara dia langsung menarik tangan istrinya, dan membawanya dalam dekapan nya.
"aku tidak ingin kau kelelahan, sayang ku aku hanya ingin kau menjadi ratu di hatiku dan di rumah ini, aku tidak akan membiarkan mu kekurangan apapun, saat ini nanti dan juga"ucap Kenan yang langsung ******* bibir istrinya itu, saat ini Sinan pun memejamkan mata, dan mereka melanjutkan kegiatan panas itu di pagi hari hingga dua jam lamanya, Kenan memang sungguh perkasa dan tidak terkalahkan dalam urusan ranjang, hingga berkali-kali Sinan menjerit minta ampun dalam kenikmatan itu.
"sayang kamu adalah cinta pertama dan terakhir ku, aku sungguh sangat mencintai, dan apa kamu tau aku tidak pernah merasakan kebahagiaan seperti sekarang ini dengan wanita lain termasuk istri pertama ku Sarah"ucap Kenan.
setelah itu mereka pun mandi bersama saat ini mereka begitu mesranya saling membantu saling membersihkan tubuh mereka berdua dan setelah selesai mandi Kenan dan Sinan langsung mengeringkan rambut bersama-sama saat itu lalu berganti pakaian bersama semua nya di lakukan bersama, hingga turun di menuju meja makan mereka pun sarapan bersama dan saling suap-menyuapi .
__ADS_1
setelah selesai makan mereka langsung bergegas menuju kamar kedua putranya di lihat nya mereka baru habis di mandikan dengan cara di seka tubuh kedua nya kini sudah wangi.
"owh jagoan Daddy, sudah wangi bagaimana kabar kalian berdua"ucap kenan yang langsung memeluk kedua nya.
"Daddy hiks hiks hiks sakit"ucap keduanya mengadu pada sang Daddy, karena jika sakit mereka lebih manja lagi.
"yang mana yang sakit sayang Daddy, nanti Daddy obatin ya, muachh muachh, sebentar lagi pasti sembuh kalian itu jagoan Daddy yang paling Daddy sayang, cepat sembuh ya anak ku"ucap nya sambil membawa mereka ke luar dari kamar nya, dan membawanya ke ruang santai kedua nya masih dalam gendongan Kenan, tangan kanan dan kiri nya menahan kedua nya sambi sesekali mencium kedua nya.
Sinan sungguh bahagia dia mendapat kan suami yang begitu perhatian dan pengertian, walaupun dulu, dia sempat menolaknya, mati-matian karena dia tidak mau di jadikan istri kedua, tapi kegigihan Kenan, mampu meluluhkan hati nya hingga saat ini Sinan begitu mencintai nya rasanya tidak akan pernah rela jika ada wanita yang mendekati nya.
Sinan pun mengambil sarapan yang sudah di siapkan oleh pelayan dengan bubur yang lengkap bergizi tinggi, Kenan tidak ingin makanan tidak bergizi masuk kedalam tubuh putra nya itu makanya dia mempekerjakan ahli gizi terbaik di Mansion itu.
"sayang kalian sarapan dulu ya mommy yang suapin kamu ok"ucap Sinan lembut sambil mengecup keduanya.
"aku gak mau makan momm"ucap keduanya kompak.
"sayang kalau kalian tidak makan nanti sakitnya tambah parah dan apa kalian mau di tusuk jarum infus"ucap Sinan memberikan pengertian.
"gak, mau momm...takut"mereka kompak.
"makanya kalian harus makan"ucap Sinan, yang langsung di angguki oleh keduanya.
dan akhirnya mereka pun mau makan, bahkan hingga habis masing-masing satu mangkuk bubur lezat tersebut.
🌹💖💖💖🌹
"Ken, bisakah hari ini jangan masuk kantor jika kamu mengalami kerugian aku akan mengganti nya, aku tidak mau kamu tinggal"ucap Sinan.
"sayang ada apa heumm tidak biasanya kamu seperti ini,ayo katakan ada apa?"ucap Kenan lembut sambil mengecup, bibir istri dan memeluk erat pinggang istrinya itu.
"entah lah Ken, aku hanya ingin di temani aku mohon please, jangan pergi aku sangat merindukan mu"ujar Sinan.
"baiklah sayang ku, apa pun itu permintaan mu adalah perintah bagiku"ucap Kenan yang langsung memeluk erat istri nya itu, padahal hari ini ada pertemuan penting dengan klien, tapi demi istrinya, dia rela, semua itu.
asisten Kenan sudah tau jika bos, nya tidak bisa hadir berarti itu adalah kewajiban nya untuk mewakili bosnya itu.
kini Kenan, sedang duduk di sofa Sinan pun langsung naik kepangkuan nya, entah kenapa dia begitu sangat ingin berdekatan dengan Kenan padahal setiap hari mereka juga bertemu.
"sayang, aku merindukan mu"bisik Sinan pelan.
"aku juga sayang, tapi aku heran ada apa heumm, jangan-jangan kita akan segera punya babby lagi ya"ucap Kenan sambil mencium bibir istrinya yang langsung mendapat kan balasan dari Sinan.
"heumm... apa kau begitu menginginkan nya heummm"ujar Sinan.
"aku sangat menginginkan kehadiran putri kecil di rumah ini, mungkin akan semakin ramai suasana nya, dan aku janji setelah mereka lahir akan sering bekerja dari rumah,agar bisa membantu mu mengurus mereka Sayang ku"ucap Kenan.
__ADS_1
"kau sudah mendapatkan kan nya sayang ku, tapi aku tidak tau apa itu bayi perempuan atau laki-laki, yang pasti saat ini mereka juga kembar"ucap Sinan sambil menunjukkan hasil USG, yang di sembunyikan nya sedari tadi,di belakang punggung nya.
"benarkah ini sayang ku muachhhh aku sangat bahagia, aku sangat mencintaimu, kamu adalah ratu tercantik yang aku miliki saat ini, sudah berapa lama kamu menyembunyikan semua ini sayang"ucap Kenan .
"tiga bulan yang lalu aku, tidak enak badan setelah pulang kerja kupikir karena faktor pekerjaan yang membuat tubuh ku terasa lelah tetapi saat di periksa, aku hamil, awal nya aku belum siap itulah kenapa aku tidak memberitahu mu sayang, tapi saat melihat kasih sayang mu untuk kedua putra kita yang begitu besar aku baru yakin kau pasti bakal menginginkan nya lagi"ucap Sinan sambil menunduk kan wajah nya karena rasa bersalah.
"sayang,tatap aku, aku tidak akan pernah menolak anugerah terindah yang Tuhan berikan pada ku, sampai kapan pun,mau sampai seratus anak sekalipun, aku akan sangat menyayangi mereka, dan terlebih lagi mommy nya adalah dirimu sayang ku, muachhhh jadi jangan pernah lagi menyembunyikan kebahagiaan sebesar ini pada ku"ucap Kenan sambil memeluk erat istri nya itu.
kebahagiaan mereka semakin bertambah ketika bulan kelima mereka memeriksa jenis kelamin bayi nya dan ternyata bayi kembar itu adalah bayi seperti yang di inginkan Kenan, berjenis kelamin perempuan.
Kenan begitu terharu, saat ini dia bahkan meneteskan air mata ketika melihat kedua bayi dalam rahim istri nya, saat ini mereka melakukan pergerakan.
"tumbuh lah dengan sehat sayang Daddy kalian berdua adalah princess kesayangan Daddy, baik-baik di sana ya jangan nakal kasihan mommy, nanti kelelahan"ujar Kenan sambil mencium perut buncit istrinya itu yang baru saja di bersihkan oleh dokter .
Sinan begitu terharu dia mengelus puncak kepala suaminya Sinan pun bangun perlahan di bantu oleh Kenan saat ini, dan duduk di sofa ruang Dokter kandungan tersebut.
"bayi kalian sangat sehat dan, keduanya bayi cantik seperti yang ada lihat,selamat ya tuan, dan nyonya, tolong di jaga selalu kondisi kesehatan bumil nya,agar mereka juga selalu baik-baik saja dan jangan beraktivitas berlebihan, karena bisa membahayakan kesehatan mereka"ucap Dokter tersebut memberikan nasihat.
"baiklah Dokter terimakasih banyak, jika tidak ada lagi yang penting saya permisi dulu"ucap Kenan, yang langsung membantu istri nya berdiri.
"silahkan tuan hati-hati di jalan semoga nyonya Sinan selalu di berikan kesehatan"ucap sang dokter.
Sinan pun membalas dengan senyuman saat ini dan berjalan keluar ruangan dengan suaminya, saat itu juga Kenan tidak melepaskan rangkulan, pinggang istrinya itu.
"sayang, aku mau makan rujak"ucap Sinan.
"baiklah aku akan menyuruh, orang membelikan bahan nya"ucap Kenan.
"terimakasih, sayang ku, aku sangat bahagia"ucap Sinan sambil bergelayut manja di lengan suaminya.
hari, bergati bulan, semenjak saat itu Kenan begitu sibuk bekerja, karena,ia ingin mengambil cuti lama untuk membantu istrinya yang sebentar lagi akan melahirkan, anak kedua putri kembarnya itu, semua sudah di sediakan mulai dari kamar yang di dekorasi secantik mungkin kamar bernuansa putih, dan segala perabotan yang sangat cantik Kenan tidak mau setengah-setengah, mewujudkan mimpi nya itu dia ingin segala yang terbaik untuk kedua putrinya itu.
bahkan Arthur dan Arthurro,begitu tidak sabar ingin melihat adik nya segera lahir, mereka kini berusia tiga tahun, mereka begitu bahagia saat ini, selalu saja mengikuti kemana pun ia pergi.
"sayang,bisa kah kalian duduk manis mommy, sangat pusing dari tadi kalian mondar-mandir mommy hanya pergi ke kamar mandi sebentar ko... Ok sayang mommy"ucap Sinan lembut sambil mengelus kedua nya.
"baiklah momm"ucap keduanya sambil duduk manis di sofa kamar Sinan.
Sinan pun masuk ke kamar mandi, setelah itu ia keluar, dari kamar mandi dan berganti pakaian dalam karena sering bolak-balik kamar mandi, Daleman nya jadi gampang basah, setelah itu ia langsung menghampiri kedua putranya, yang kini tengah duduk menatap gerak-gerik nya.
"mommy, sudah bisa kah adik,kami Elis lagi"ucap Arthur.
"baiklah sayang ku kalau begitu mommy, rebahan di kasur dulu ya baru kalian Elis adiknya"ucap Sinan.
"ok mommy"mereka selalu kompak.
__ADS_1
ke inginnya selalu sederhana, hanya ingin merasakan pergerakan kedua adiknya yang masih di dalam perut saat ini, dan Sinan selalu tertawa geli ketika bayi nya bergerak aktif saat kedua kakak nya mengajak mereka bermain walaupun hanya dengan elusan tangan sungguh ikatan batin yang kuat, dan Kenan yang baru pulang dari kantor pun langsung menghampiri mereka dan memeluk mereka semua terakhir memberikan kecupan di perut Sinan.