TERJEBAK PERNIKAHAN SMA

TERJEBAK PERNIKAHAN SMA
LAMARAN PANJI


__ADS_3

...🌹🌹🌹🌹🌹...


Cesi dan Panji menikmati malam di taman belakang. Sedangkan yang lainnya malah bermain di ruang keluarga.


"Banyak bintang ya malam ini." ujar Cesi memecahkan kesunyian.


"Ah iya Ces, kamu lihat deh rasi bintang itu" tunjuk Panji.



"Itu namanya rasi bintang Virgo. kamu tau artinya?" Cesi menggeleng polos membuat Panji tersenyum.


"Rasi Virgo merupakan rasi bintang terbesar di langit. Di sebut juga rasi sang putri cantik. Menurut legenda yunani kuno, rasi Virgo adalah seorang putri dari Demeter sang dewi jagung dan Zeis sang raja dewa, karena itu rasi nya terlihat sangat cantik. iya kan?!" Cesi mengangguk menatap rasi itu lekat. dirinya seakan kagum atas ucapan Panji.


"Ces.. " Panji meraih tangan Cesi dengan lembut, membuat sang empu panas dingin. Mengalihkan pandangannya pada Panji, Cesi tertegun menatap mata coklat Panji yang menatapnya intens.


"Kali ini aku tidak mau main-main lagi, mengingat bulan depan aku akan keluar kota mengolah bisnis orang tua ku dan meninggalkan tempat ini, apakah kamu mau ikut dengan ku, menjadi istri ku. kita akan menikah?" pupil mata Cesi melebar. to the point Panji membuatnya kaget.


"Ah kak Panji becanda aja nih!" Cesi salah tingkah, melepaskan genggaman tangan Panji padanya, seketika ia lansung mengalihkan pandangan kearah lain.


"Aku ngak becanda Ces. Aku serius! lagian kita udah lulus juga. kamu suka nggak sama aku? Apakah kamu mau membina rumah tangga yang sederhana namun bahagia bersama ku?" Panji kembali menyakinkan Cesi. Melihat tatapan Panji yang sangat serius membuat Cesi bingung akan menjawab apa.


'Apakah aku siap menikah dengan kak Panji?! Meski aku tau dia suka aku, tapi aku masih ragu untuk menyatakan kata "Iya". Karena bagaimanapun aku belum mengenal nya terlalu lama. tetapi jujur saja aku juga menyukai nya!!' bingung Cesi dalam hatinya.


"Jujur saja, sejak pertemuan kita di rumah sakit itu, aku sudah mulai memiliki perasaan ini. tapi aku ngak mau pacaran Ces. aku mau langsung kita kejenjang pernikahan saja. kamu mau?!" tanya Panji sekali lagi membuat Cesi pun terharu.


'Baru kali ini aku mendengarkan lelaki yang begitu tulus padaku! aku merasakan kehadiran Papa dalam kalimat kak Panji!!' tulus Cesi.


"Ehh kamu kok nangis Ces? apa aku salah ngomong. maafin aku Cesi!" Panji panik. seketika menghapus jejak air mata di pipi Cesi. Cesi pun tersenyum disela-selah harunya. tanpa aba-aba dia memeluk Panji dengan dengan erat. Panji yang tidak siap pun sangat kaget.


"Ces kamu kenapa?!" tanyanya bingung.


"Aku mau kak!" ujarnya lembut. membuat Panji sangat merasa senang.


"Mau apa Ces??" tanya Panji sekali lagi untuk meyakinkan dirinya sendiri.

__ADS_1


"Menikah dengan kak Panji!!" Cesi malu-malu disela-sela pelukannya.


'Akhirnya aku ngak nyimpan rasa ke orang yang salah! aku bahagia Cesi terima lamaranku ini.' Kesenangan panjang dalam hatinya.


🏠Di rumah Cesi🏠


Fasya, Cysa dan Frans tengah duduk dengan suasana yang begitu mencengkam.


"Saya tidak akan mengembalikan surat ini pada kalian berdua!!" tajam Frans. Surat ditangan Frans adalah surat yang Ia temukan saat berkunjung ke rumah Cesi beberapa hari lalu. surat ini dibuat oleh Papa Cesi sebelum ia meninggal. surat yang akan mengungkap semua rahasia besar dalam keluarga Cesi. Cysa dan Fasya malah tertawa.


"Jangan sok menjadi orang dewasa kamu. kamu masih anak saya! jangan menghancurkan rencana ayah kandungmu ini!" jawab Fasya tidak kalah tajam.


"Meski anda Ayah kandung saya. tapi saya masih memiliki hati nurani. tidak seperti anda, yang tidak memiliki rasa manusiawi sedikitpun!" santai Frans.


"Apa kau bilang!!" teriak Fasya sedangkan Cysa mencoba untuk menahan amarah sang suami.


"Saya tau kalian sudah merencanakan ini dari awal kan?! kamu wanita j*lang yang sudah membunuh ibu ku serta kedua orang tua Cesi. kalian ingin merebut harta keluarga kami seperti apa lagi? apa tidak puas atas semua yang telah terjadi?" tunjuk Frans penuh amarah.


'Hhhhhhhhhhhhhhhhh...' Tawa Fasya dan Cysa menggelegar ke sudut rumah.


"Kalian mau bunuh dia gue juga ngak peduli!!"


bohong Frans. 'Gw khawatir banget, Cesi dimana ya?!!' paniknya dalam hati. Meski begitu ekspresi wajah Frans masih bisa ditebak. kepanikan terpancar dari wajah tampan nya itu.


Seperkian detik kemudian Cysa tertawa terbahak-bahak. "Saya tau kamu sangat suka dan sangat menyayangi Cesi! jangan membohongi hatimu sendiri! telpon Cesi sekarang!" titah Cysa penuh kemenangan.


Fasya pun menelpon Cesi. "Halo anak gadis Ayah" lembut Fasya membuat Frans jijik.


"Iya Yah, ada apa??!" Cesi yang tengah bersama Panji pun kaget mendapati suara telpon masuk.


"Kamu pulang sekarang ya sayang! Ayah sama Mama kamu mau kasih kejutan!" senyum devil Cysa mengarahkan sebuah chat pada Frans.


...💬Bunuh Cesi saat melewati persimpangan jalan. malam ini juga!!!💬...


"Gitu ya Yah, Cesi langsung pulang Yah!" memutuskan telpon secara sepihak. Cesi pun berpamitan pada semua orang. Awalnya Panji menawari calon istrinya ini untuk diantarkan pulang. Namun Cesi bersikukuh mengatakan tidak, karena dirinya sudah menghubungi supir rumah untuk dijemput. Tidak selang beberapa lama, mobil pun sudah menjemput Cesi.

__ADS_1


"Hati-hati sayang, sampai rumah nanti chat aku ya!" peluk Panji pada Cesi dihadapan semua. meski masih begitu kikuk, tetap saja Panji tidak.au menyia-nyiakan waktu bersama Cesi untuk bermesraan.


"Ceeelah gue jomblo nih mas, jangan mesra-mesraan depan gue. Nanti pas gue kepengen gimana??!" celetuk Kiki membuat semua orang tertawa.


"Peluk aja bantal guling!!" beo Angga mencibir Kiki. Sedangkan Cesi pun berlalu pergi dari basecamp.


🍃Disisi lain🍃


Frans sudah sangat khawatir, ternyata supir rumah Cesi juga merupakan anak buah Cysa. orang yang sama membunuh ibunya serta kedua orang tua Cesi.


"Kalian biadab! lepasin Cesi sekarang juga! dia ngak tau apa-apa. ini masalah antara kita!!" paniknya seketika.


"Okey, tapi dengan syarat kamu berikan surat bukti itu pada kami! kalian harus menikah agar kami tidak perlu mengurus kalian lagi!" titah Cysa. Frans mulai berfikir, pelacak GPS mobil Cesi sebentar lagi sampai dipersimpangan jalan.


'Aku memang ingin balas dendam. tapi tidak dengan mengorbankan kehidupan Cesi!! jujur saja aku sangat mencintai Cesi. bahkan itu ntah sejak kapan!! namun bukan berarti aku akan memanfaatkan keadaan seperti saat ini.' panik Frans penuh kekhwatiran. Melihat wajah tegang Frans, membuat Cysa mengambil kesempatan.


"Kami tidak akan bermain-main lagi! jika kamu setuju kami akan batalkan rencana ini. jika tidak, besok pagi kamu akan kepemakaman gadis yang kamu cintai itu!" santai Cysa menikmati teh dihadapan nya.


'Aku sudah mengetahui kelemahan mu Frans. jangan bermain-main dengan ku!!' licik cysa dalam hatinya.


"Bagaimana?!" tanya Fasya.


'Aku harus apa?!! nyawa Cesi saat ini taruhan nya!!' bingung Frans. "Baik lah saya setuju. dengan syarat 10% harta keluarga ini berikan pada Cesi!" tajam Frans.


"Oh tidak bisa, karena semua harta ini milik kami!" ujar cysa tersenyum devil.


"Tapi semua ini hak Cesi, bukan kalian!!" tunjuk Frans penuh emosi.


"Sebentar lagi Cesi mati, tentu harta ini akan jatuh pada kami yang merupakan orang tua angkatnya!!" tawa Cysa penuh kemenangan.


"Kau wanita yang tidak memiliki hati nurani!" tunjuk Frans.


"5 menit lagi persimpangan jalan, keputusan mu bagaimana??!" Fasya tak kalah menyudutkan Frans. Frans sangat berfikir keras. Bagaimana pun ia sekarang tengah memilih nyawa Cesi atau balas dendam nya.


"Baik lah, saya setuju, lepaskan Cesi sekarang juga. hentikan rencana kalian!" Frans akhirnya mengalah dan memberikan surat itu ketangan Fasya.

__ADS_1


BERSAMBUNG.....


__ADS_2