
"Begitukah?Kau pasti sangat kesepian,mari kita bermain"ada suara dari belakang prajurit yang terjatuh itu.
"Siapa kau?"Alex menarik pedang sihirnya dan mengambil posisi bertarung.
"Apa kau sudah melupakan ku,ALEEXX"kata sosok itu membuka penyamaranya dan melotot tajam ke Alex.
"Kau..."Alex terkejut melihatnya.
"Bukankah kau seharusnya sudah mati?"lanjut Alex.
"Jangan bicara begitu donk.Sepertinya kau mengharapkan aku mati,hiks,hiks"Farrel pura pura mengusap air mata yang tidak ada.
"Jadi,apa yang kau inginkan?Kenapa kau membunuh prajurit itu?"Tanya Alex.
"Bukankah sudah jelas,apa kau tidak ingat apa yang kukatakan pada kalian saat aku pergi?"Farrel membalas bertanya.
"Ohh,aku ingat sekarang"Alex pura pura mengingat lalu tertawa tiba tiba"HAHAHA,bukankah kau mengatakan akan membunuh kami,Farrel sang Pahlawan jatuh,HAHAHA"tawa Alex semakin keras.
Para prajurit yang mendengar Alex tertawa ikut tertawa,mereka akhirnya tau siapa orang didepan mereka,Farrel Syits,Pahlawan yang telah dibuang kerajaan mereka.
"Lalu,bagaimana kalau kita buktikan ucapanku.Kemari,maju dan serang aku" Farrel memberi isyarat dengan tangan kanannya.
__ADS_1
"Apa kau bahkan layak?Aku Alex Smith,pahlawan yang masuk dalam 10 terkuat harus merendahkan diri untuk melawan pahlawan jatuh"Setelah memelototi Farrel,Alex memerintahkan prajuritnya untuk menyerangnya"Kalian semua,bunuh orang ini.Aku akan memastikan Raja akan memberikan hadiah pada yang membunuhnya".
Para prajurit yang mendengarnya menjadi bersemangat,mereka mulai mengepung Farrel dari segala sisi.
"Maaf tuan Pahlawan jatuh,kami tidak akan berbelas kasian lho".
"Hehe,sepertinya kita beruntung tidak masuk kedalam".
"Kalian semua mundur saja,aku yang akan membunuhnya".
"Enak saja,hadiah Raja adalah milikku"diskusi para prajurit terdengar seolah membunuh Farrel adalah hal yang mudah.
"Tunggu dulu,kita sedang diawasi,bagaimana kalau kita mencari tempat sepi?Aku akan lebihnya nyaman membunuh kalian"Farrel lalu menutup mata.
Tiba tiba Farrel membuka mata,anehnya semuanya berwarna hitam,tidak ada warna lain disana.
*Kehampaan*
Lalu,sebuah lingkaran hitam keluar dari bawah tubuh Farrel,semakin besar dan makin membesar hingga 20 meter dari tubuh Farrel,lalu sebuah kubah terbentuk dan menutupi area.
"Dimana ini?Cepat keluarkan kami bangsat"kata prajurit yang bertemperamen panas lalu berlari ke arah Farrel sambil mengacungkan pedang.
__ADS_1
"Matii"
"Hehe,aku tidak akan menahan diri lagi"kata Farrel mengeluarkan pedangnya,menghindari serangan prajurit,dan menebas kepalanya dari samping,prajurit itu terjatuh dan mati.
Melihat salah satu prajurit mati,Alex merasakan firasat buruk"Kalian semua,serang dia bersamaan"perintah Alex pada para prajurit yang tersisa.
Para prajurit tersadar,dan merasakan amarah karena rekan mereka mati lagi,mereka maju secara bersamaan.
*Ting*
*Slash*
*Ting*
*Jleb*
Terdengar suara pedang berdentangan,Farrel menangkis serangan,lalu menebas lawan hingga mati,Farrel menghindari serangan,lalu menusuk lawan hingga mati sampai tidak ada yang tersisa.
"Dasar sialan,ternyata kau bisa menjadi kuat"Alex menggertakan giginya,lalu mengaktifkan kemampuan pedang sihirnya yang berelemen angin,tapi kejaian aneh terjadi,pedangnya tidak bereaksi sama sekali dan terlihat seperti pedang biasa.
"Upss,sepertinya ini efek skillku,didalamnya tidak ada yang akan bisa memakai sihir kecuali pengguna dan orang yang diizinkan pengguna"Farrel mengangat bahu dan menghela nafas lalu berkata"Haaaah,tidak menyenangkan melawan pengguna pedang sihir yqng tidak bisa menggunakan pedangnya.Baiklah,kau diizinkan memakai sihir".
__ADS_1
"Hehe,sungguh keputusan yang bodoh"Pedang alex diselimuti angin hitam,lalu dia berlari mendekat kearah Farrel dan menebasnya.