
"Tenang saja,aku orang terhormat"kata Farrel.
Mendengar itu,Jacob menghela nafas lega.Belum pernah dia menemukan potion cinta,dan sekarang dia dapat melihat sendiri kekuatanya.
"Aku akan mengintrogasi mereka lagi,kau panggil bahawanmu untuk mengkap mereka"kata Farrel.
"Baiklah"Jacob lalu pergi memanggil beberapa bawahannya.
Farrel kemudian mendekati 3 orang yang sedang terbaring lemah,saat mereka bertiga melihat Farrel,meraka bergidik ngeri,terutama seseorang yang tidak dicekoki potion cinta.
"Sudah mau mengatakannya sekarang?"tanya Farrel.
"Baik,baik kami akan mengatakannya,jangan beri kami potion itu lagi"kata seseorang ketakutan.
"Yang memerintahkan kami adalah Josiah Fairwell,dia yang memerintahkan kami"jawab salah seorang dari mereka.
"Aku tidak tau siapa dia,tapi kau bisa memberi tau mereka"kata Farrel yang menunjuk kebelakang,disana ada bahawan Jacob.
"Tangkap mereka"perintah Jacob.
Para bawahan Jacob meringkus 3 orang itu.
"Bagaimana?Apakah mereka memberitahukanmu?"tanya Jacob.
"Mereka bilang Josiah Fairwell"jawqb Farrel.
"Ternyata memang dia"gumam Jacob.
"Aku tidak akan ikut campur masalah keluarga Fairwells,jadi aku hanya bisa sampai sini membantumu"kata Farrel.
"Tidak apa,terima kasih atas bantuannya"balas Jacob,lalu mereka kembali ke tempat beristirahat.
Karena Farrel tidak akan tidur bersama Bella,dia memilih tidur dikereta,lagipula disana juga nyaman.
Keesokan paginya
"Hoeeem"Farrel menguap lalu keluar kereta dan meregangkan badan.
"Apakahh putri tidurku masih tertidur"gumamnya lalu mendekati tenda Bella dan Alicia.
"Apakah kalian masih tertidur?"teriak Farrel dari luar tenda lalu masuk kedalam.
"Eh.."Farrel terkejut.
"Ehhh....kyaaaa"Alicia yang sedang mengganti bajunya didalam tenda langsung berteriak.
"Berhentilah berteriak oke,aku cuma mau membangunkan Bella"lalu Farrel mendekati tenpat Bella tidur.
"Bangunlah putri tidur"kata Farrel mencubit hidung mungil Bella.
"Mhh,mhh"Bella menggunakan tangannya untuk menyingkirkan tangan Farrel tapi dia masih tertidur jadi Farrrl tidak melepaskan hidungnya dan mengoyang goyangkan ringan sampai Bella terbangun.
"Iya iya aku bangun,bisakah kau lepaskan tanganmu"gerutu Bella lalu mencium bibir Farrel "Selamat pagi".
__ADS_1
'Entah kenapa mungkin Bella sedang membiasakan diri memberikan ciuman selamat pagi'pikir Farrel"Selamat pagi juga"blas Farrel.
"Ap..apa yang kalian lakukan"teriak Alicia yang dari tadi melihatnya.
Para pengawal yang mendengar itu mendekati tenda Alicia.
"Nona,ada apa?"tanya pengawal dari luar hampir masuk.
"Jangan masuk"teriak Alicia membuat para pengawal tidak berani masuk.
"Kau sebaiknya pakai baju dulu"kata kata Farrel membuat Alicia sadar bahwa dia cuma memakai dalaman lalu dia segera memakai baju dengan wajah memerah.
"Nona,sarapan sudah siap"ada suara lagi dari luar,kali ini pelayan yang membawa makanan.
"Kau bisa masuk"kata Alicia lalu pelayan itu masuk membawa bersama yang lain membawa 2 porsi untuk Alicia dan Bella.
"Ah,tuan Farrel juga ada disini,kami akan membawakan milik anda juga"kata pelayan setelah mempersiapkan sarapn milik Alicia dan Bella pergi dengan cepat untuk mengambil porsi sarapan Farrel.
Tak berapa lama pelayan itu kembali membawa sarapan untuk Farrel.
"Silahkan tuan"pelayan itu menyajikan sarapan milik Farrel dan pergi.
"Ini terlihat enak"kata Farrel lalu menyantap makanannya.
Suasana saat makan agak canggung bagi Alicia,dia baru pertama kali dilihat saat ganti baju oleh lawan jenis,bahkan ayahnya dan kakaknya tidak pernah melakukannya.
"Alicia,berarti kita akan sampai ibukota hari inikan?"Bella yang menyadari kecanggungan Alicia memulai percakapan.
"Iya,seharusnya hari ini kita akan sampai,mungkin sore"jawab Alicia.
"Kalian bisa menginap dimansionku,selama kalian di ibukota kalian boleh menginap disana"Alicia menawarkan Farrel dan Bella menginap.
"Apa tidak mengganggu?"tanya Bella.
"Tidak apa apa asalkan...."Alicia menoleh ke arah Farrel "Kalau masuk ruangan tunggu sampai orang didalam mengizinkan masuk".
Bella yang tau kejadian sebelumnya menjewer telinga Farrel dengan keras"Kau dengar,lain kali hati hati".
"Iya iya aku dengar,aduh aduh cepat lepaskan sayang,aduh aduh,Alicia aku minta maaf,lain kali tak akan kuulangi,cepat minta Bella melepaskanku"Farrel memohon.
"Pfff,hahahahaha,kalian lucu sekali"Alicia tertawa melihat tingkah Farrel dan Bella.
Bella melepaskan telinga setelahnya,Farrel langsung mengelus elus telinganya agar sakitnya mereda.
Setelah itu,suasana sarapan tidak lagi canggung.
Setelah selesai sarapan,mereka bertiga keluar tenda"Nona,kereta sudah siap,silahkan naik"Jacob menyambutnya.
Lalu Alicia,Bella dan Farrel masuk kereta dan melanjutkan perjalanan.
"Farrel,semalam kau tidur dimana?"tanya Bella.
"Disana"Farrel menunjuk tempat yang sedang diduduki Bella saat ini.
__ADS_1
"Ah,kau tidur dikereta?".
"Yup"jawab Farrel.
Tidak ada hambatan yang berarti selama perjalanan,sehingga perjalanan mereka sangat lancar. Sepertinya sudah tidak ada lagi pembunuh bayaran yang dikirim seperti tadi malam,dan monster monster juga telah dihabisi oleh pengawal keluarga yang didepan.
Akhirnya mereka dapat melihat tembok dari Ibukota Kerajaan Wallis yang menjulang tinggi dari kejauhan.
"Whooaaa,tembok ibukota sangat besar,dan kuat"kata Bella meneluarkan kepalanya ke jendela.
"Fufu,kau pasti akan merasa kagum saat melihat bagian dalam dari ibukota"kata Alicia.
'Kenapa aku merasa logatmu sangat sombong'pikir Farrel melihat ke Alicia.
"Pak kusir,percepat kudanya,aku ingin membawa teman temanku melihat isi ibukota"perintah Alicia pada Kusir.
Kusir yang mendengar perintah langsung mempercepat laju kereta kudanya.
Setelah mendekati gerbang,mereka dihentikan penjaga gerbang.
"Tolong tunjukan kartu identitas anda!''pinta penjaga pada kusir dikereta kuda pengawal keluarga didepan.
Jacob keluar dari kereta"Apa masih butuh?".
Penjaga gerbang yang melihat Jacob merasa takut lalu mempersilahkan rombongan 3 kereta kudanya masuk.
Kereta kuda terus melaju sampai pada pusat kota,Alicia memerintahkan kusirnya berhenti"Berhenti,berhenti disini!".
Kusir langsung berhenti mendengar perintah Alicia,kereta kuda didepan juga berhenti melihat kereta kuda utama berhenti,Jacob turun menghampiri kereta kuda utama.
"Nona,kenapa berhenti disini?"tanya Jacob.
"Sekarang masih belum sore,aku ingin mengajak Bella dan Farrel jalan jalan dulu,katakan pada ayah aku akan sampai pada sore hari"jawab Alicia lalu menarik tangan Farrel dan Bella keluar.
"Disini,disini Bella,ada makanan enak disini".
"Disana juga ada".
"Kau penyihir bukan,disana ada toko penyihir yang lengkap".
"Farrel,kau swordman kan?Disana ada pandai besi,kau bisa membeli pedang disana".
Alicia menjelaskan semua yang dia tau dan berbelanja banyak barang.Karena Alicia memerintahkan pengawalnya peregi,hanya ada mereka bertiga.
Jacob tidak langsung pulang,dia mengikuti sebentar nona mudanya,dia terkejut,bahkan senyumanya sekarang lebih terlihat indah dari sebelumnya"Aku benar benar harus menceritakan ini pada tuan Besar"gumamnya lalu beranjak pergi.
"Kenapa aku merasa hanya kalian yang bersenang senang disini?"tanya Farrel kesal.
"Hehe,bukankah kau juga bersenang senang,kau juga bisa melatih otot ototmu dengan membawa belanjaan kami"jawab Alicia.
"Aku sih tidak masalah membawa punya Bella,tapi punyamu,apa aku punya kewajibanya"kata Farrel"Lagipula kenapa kau tidak membawa pengawalmu?"tanya Farrel.
Mendengar itu,Alicia dan Bella saling pandang dan cekikikan lalu pergi.
__ADS_1
Farrel mengerutkan kening"Hei,kalian merencanakan ini ya,Bella kenapa kau tega padaku?"Farrel kemudian mengikuti mereka.
Tak terasa hari sudah sore,Alicia mengajak Farrel dan Bella ke mansionnya.