TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS

TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS
Hadiah


__ADS_3

Saat Raja Antonio Augusta Wallis menaiki arena semua penonton diam memperhatikannya.


"Selamat datang Yang Mulia"pembawa acara menundukan kepala,Farrel juga menundukan kepala karena mengetahui pria yeng didepannya adalah Raja Kerajaan Wallis.


Raja Antonio itu melambaikan tangan"Anak muda,jangan begitu sungkan".


"Baiklah,aku umumkan pemenang tournament tahunan tahun ini adalah Farrel Syits"lalu dia menjentikan jari dan sekelompok orang naik ke atas arena dengan membawa sebuah telur besar dan sebuah gulungan izin khusus.


"Semoga kau bisa menemukan sesuatu yang bagus didalam dungeon sana"kata Sang Raja sambil menyerahkan gulungan izin khusus itu.


"Terima kasih Yang Mulia"Farrel menjawab dengan sopan lalu menerima gulungan tersebut.


Lalu Sang Raja mengambil hadiah kedua,sebuah telur berwana hitam yang berukuran besar.


"Meskipun kami tidak tahu telur apa ini,kuharap kau menerimanya"kata Sang Raja lalu menyerahkan telir itu pada Farrel.


Mata Farrel berbinar,meskipun orang lain tidak tahu telur apa ini,tapi Farrel tahu,dia sudah melihatnya menggunakan mata analysis.


[Status Dasar]


Nama : Black Dragon Emperor Reincarnation Shell


Durabillity : 1


~Bila seseorang memecahkan telur ini maka orang itu akan memasuki ujian dari Black Dragon Emperor,bila orang itu lulus maka dia akan mendapat kekuatan Black Dragon Emperor,bila orang itu tidak lulus,maka dia akan mati.


"Terika kasih Yang Mulia,hadiah ini sangat berharga"lalu Farrel menerima telur hitam itu.


"Apa kau tahu telur apa ini?"tanya Raja Antonio setelah menyerahkan telur itu pada Farrel.


Farrel menggelengkan kepala untuk berbohong"Aku tidak yakin,tapi aku meyakini bahwa Yang Mulia tidak akan memberikan hadiah yang buruk".


"Hahaha,kau memang pandai menyanjung"kata Raja Antonio sambil menepuk-nepuk pundak Farrel.

__ADS_1


"Baiklah,karena penyerahan hadiah telah selesai,aku umumkan tournament tahunan tahun ini telah selesai"lanjut Raja Antonio,lalu dia dan Farrel turun dari arena.


Karena tournamnet sudah selesai,semua penonton perlahan-lahan juga meninggalkan tempat mereka.


Farrel yang sudah turun arena tidak langsung menghampiri Roger dan rombongannya,dia menuju ruang perawatan untuk menjenguk Orchid.


"Hai,kau sudah sadar"sapa Farrel sambil bersandar dipintu saat melihat Orchid duduk di ranjangnya.


Orchid yang melihat Farrel mengerutkan kening"Kenapa kau disini?"tanya Orchid.


"Memangnya salah untuk menjenguk seseorang"jawab Farrel dengan santai.


"Memang normal untuk menjenguk seseorang,tapi kita ini adalah musuh"kata Orchid dengan dingin.


"Musuh saat diatas arena bukan berarti musuh juga diluar bukan"jawab Farrel lalu mendekat ke arah Orchid dan duduk diranjangnya.


"Mau apa kau?Jangan macam-macam atau aku akan berteriak"Orchid langsung menutupi tubuhnya.


'Apa ini?Apakah ini kekuatan aslinya?Hanya dengan satu kata dan aku tidak bisa melawannya,apakah kesucianku akan direnggut disini'pikir Orchid,lalu dia memejamkan mata'Maafkan aku ibu,maafkan aku adik'Orchid sudah pasrah saat Sebuah tangan menyentuhTangannya.


Saat Orchid membayangkan sesuatu yang buruk akan terjadi padanya,dia merasakan hangat diseluruh tubuh dan saat dia membuka matanya kembali,dia melihat semua luka-luka miliknya telah sembuh tanpa bekas.


Orchid membelalakan mata'Bagaimana ini bisa terjadi'pikirnya.


Farrel kemudian melepaskan tangannya"Lepas"lalu tubuh Orchid bisa digerakan kembali.


Orchid yang sadar bahwa dia bisa menggerakan kembali tubuhnya hendak bertanya pada Farrel"Bagaimana,bagaimana kau bisa melakukannya?".


"Tentu saja dengan skill penyembuhan"jawab Farrel.


Tidak mendengar jawaban yang dia inginkan,Orchid membuka mulut lagi"Bukan itu maksudku,bagaimana kau..." sebelum kalimatnya selesai,dia telah dipotong oleh Farrel.


"Menyembuhkanmu yang tidak mempunyai MP"potong Farrel.

__ADS_1


"Benar,dan bagaimana kau tahu bahwa aku tidak mempunyai MP?"tanya Orchid.


"Mudah bagiku untuk mengetahuinya,aku sudah ditunggu,kalau berjodoh kita pasti bertemu lagi,jaga kesehatanmu,bye"Farrel pergi dan melambaikan tanya.


"Hei,disini"Roger melambaikan tangan agar Farrel mengetahui lokasinya.


Farrel yang melihat Paman Roger melambaikan tangannya segera mendekat,lalu mereka naik ke kerata kuda untuk pulang.


"Kenapa lama sekali?"tanya Bella.


"Hehe,itu,aku menjenguk Orchid sebentar"jawab Farrel.


"Kenapa kau menjenguknya?"tanya Bella lagi.


"Tidak ada apa-apa,cuma merasa dia mirip seseorang yang kukenal"jawab Farrel.


"Kau juga"Bella dan Alicia mengatakannya bersama-sama.


"Kalian juga?"tanya Farrel.


"Ya,tapi aku tak ingat dimana"jawab Bella.


"Sudahlah,jangan bahas itu lagi,kita akan mengadakan pesta untuk menyambut kemenangan guru"Jessica merubah topik.


"Sepertinya pesta terlalu berlebihan,itu hanyalah sebuah kemenangan kecil"Farrel menggelengkan kepalanya.


Jessica menggelengkan kepala juga "Tidak,tidak,tidak,ayahku sudah setuju untuk mengadakan pesta meskipun itu hanya pesta kecil-kecilan,tidak ada yang bisa menghentikannya guru"kata Jessica.


"Baiklah"Farrel tersenyum kecut.


"Yea,pesta"teriak ketiga gadis itu bersama-sama.


Farrel hanya menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2