TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS

TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS
Pembalasan Dimulai (3)


__ADS_3

"Hehe,sungguh keputusan yang bodoh"Pedang alex diselimuti angin hitam,lalu dia berlari mendekat kearah Farrel dan menebasnya.


Farrel yang ingin menangkisnya tiba tiba mendapat penglihatan bahwa ia akan tertusuk pedang satunya lagi yang disembunyikan Alex"Sungguh licik"guman Farrel lalu melompat kebelakang.


*Slash*


Pedang Alex menebas udara kosong"Heeeh,kau menghindar,kukira setelah bicara sombong kau bisa melawanku"Alex mencoba memprovokasi.


Farrel yang menyadari bahwa Alex mencoba memprovokasinya hanya tersenyum dingin dan berkata "Sepertinga ini giliranku"Farrel juga mengaktifkan skill bawaan pedangnya,lalu pedangnya diselimuti api biru.


"Hooh,menarik,sepertinya kau juga seorang pengguna pedang sihir"kata Alex setelah melihat pedang Farrel diselimuti api.


"Kau salah,aku hanya pendekar pedang"jawab Farrel menggelengkan kepala.


"Setelah kau mati akan kuambil pedangmu"Alex tiba tiba berlari dan mengeluarkan pedang yang dia semunyikan di tangan yang kosong.


"Cobalah kalau begitu"Farrel membalasnya,dia juga berlari dan menahan dirinya agar tak langsung membunuh Alex,bagaimanapun dia sudah bisa membunuh Alex dengan sekali tebasan melihat dari perbedaan level.Tapi tujuan Farrel bukan membunuhnya,tapi membalas dendam.


*Ting*

__ADS_1


*Tang*


*Ting*


Bunyi pedang yang saling bertabrakan mengudara,setelah puas bermain,Farrel dengan cepat menebas lengan kanan Alex.


Alex yang tidak bisa merasakan tangan kananya melihat kearah tangannya yang sudah putus dan mengeluarkan banyak darah"Arggh,kenapa tanganku,arrggh"Alex memegangi lukanya dan membuang pedang satunya.


Melihat itu,Farrel menendang Alex hingga terjatuh dan mendekatinya"Apa,apa yang akan kau lakukan?"tanya Alex gugup melihat Farrel mendekat,kini dia melihat Farrel sebagai monster.


Farrel yang sudah sampai mengabaikan pertanyaan Alex, dia menginjak dada Alex dengan kaki kiri dan tangan kiri Alex dengan kaki kanan"Aku hanya ingin balas dendam" setelah jeda singkat Farrel berkata"Apakah kau ingat saat disekolah dulu?Aku melihat kelompokmu memojok dan sedang merokok,kau tidak senang lalu kau menyudutku sengan rokok ditanganmu,aku ingin membalas itu"lalu Farrel menusukan perlahan pedangnya yang masih terlapisi api biru ke tangan kiri Alex.


"Argghh,sakit,sakit sekali,arrggh"Alex hanya bisa menggeram kesakitan"Farrel,tolong maafkan aku,tolong hentikan ini,tolong,arrrghh"Alex hanya bisa memohon.


"Arrggh"terdengar ratapan menyakitkan Alex.


"Aku ingin kau menyampaikan pesanku pada yang lain,apakah kau bersedia?"mendengar itu Alex menganggukan kepalnya dengan cepat.


Lalu Farrel membeli belati dari shopnya,menggunakan mata pelumpuhnya untuk membuat Alex tak bisa bergerak kecuali mengedipkan mata.

__ADS_1


"Baiklah,akan kutulis pesannya langsung pada dahimu"Farrel mulai mengukir pesan di dahi milik Alex.


Alex yang merasakan kulit dan daging didahinya terkoyak hanya bisa menangis,bahkan dia tidak bisa menjerit karena terkena efek lumpuh dari mata pelumpuh Farrel.


"Nah,selesai"Setelah selesai mengukir pesanya,Farrel bertepuk tepuk tanganya seperti membersihkan tanganya dari debu,kemudian dia menyerap kembali skill kehampaanya kedalam dirinya dan dia pergi kehutan.


Melihat itu Alex menghela nafas dan berjanji akan membalas perbuatan Farrel terhadap dirinya,tak lama dia melihat sosok itu kembali lagi dengan 2 gelondong kayu ditanganya.


'Kenapa dia kembali lagi?'pikir Alex.


"Yo,apakah kau kira kita sudah selesai?"Farrel menghampirinya dan menjatuhkan 2 genlondong kayunya dan mulai mengikatnya menjadi satu.


'Apa yang dia lakukan?Jangan jangan...'Sebelum bereaksi, Farrel membawa Alex ketengah kayu itu dan menusukan pedang milik Alex ke bahu kanan,dan pedang satunya ke telapak kirinya yang sudah berlubang.


Alex terkejut dan kesakitan tapi tak dapat bereaksi,Farrel kemudian menggali lubang dan menancapkan kayunya pada lubang tersebut.


Setelah kayu berdiri,Farrel mengeluarkan belatinya lagi dan menusukanya ke jantung Alex.Alex yang tidak bisa bereaksi hanya bisa pasrah akan takdir kematianya dan menyesal telah membully orang didepanya pada masa lalu.


Saat itu,salah satu dari pahlawan yang dipanggil,salah satu dari sepuluh terkuat,sang Swordmage telah meninggal dunia.

__ADS_1


Setelah selesai,Farrel hendak pergi,lalu ia menatap kearah utara,2 sosok yang ditatapnya merasa ngeri ditempat lalu buru buru melarikan diri,Farrel bisa mengejarnya tapi terlalu malas untuk melakukanya karena dia tidak ada urusan dengan mereka,lagipula dia punya seseorang yang telah menunggunya.


Lalu dia mengalihkan pandanganya kearah gerbang dungeon dan tersenyum dingin sebelum pergi beranjak meninggalkan tempat itu ke tempat Bella berada.


__ADS_2