
"Orchid,Orchid berhenti disini"kata Rose yang berada di gendongan Orchid dengan lirih.
"Ada apa bu?"Orchid dan rombongan berhenti berlari.
"Kembalilah ke penginapan dan bantu Farrel"jawab Rose.
"Tapi bu,dia yang menyuruh kita berlari menjauh,kita tidak boleh kembali"balas Orchid.
Rose menggelengkan kepalanya"Tidak,kau dan Bella harus kembali untuk membantunya,aku bisa menunggu disini bersama Jasmine,kau tidak tahu seberapa kuat lelaki itu tapi aku tahu,aku khawatir Farrel tidak bisa melawannya jika dia hanya sendirian"balas Rose.
"Apa kau mengenal lelaki itu bu?Apa dia benar ayah kami?" tanya Orchid.
Rose terdiam saat mendengar pertanyaan anaknya,dia menundukan kepalanya.
"Aku akan memberitahumu nanti,sekarang kau lebih baik bantu Farrel menghadapinya"jawab Rose.
Orchid tidak bodoh,dia tahu bahwa ibunya sengaja menghindari pertanyaannya,itu berarti lelaki itu benar-benar ayahnya dan ibunya bilang bahwa dia sangat kuat sehingga Farrel kemungkinan tidak selamat,saat memikirkan itu Orchid langsung merasa khawatir.
"Bella,ayo kita bantu Farrel,Jasmine,kau jaga ibu disini" Orchid lalu beranjak pergi ke penginapan bersama Bella dan meninggalkan Ibu dan adiknya.
......................
"Kau...kau adalah Pahlawan Jatuh"kata Tommy dengan gugup.
"Pahlawan jatuh ya...aku memang pernah mendengarnya, kalau tidak salah dari David"Farrel mengelus dagu.
"Kupikir nama itu memang cocok untuk ku,Farrel Si Pahlawan Jatuh"kata Farrel sambil merentangkan tangannya.
"Tidak mungkin,kau tidak mungkin dia,dia telah mati" Tommy menggelengkan kepalanya karena tidak percaya.
"Kalau begitu anggap saja kau di bunuh oleh orang mati" Farrel mendekat pada Tommy.
"Jangan,jangan mendekat,menjauhlah dariku"Tommy berteriak histeris,dia ingin mengambil kembali pedangnya.
*Cursed Bite*
Sebuah Kepala anjing menggigit tangan Tommy dan memberinya kutukan pembusuk.
"Argggh".
"Aku akan mengirimmu pada dewa kematian,sampaikan salamku padanya,bilang juga padanya kalau aku ingin mengirimkan beberapa bajingan lagi"kata Farrel lalu memenggal leher Tommy hingga kepalanya menggelinding ke samping.
__ADS_1
Lalu pintu penginapan dibuka dan 2 orang wanita masuk.
"Farrel,apa kau tidak apa-apa?"Bella segera mendekati Farrel dan memeriksa keadaannya,dia menghela nafas setelah tidak menemukan apa-apa pada Farrel.
"Kalian kembali?"tanya Farrel.
"Ya,kami di suruh ibu untuk kembali dan membantumu bertarung,tapi ku lihat kau baik-baik saja"jawan Orchid sembari memandangi Farrel lalu menoleh pada tubuh tanpa kepala didepannya.
"Dimana bibi?"tanya Farrel lagi.
"Kami meninggalkannya saat menuju kesini"jawab Orchid.
"Panggil saja dia kembali kesini,pertarungan telah berakhir, kulihat lukanya cukup parah"kata Farrel.
"Baiklah"Orchid kembali menuju ibunya untuk membawanya kembali.
Saat 3 orang itu kembali,keadaan lobby masih berantakan karena hasil pertarungan tapi yang membedakan adalah tidak ada mayat sama sekali disana,bahkan setetes darahpun tidak ada karena Farrel telah menyerap semuanya.
"Farrel,dimana mayat lelaki tadi?"tanya Orchid.
"Aku sudah membuangnya,lebih baik sekarang kita obati ibumu dulu,bawa dia ke kamarnya"kata Farrel.
Orchid lalu membawa ibunya ke kamar dan Farrel mulai mengobatinya.
Tubuh Farrel diselimuti api,lalu merambat pada tubuh Rose.
"Ibu.."teriak Jasmine dan Orchid saat melihat ibunya diselimuti api tapi mereka di tahan oleh Bella.
"Tenang saja,ibu kalian akan sembuh setelah ini"kata Bella.
Jubah api milik Farrel bisa menyembuhkan orang lain dalam batas tertentu,mampu menyembuhkan semua luka tapi tidak sampai meregenerasi bagian tubuh yang hilang.
Tak lama,Farrel menarik kembali jubah phoenix miliknya dan tubuh Rose sudah benar-benar sembuh,tak terlihat seperti habis di cambuk lebih dari 50 kali.
Kemudian Rose mengerjapkan matanya dan membukanya.
"Ibu.."Orchid dan Jasmine langsung memeluk ibu mereka.
"Apa yang terjadi nak?Dimana ini?Bukankah ini kamar ibu?" tanya Rose sambil melihat sekeliling.
"Iya bu,di sini kamar ibu"jawab Orchid.
__ADS_1
"Apa?Lalu dimana pria itu?"tanya Rose kaget.
"Dia sudah mati bu,Farrel yang mengalahkannya"jawab Orchid.
"Sekarang sudah aman,sekarang ibu bisa ceritakan tentang pria tadi,kan?Apakah dia benar-benar ayah kami?Jika iya kenapa dia ingin menyakiti kita,keluarganya sendiri?"Orchid memberikan banyak pertanyaan pada Rose.
Rose terdiam sejenak,dia mengambil nafas panjang lalu menghembuskannya"Sebenarnya pria tadi memang ayah kalian,dia telah...."kemudian Rose menceritakan segalanya tentang masa lalu mereka,dari kejadian pada malam itu sampai dirinya dan anak-anaknya harus selalu berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran anak buah Tommy sampai pada akhirnya mereka menetap di kota ini.
Orchid dan Jasmine menangis mendengar cerita ibunya, mereka tidak mengira bahwa ibunya yang biasanya terlihat ceria ternyata mempunyai masa lalu yang menyedihkan.
Bahkan Bella juga juga menitikan air mata saat mendengar cerita Rose.
"Kenapa bu,kenapa ibu tidak menceritakan hal ini dari awal kepada kami?Setidaknya ibu tidak akan terbebani pikiran oleh hal ini"kata Orchid sambil masih menangis.
"Ibu bukannya tidak mau menceritakannya kepada kalian, ibu cuma tidak bisa menemukan waktu yang tepat untuk menceritaknnya,tidak disangka bahwa pria itu bisa dengan menemukan tempat ini,untunglah dia sudah di kalahkan" balas Rose,lalu Rose menoleh kepada Farrel.
"Farrel,terima kasih telah mengalahkan pria itu untuk kami, karena kalau tidak pasti kami sedang dalam bahaya besar sekarang" kata Rose sambil menundukan kepalanya,Orchid dan Jasmine juga ikut menundukan kepalanya.
"Tidak perlu berterima kasih bibi,aku senang bisa membantumu,sekarang cepat angkat kepalamu"kata Farrel.
"Tidak,tidak,aku tetap harus berterima kasih padamu dan sebagai hadiah kau bisa meminta apapun dariku,jika aku sanggup memenuhinya maka akan ku penuhi"balas Rose.
Mendengar ucapan Rose membuat Farrel tanpa sadar menelan ludahnya,dia menatap tubuh Rose dari atas ke bawah.
Menyadari Farrel menatap Rose dengan genit,Bella segera mencubit pinggang Farrel.
"adu du du duh"Farrel meringis kesakitan.
"Terima kasih atas tawarannya bibi Rose,tapi sepertinya kami tidak bisa menerima hadiah"kata Bella.
"Baiklah-baiklah,tapi aku tetap akan membalas kalian,kalian berdua bisa menjadi pelanggan tetap di penginapan ini tanpa membayar sepeserpun selamanya"balas Rose.
"Bagaimana bisa,kau pasti akan merugi jika melakukannya" balas Bella.
"Tidak,tidak,ini sebagai rasa terima kasihku,kuharap kau tidak menolaknya"kata Rose.
"Baiklah,kami akan merepotkan kalian untuk kedepannya"balas Bella.
"Permisi,kami dari pasukan penjaga kota"teriak seseorang dari luar penginapan.
"Sepertinya Penginapan Mawar kedatangan para penjaga kota lagi"kata Farrel sambil menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Aku akan mengurus mereka,bibi Rose beristirahat saja"lanjut nya,lalu Farrel menemui para penjaga.