
...[Tuan,kenapa anda tidak masuk dungeon dan membunuh semua musuh anda]...
"Reva,apa yang paling nikmat dari membalas dendam?"tanya Farrel mendengar suara Reva.
...[Melihat wajah menyesal dan putus asa mereka]...
"Betul,lalu kapan mereka menampakan wajah seperti itu?"
...[????]...
"Saat prosesnya,lalu apa yang akan terjadi jika aku langsung masuk dan membunuh mereka semua"setelah jeda singkat Farrel menjawab"Mereka tidak akan sempat menampakan wajah seperti itu,lagipula "Aku melihat 2 orang prajurit dengan Rank S, akan sulit bila menghadapi mereka semua""
...[Benar tuan,saya tidak memikirkannya sampai situ]...
"Tidak apa,lagipula'Aku Ingin Membalas Dendam, Membunuh Adalah Bonusnya'saat mereka merasakan teror akan kematian mereka akan berusaha menjadi kuat atau mencari perlindungan orang kuat,saat mereka merasa aman,aku akan datang dan membalas dendam,aku yakin wajah mereka akan cukup memuaskan"kemudian Farrel tersenyum dingin,lalu dia sampai ketempat Bella dan menampakan senyum cerah.
"Sudah selesai?"tanya Bella khawatir.
"Yup"jawab Farrel yang masih tersenyum.
Melihat senyum diwajah Farrel,Bella menunjukan ekspresi lega,dia tidak terbiasa dengan sikap Farrel sebelumnya.
Didalam dungeon
Sekelompok orang sedang bertarung melawan bos dungeon,seekor Tarantula raksasa.
__ADS_1
"Edward kau tarik argonya!!!".
"Amel,sembuhkan yang terluka paling parah dulu!!!".
"Yang lain,bunuh anak buahnya dan lindungi bagian belakang"semua tadi adalah suara Leo,Sang Pahlawan.
"Tuan Anthony,tuan Blake,mohon ikuti aku,kita akan memotong kakinya dulu".
"Baik"jawab kedua orang itu.
"Khaaak"suara Tarantula itu melihat 3 orang mendekat,lalu mengeluarkan benang yang lengket dan beracun lagi.
*Hero Shield*
Edward melindungi ketiga orang itu dan menarik argo Tarantula.
Tiga kaki dari Tarantula telah terpotong hingga dia terjatuh ke depan.
"Kuaark"Setelah Tarantula berteriak,kepompong kepompong benang diatas sarang mengarah ke Tarantula raksasa dan menembakan sebuah cahaya ke Tarantula tersebut.Setelah itu,Tarantula beregenerasi seperti sedia kala.
"Apa?Bagaimana mungkin?Mungkinkah yang diatas adalah alat penyembuhanya?"gumam Leo"Doni,kau hancurkan kepompong kepompong itu"kata Leo sambil menunjuk ke atas.
"Baiklah"jawab Doni.
"Bu Susy,kau ikut kami,setelah kami menghancurkan kakinya,anda bisa menghancurkan kepalanya dengan Valkriye Mode anda"kata Leo.
__ADS_1
"Oke"Bu Susy kemudian mengikuti Leo dan memprsiapkan penggunaan Valkriye Modenya.
"David,kau ikut juga,hancurkan kaki depan satunya".
Setelah kepompong kepompong diatas hancur dan 4 kaki depan Tarantula hancur,dia jatuh kedepan dan kepalanya lansung dihancurkan oleh kapak Bu Susy saat Valkriye Mode.
"Pyuuhh,akhirnya menang juga".
"Horeee,aku level up".
"Benarkah?Coba aku lihat punyaku".
Banyak orang senang karena sudah level up,yang paling lemah dari para Pahlawan adalah level 40,yang paling kuat tentu Leo,dia hampir level 100.
"Kita juga dapat banyak harta,semua ini bisa kita jadikan senjata untuk melawan Raja Iblis dan kita bisa pulang ke bumi"kata Leo.
Mendengar kata pulang,terdapat wajah sedih disalah satu orang disana.
"Baiklah,istirahat sebentar lalu kita akan keluar.Sudah cukup lama kita disini,kurasa yang diluar sudah lelah menunggu kita".
Setelah beristirahat sebentar,mereka semua berjalan menuju gerbang untuk keluar.Alangkah terkejutnya mereka saat merekasemua melihat pemandangan diluar,terdapat 20 mayat tergeletak dan 1 mayat berada di tiang salib,itu adalah Alex Smith.
"Alex,apa yang terjadi padamu?"teriak salah seorang disana keluar dari kerumunan dan berlari menuju tempat Alex berada,itu adalah David,Alex adalah salah satu anteknya yang paling setia.
"Siapa yang melakukan ini,SIAPAAAA?"teriak David frustasi.
__ADS_1