
Setelah sampai dikereta kuda,Farrel menurunkan Jessica ke tempat duduk,suasana canggung dipihak Jessica,sedangkan Farrel terlihat santai.
"Jangan lakukan itu lagi dan jangan memiliki pikiran untuk melakukan hal macam-macam"kata Jesaica dengan wajah merah.
"Tenang saja,lagipula aku tidak memiliki minat untuk macam-macam denganmu"jawab Farrel santai.
Wajah Jessica berubah jelek'Tidak memiliki minat,apakah tubuhku tidak menarik baginya'memikirkan itu membuat Jessica kesal.
"Hei,aku masih penasaran denganmu,sebenarnya kau dapat juara berapa?"Tanya Jessica lagi karena dia belum mendapatkan jawaban saat diruang rawat tadi.
Namun Farrel sama sekali tidak terlihat seperti ingin menjawab pertanyaan Jessica dan mengabaikannya.
Selama perjalanan pulang,Jessica terus menanyakan pada Farrel tentang juara berapa yang dia dapat.Farrel yang terus-terusan mendapat pertanyaan yang sama dari Jessica merasa pusing.
"Baiklah-baiklah,akan kujawab"kata Farrel sambil menutupi telingamuya.
"Berapa?"tanya Jessica.
"Satu"jawab Farrel singkat.
"Tidak mungkin"kata Jessica dengan muka jelek.
"Kalau tidak percaya ya sudah"kata Farrel sambil mengankat bahu lalu memejamkan mata sampai mereka tiba di mansion milik Roger.
Setelah itu,mereka berdua masuk mansion saat hidung mereka mencium bau masakan yang sangat harum.
"Ada apa dengan bau ini?Kenapa harum sekali"kata Farrel.
"Aku juga tidak tahu,ayo kita lihat kedapur"kata Jessica lalu berjalan menuju dapur.
__ADS_1
Setelah mereka masuk dapur,mereka melihat Bella,Alicia,Sarah,dan seorang koki sedang memasqk disana.
"Sayang,apa kau yang memasak semua ini?"tanya Farrel pada Bella.
"Mana mungkin,aku cuma bantu-bantu sedikit"jawab Bella
"Ayo kalian duduk dimeja dulu,makanan akan disajikan"kata Sarah.
"Tidak perlu repot-repot Bibi Sarah,aku akan membantu"kata Farrel.
"Tidak usah,kau pasti lelah setelah bertanding tadi"lalu Sarah mengisyaratkan pada Jessica untuk membawa Farrel pergi.
Jessica yang paham maksud ibunya langsung menarik lengan Farrel"Ayo pergi,ibu sangat keras kepala, bisa bisa kau berdebat dengannya sampai besok"kata Jessica sambil menyeret Farrel pergi.
"Kau anak nakal"Sarah tidak percaya anaknya mengejeknya seperti itu.
"Hahahaha"Alicia dan Bella tertawa.
"Halo Paman Roger,Kak Andrew"sapa Farrel saat melihat mereka berdua masuk ruang makan.
"Oh,halo nak Farrel,bagaimana pertandingan hari ini?"tanya Roger.
"Tidak ada yang menarik perhatian"jawab Farrel menggelengkan kepalnya"Semoga saat pertandingan utama nanti aku bisa bertemu musuh yang kuat"lanjut Farrel.
"Tuk"
"Betapa sombongnya"kata Bella mengetuk kepala Farrel.
"Hahaha,itulah semangat anak muda,bagus sekali"kata Roger lalu bertanya pada Jessica"Kalau pertandingan kamu bagaimana?".
__ADS_1
"Aku mendapat posisi 8"jawab Jessica dengan muka kesal.
"Hoo tidak biasa,walaupun tidak pernah mendapat posisi 1,tapi setidaknya kau selalu mendapat posisi 2,3,atau 4 kan" kata Andrew mengejek adiknya.
"Duk"
Kali ini Jessica memukul kepala Andrew.
"Diamlah,kalau tidak kurobek mulutmu"kata Jessica sambil memegangi kedua pipi Andrew.
"Sudahlah sudah,ayo kita makan"Roger menengahi pertengkaran anaknya.
Mereka semua mulai menyantap makan malam mereka.
Setelah makan Farrel dan Bella kembali ke kamar dan melakukan hubungan intim dengan intens.
Setelah satu jam,mereka sama-sama mencapai ******* dan keluar bersama-sama,namun ada yang berbeda kali ini,yaitu Bella tidak pingsan.
"Apa kau tidak puas hanya denganku?"tanya Bella melihat ketidakpuasan di wajah Farrel.
"Apa,apa maksudmu?"tanya Farrel tidak mengerti maksud Bella.
"Aku bertanya apakah kau tidak puas melakukan hubungan intim hanya dengan ku?"kali Bella memperjelas pertanyaanya.
"Aku..."Farrel tidak tahu apa yang harus dikatakan,disisi lain dia memang butuh lebih banyak wanita untuk memuaskan nafsunya,karena dia sudah berada dilevel 400 an,1 wanita saja mungkin tidak cukup,seperti tuan Raksha yang berada dilevel 400 an juga, kemungkinan dia mempunyai 2 sampai 3 istri,tapi disisi lain Farrel tidak mau menkhianati Bella.
"Apa kau mau membuat harem?"pertanyaan Bella membuat Farrel tambah pusing"Aku tidak akan marah jika kau melakukannya asalkan mereka juga mau".
"Sudahlah,jangan bahas itu,ayo tidur" Farrel memilih menghentikan percakapan malam ini karena tidak tahu apa yang harus dilakukan.
__ADS_1
Lalu Farrel dan Bella tidur berpelukan hingga pagi datang.