TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS

TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS
Buah Kuat


__ADS_3

Setelah masuk guild,Farrel dan Bella langsung menuju meja Sistina.


"Permisi nona cantik,sudah lama tidak bertemu,apakah ada quest yang bagus untukku?"tanya Farrel.


Sistina mengangkat kepalanya dan melihat Farrel.


"Kau Farrel,kemana saja kamu akhir-akhir ini?"tanya Sistina.


"Aku ada urusan di ibukota,memangnya ada apa?Kangen?" Farrel menggoda Sistina.


"Aduh,aduh"Farrel berteriak kesakitan karena dicubit Bella dari belakang.


"Hahaha,tidak ada apa-apa,cuma saja kau dulu dicari Nona Alicia"kata Sistina.


"Oh Alicia,kami bertemu dijalan"balas Farrel.


"Kau belum menjawab pertanyaanku,apakah ada quest bagus hari ini?"lanjut Farrel.


"Tunggu sebentar"lalu Sistina mencari-cari quest yang diinginkan Farrel.


"Ini"Sistina menyerahkan lembar quest"Ini adalah quest yang telah lama diabaikan karena dianggap sulit dan tidak sepadan dengan bayarannya"kata Sistina.


"Memangnya quest apa ini"lalu Farrel membacanya "Mencari buah dari tanaman kuat,1 buah akan di hargai 10 koin emas,bukankah ini quest yang bagus?Kenapa di abaikan?"kata Farrel.


"Ini memang quest bagus,tapi dianggap terlalu sulit karena tanaman kuat bereada di lantai 45"jawab Sistina.


Farrel mengerutkan kening"Lantai 45?Kenapa tidak ada yang mengambilnya?Bukankah menara dungeon pernah di tembus hingga lantai 49?Lagi pula buah kuat itu apa sehingga harganya sangat tinggi?".


"Sebenarnya buah kuat itu tidak memiliki nama,buah itu tidak sengaja ditemukan oleh seorang petualang saat raid besar karena bentuknya yang unik,dia memetik beberapa, saat diluar dungeon,ada seorang bangsawan yang melihatnya dan membelinya karena bentuknya unik, bangsawan itu membeli 10 buah dengan 1 koin emas".


"Saat dirumah,bangsawan itu memakan 1,saat malam hari, dia berhubungan badan dengan istrinya,tapi ada yang aneh karena durasi pertempurannya yang lama,biasanya dia akan selesai setelah 3-5 menit,tapi malam itu dia bisa sampai 30 menit,dia mencoba buah itu keesokan harinya dan hasilnya tetap sama,tapi saat dia kehabisan buah,dia kembali menjadi 3-5 menit,istrinya mendesaknya untuk mencari buah itu kembali,dia pun kemari dan memasang quest itu,awalnya dia memasang harga 100 perak/buah, tapi lama kelamaan harga yang dia pasang terus meningkat hingga 1 emas/buah,banyak orang tertarik dengan hal itu,tapi sampai sekarang orang-orang itu belum pulang,hal itu menyebabkan quest ini tidak pernah diambil meskipun bayarannya 10 emas/buah"Sistina menjelaskan dengan lirih dan wajahnya merah.


Farrel tidak terlalu fokus dengan penjelasan Sistina,dia hanya fokus pada pertempuran 3-5 menit,betapa memalukan bagi seorang pria.


Tiba-tiba pintu guild dibuka,terlihat seorang pria paruh baya masuk kedalam dan mendekati meja resepsionis.

__ADS_1


"Apakah sudah ada yang menerima questku?"tanya pria paruh baya itu.


"Mohon maaf tuan,belum ada yang mengambil quest anda" jawan resepsionis itu.


Wajah pria paruh baya itu menjadi murung"Apa yang harus kulakukan?Istriku terus mendesakku agar segera mendapatkannya"kata pria paruh baya itu.


"Apa?Kau serius mau mengambilnya?"teriak Sistina yang mengejutkan semua orang.


"Tentu saja,kau tidak perlu sampai berteriak begitukan"kata Farrel sambil menutupi telinganya.


Pria paruh baya yang mendengar teriakan Sistina itu mendekat.


"Ada apa nona?"tanya pria paruh baya itu.


"Tuan,orang ini akan mengambil quest anda"jawab Sistina.


"Benarkah?"pria paruh baya itu senang,dia tanpa sadar ingin memeluk Farrel.


Farrel yang merasakan bahaya segera mundur.


"Aku memang mengambil quest ini,tapi aku tidak berjanji menyelesaikannya"kata Farrel,lalu dia menepuk pundak pria paruh baya itu"Aku mempunyai saran sebagai sesama pria, sebaiknya anda mulai berolahraga dan menjaga kesehatan, jangan bergantung pada hal semacam ini"lanjut Farrel,lalu Farrel pergi di ikuti Bella keluar menuju menara dungeon.


"Kenapa kau mengambil quest ini?Apakah kau ingin mencoba buah itu?"tanya Bella saat mereka sedang berjalan menuju menara dungeon.


"Untuk apa aku memakan buah itu?Durasinya hanya 30 menit,aku saja bisa sampai 3 jam,aku mengambil quest ini sebagai alasan untuk kita naik ke lantai 50 nanti"jawab Farrel.


Lalu mereka masuk kedalam menara dungeon setelah menunjukan lembar quest pada penjaga gerbang menara.


Didalam guild,setelah Farrel dan Bella pergi,Sistina pergi menuju lantai 2.


"Nona,Farrel sudah kembali,dia sedang menjalankan quest di menara dungeon"kata Sistina pada ketua guild.


"Benarkah?Quest apa yang dia ambil?"tanya ketua guild sambil memegangi dagunya.


"Quest untuk mencari buah kuat di lantai 45"jawab Sistina.

__ADS_1


"Sepertinya lelaki bernama Farrel ini sangat menarik,dia masih Rank C tapi mau mengambil quest yang bahkan Rank A tidak mau mengambilnya"kata ketua guild.


"Kau ikut aku,kita akan mengikutinya ke dalam menara, sekarang bersiapsiaplah" kata ketua guild.


"Baik ketua"balas Sistina,meskipun dia adalah resepsionis guild,dia juga seorang mantan petualang ber Rank A.


Tak membutuhkan waktu lama,mereka berdua sudah bersiap-siap,Sistina menggunakan Light Armor dan Rapier Sword,dia adalah tipe kecepatan,sedangkan ketua guild juga menggunakan light armor dan ada sebuah pedang yang di balut perban menggantung di punggungnya,mereka berdua dengan cepat mulai menyusul Farrel dan Bella.


Di tempat Farrel dan Bella...


"Aktifkan hidden cloak,itu akan memudahkan kita naik ke atas,monster di lantai bawah tidak akan bisa mendeteksi kita"kata Farrel,lalu mereka berdua mengaktifkan hidden cloak dan keberadaan mereka mulai menghilang.


"Eh,kenapa mereka tiba-tiba menghilang?"Sistina terkejut karena Farrel dam Bella menghilang padahal dirinya dan ketua guild jelas-jelas masih melihat mereka tadi.


"Sepertinya itu karena jubah yang mereka gunakan,aku merasa jubah mereka setingkay item rare"kata ketua guild.


"Lalu apa yang harus kita lakukan ketua?"tanya Sistina.


"Kita naik ke lantai atas saja,aku yakin mereka akan melepaskan jubah mereka karena monster di lantai atas pasti dapat mendeteksi keberadaan mereka"jawab ketua guild,lalu mereka langsung menuju lantai atas,tapi perjalanan mereka tak semulus Farrel dan Bella yang menghilangkan keberadaan mereka,Sistina dan ketua guild harus menghadapi beberapa monster yang menghadang terlebih dahulu.


"Sekarang sudah lantai 31,seharuanya monster disini sudah bisa mendeteksi keberadaan kita,sebaiknya kita nonaktifkan skill hidden cloak"kata Farrel.


"Grrrrrr".


Terdengar suara monster yang menggeram,lalu seekor harimau bersayap keluar dari balik bayangan.


"Sepertinya kita sudah disambut"kata Farrel lalu mengeluarkan pedangnya.


"'Ketua,mereka sedang dalam bahaya"kata Sistina sambil mengeluarkan pedangnya,hendak menemui Farrel dan Bella.


Ketua guild segera menarik tangan Sistina"Kita amati dulu situasinya,aku yakin pemuda bernama Farrel ini bisa menghadapi harimau bersayap ini"kata ketua guild.


"Tapi ketua,hatimau bersayap adalah monstrt Rank B menengah, seoranng dari Rank C mana bisa menghadapinya"kata Sistina dengan cemas.


"Kalau kau menemui monster Rank S,apa yang akan kau lakukan?"tanya ketua guild.

__ADS_1


Sistina yang mendengar pertanyaan itu terdiam,dia paham maksud ketua"Aku akan melawannya sekuat tenaga,saat ada kesempatan,aku akan melarikan diri"jawabnya,lalu menoleh ke arah Farrel.


__ADS_2