
"Graaaaa".
Seekor monster raksasa mengaum keras setelah menyerang 2 orang lawannya hingga terlempar jauh ke dinding.
"Ghuaak".
Salah satu orang yang terlempar itu memuntahkan seteguk darah.
"Guru,apa kau tidak apa-apa?"tanya orang yang satu lagi ''Maaf guru,seharusnya anda tidak usah melindungiku jika tidak anda pasti tidak akan terluka separah ini"lanjutnya.
Orang yang dipanggil guru itu menjentikan jari nya ke dahi muridnya itu"Ngomong apa kau?Tugas seorang guru adalah untuk menjaga muridnya,lagipula luka ini juga tidak apa-apanya.Lebih baik kita fokus untuk mengalahkan monster didepan saja"katanya lalu berdiri tegak kembali.
''Graaaa''.
Monster raksasa itu kembali mengaum dan berlari mendekati guru dan murid itu.Namun,sebelum monster itu sampai,ia berhenti karena pintu ruangan boss dungeon itu di jebol dari luar.
__ADS_1
''Duaaaarrr''.
Akibat ledakan itu,debu-debu berhamburan kemana-mana dan pecahan pintunya berterbangan kesana kemari dan beberapa menancap di dinding ruangan boss.
Lalu terlihat sosok pria berdiri dibalik asap debu itu.
"Hei kalian berdua,sepertinya aku sudah menemukan ruangan bossnya"kata pria itu,lalu dua orang wanita berlari mendekat ke arahnya.Kemudian mereka bertiga memandang seisi ruangan boss dungeon yang penuh dengan mayat para petualang tanpa kepala,lalu pandangan mereka jatuh ke kedua orang yang masih hidup dan seekor monster berwujud raksasa.
"Syukurlah kita masih sempat kemari"kata seorang wanita yang membawa tongkat yang tidak lain adalah Bella.
"Kita beruntung,tapi apa-apaan dengan monster mengerikan itu"balas wanita lain yang terlihat seperti petarung yang tidak lain Orchid.
"Aku akan mengalihkan monsternya,kalian selamatkan 2 orang disana"kata sang pria,yang tidak lain Farrel,dia lalu melemparkan sebuah pedangnya untuk membuat agro monsternya menuju kepadanya.
Monster itu bisa menghindar dengan mudah karena Farrel memang melemparkan pedang itu hanya untuk memancing agro monsternya.
__ADS_1
Merasa ditantang,monster itu mengubah targetnya ke arah Farrel,dia berlari dengan cepat menuju Farrel.
Farrel yang tujuannya telah berhasil,berlari menuju sisi lain ruangan agar Bella dan Orchid dapat menyelatkan 2 orang itu.
"Apakah kaki besar itu hanya pajangan,kejar aku lebih cepat dasar monster bodoh"teriak Farrel sambil terus berlari.
"Graaa".
Merasakan bahwa manusia didepan menghinanya, monster itu berlari dengan lebih cepat lalu saat melihat bahwa Farrel tiba-tiba berhenti,monster raksasa itu mengayunkan pedangnya menuju Farrel.
...****************...
"Orchid,ayo kita periksa kondisi 2 orang disana"kata Bella lalu berlari di ikuti Orchid menuju 2 orang yang berdiri disana.
"Hey kalian berdua,apa kalian berdua tidak apa-apa?"tanya Bella.
__ADS_1
2 orang yang di tanya Bella itu menengok arah Bella dan terlihat bahwa mereka bukanlah manusia,mereka adalah elf.
"Telinga runcing,bangsa elf..."gumam Orchid.