TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS

TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS
Mengunjungi Nenek Alchemist dan Kakek Blacksmith


__ADS_3

Setelah makan siang,Farrel,Bella,Jessica,dan Alicia pergi dengan kereta kuda menuju tempat Alchemist yang dikenal Roger.


"Farrel,apa yang akan kau lakukan ditempat Alchemist dan Blacksmith?"tanya Bella.


"Aku cuma mau lihat-lihat saja,aku juga mau memperbaiki pedangku di blacksmith"jawab Farrel.


"Oh begitu ya"kata Bella.


Setelah sampai di tempat Alchemist,mereka berempat turun.


"Wah,tempat ini lumayan besar"kata Bella.


"Tentu saja,ini adalah Guild Alchemist"kata Jessica.


"Guild Alchemist?"Farrel mengerutkan kening"Apakah kenalan Paman Roger berasal dari sini?"tanya Farrel.


"Guru,dia adalah Guild Master dari guild alchemist"jawab Jessica.


"Ternyata seorang guild master"kata Farrel menggelengkan kepala.


"Baiklah,ayo masuk dan temui dia,guru"Jessica memimpin jalan menuju guild alchemist.


Berbeda dengan guild petualang yang terlihat seperti bar dengan papan misi,guild alchemist malah terlihat seperti sekolahan.


Saat didalam,mereka dihentikan oleh suara orang yang memanggil mereka "Hei,siapa kalian?Kenapa kalian ada disini?"tanya mereka.


"Apakah kami tidak boleh kesini"jawab Jessica dengan dingin setelah menoleh kepada mereka.


Orang-orang yang menghentikan kelompok Farrel berdiri diam setelah melihat wajah Jessica"Oh,ternyata nona Jessica dan nona Alicia,saya kira siapa?Kalau boleh tahu apa keperluan anda berdua ada disini?"tanya mereka dengan nada sopan.


"Kami mau bertemu guild master,apakah dia ada?"tanya Jessica dengan dingin.


"Beliau..beliau ada,tetapi sekarang sedang bertemu dengan seorang tamu,anda semua boleh menunggu beliau diruang tunggu,nanti saya akan memberitahu beliau bahwa anda semua datang kesini"jawab orang-orang itu dengan gugup.


"Baiklah,kami akan menunggunya"kata Jessica"Ayo guru,saya akan pimpin jalan menuju ruang tunggu"kata Jessica dengan tersenyum manis pada Farrel.


"Baik,ayo pergi"kata Farrel dan pergi ke ruang tunggu.


Setelah menunggu beberapa saat di ruang tunggu,akhirnya guild master datang,dia adalah seorang wanita tua, mungkin beruasia sekitar 60 tahunan.


"Jessica,tumben sekali kau mencariku"kata wanita tua itu setelah memasuki ruangan.


"Hmpp,kalau bukan karena guruku,aku tidak akan masuk ke tempat ini"kata Jessica memalingkan wajah.


"Nenek Susan,mohon maafkan kakak saya ini"Alicia menghampiri Susan.


"Hehe,tidak apa-apa,Alicia masih tetap saja baik hati"kata Susan sambil mengelus rambut Alicia.


"Ngomong-ngomong,tadi nenek bertemu siapa?"tanya Alicia.


"Dia guild master dari guild petualang,dia meminta kita menyediakan banyak HP potion dan MP potion karena akan melakukan raid ke kota Nix bersama tentara kerajaan beberapa hari setelah tournament tahunan selesai"jawab Nenek Susan.


"Oh,tentang Red Boar lagi ya?"kata Alicia.


"Betul"kata Susan"Ngomong-ngomong,ada apa kalian berdua kemari,apalagi membawa teman?""tanya Susan.


"Kami cuma mengantar guru"jawab Jessica.


"Kau punya guru lagi?"Susan mengerutkan kening lalu mengalihkan pandangannya ke seorang pemuda di samping Jessica,pemuda itu adalah Farrel.


Susan menghampirinya dan menjulurkan tangannya,Farrel menjabat uluran tangan Susan sebagai bentuk penghormatan?"Jadi kau adalah guru baru Jessica,mohon jaga dia dengan baik"kata Susan.


""Tidak masalah,Jessica juga mudah untuk diberi bimbingan"jawab Farrel sambil tersenyum.


"Ngomong-ngomong nyonya,bolehkah aku meminta 1 permintaan?"tanya Farrel.


"Hehe,kau adalah teman Alicia dan guru baru Jessica,kalau kau meminta bantuanku,aku akan berusaha semampuku melakukannya"jawab Susan.


"Baguslah kalau begitu,kudengar kau adalah alchemist yang hebat,bolehkah kau menunjukan demonstrasi padaku?"tanya Farrel.


"Hehe,cuma begitu"jawab Susan"Kalau cuma itu saja aku bisa melakukannya,ayo masuk ruang kerjaku"lanjutnya lalu pergi ke ruang kerjanya.


"Kalian boleh melihatnya dari sana"kata Susan menunjuk ke sofa.


Rombongan Farrel kemudian duduk disofa.

__ADS_1


"Lihatlah ini anak muda,kuharap kau puas"kata Susan lalu memulai pembuatan potion.


...[Tuan,anda sedang melihat pembuatan item tingkat rare,jika anda membuat item rare seharusnya akan memberikan 100 exp point kepada anda,tetapi karena anda cuma melihat pembuatannya,anda hanya akan menerima 50 exp point]...


'Banyak juga exp yang kudapat'pikir Farrel.


"Anak muda,apa kau puas melihatnya?"tanya Susan.


"Apakah anda bisa mengulanginya lagi?Aku agak melamun tadi"kata Farrel sambil menggaruk kepala.


"Kau melamun?"Susan menggelengkan kepalanya"Aku bbisa melakukannya sekali lagi,tapi kali ini kau harus fokus" kata Susan dan mempraktekannya lagi.


"Apa kau sudah puas sekarang?"tanya Susan lagi.


"Haha,sudah sudah,terima kasih telah menunjukannya padaku nenek Susan,aku akan membalasmu suatu hari nanti"kata Farrel.


"Tidak perlu,kau cuma harus merawat kedua cucuku ini"kata Susan sambil mengelus kepala Jessica dan Alicia.


"Lepaskan aku,lagipula siapa yang cucumu"kata Jessica lalu mundur beberapa langkah.


"Kak,kau jangan kasar dengan Nenek Susan"kata Alicia.


"Hmp,cuma kau yang menganggapnya nenek"kata Jessica memalingkan muka.


"Jessica,jangan seperti itu dengan Nenek Susan"Farrel memperingati Jessica.


"Guru,aku hanya.."kalimat Jessica terpotong oleh Farrel.


"Sekarang minta maaflah padanya,kalau tidak,kau bisa melupakan memanggilku guru"ancam Farrel.


Jessica cemberut,lalu berbalik ke arah Susan"Maaf nenek"


kata Jessica lirih.


"Hehe,tidak apa-apa,kemarilah,sini peluk nenek"Susan menghampiri Jessica dan memeluknya.


"Sudah cukup,kami akan mengunjungi Blacksmith setelah ini,kamu harus melepaskanku sekarang"kata Jessica lalu mendorong Susan.


Susan melepaskan Jessica"Kalian juga akan mengunjunginya?"tanya Susan.


"Betul,kami cuma menemaninya kesana"timpal Alicia.


"Baiklah,aku akan mengantar kalian sampai gerbang"kata Susan lalu mengantar rombongan Farrel sampai gerbang.


Setelah rombongan Farrel menjauh dan hilang dari pandangan mata,Susan tersenyum "Anak muda bernama Farrel ini menarik"gumamnya,lalu dia berbalik menuju gedung guild alchemist.


Didalam kereta kuda menuju tempat Blacksmith...


"Sebenarnya apa hubungan kalian dengan Nenek Susan?"tanya Farrel pada Jesssica dan Alicia.


"Dia adalah sahabat nenek kami,dia tidak bisa mempunyai keturunan karena kemandulan,jadi dia mengangkat kami menjadi cucunya"jawab Alicia.


"Oh,sepeti itu,aku merasa kasihan padanya"kata Farrel.


Setelah beberapa saat,akhirnya mereka tiba di tempat yang dituju,tempat itu berada di pinggiran kota.


"Kita sampai guru,ayo turun disini"kata Jessica lalu membuka pintu untuk turun terlebih dahulu.


Lalu Farrel,Bella,dan Alicia ikut turun.


"Kenapa aku merasa panas sekali disini?"tanya Bella sambil mengipas-ngipas lehernya.


"Disini adalah tempat Blacksmith bekerja,tentu saja akan panas disini"jawab Farrel lalu mencubit pelan pipi Bella "Kalau kau tak mau masuk,kau bisa tinggal disini"lanjutnya.


"Aduh,aduh,iya aku tahu,aku akan tetap masuk"kata Bella memegangi pipinya.


"Baiklah guru,ayo temui dia"kata Jessica lalu berjalan didepan memimpim jalan.


Saat didalam,Farrel melihat banyak blacksmith menempa senjata.


...[Melihat pembuatan item tingkat normal....]...


...[Melihat pembuatan item tingkat normal....]...


...[Melihat pembuatan item tingkat normal....]...

__ADS_1


...[Melihat pembuatan item tingkat spesial]...


Selama perjalanan,kepala Farrel penuh dengan notifikasi oleh Reva.


"Kalian cari siapa?"tanya seorang tetua disana.


"Apakah Blacksmith Gunter ada?"tanya Jessica pada tetua itu.


"Master ada,ada keperluan apa kalian mencari dia?"tanya tetua itu lagi.


Jessica langsung menunjukan surat dari ayahnya.


Tetua yang melihat surat itu tertegun"Mari ikuti aku"katanya memimpin jalan,kelompok Farrel lalu mengikutinya ke sebuah ruangan.


Tetua itu mermbuka pintu"Master,ada seseorang yang ingin menemui anda"tetua itu berkata dengan sopan,lalu dia memberikan surat dari Jessica pada Gunter.


"Kau boleh pergi"kata Gunter melambaikan tangan,lalu tetua itu pergi"Hahaha,kukira siapa yang datang,ternyata anak dari Roger"kata Gunter memandang Jeessica dan Alicia.


"Halo kakek Gunter"sapa Alicia dengan hangat.


Alicia memang tidak suka berteman,tapi kali ini berbeda,dia sudah menganggap Nenek Susan dan Kakek Gunter sebagai keluarganya,karena mereka adalah sahabat neneknya.


"Oh,halo Alicia"Gunter membalas sapaannya.


"Apa yang kalian lakukan disini?"tanya Gunter.


"Kami mengantar guru"jawab Jessica menunjuk ke Farrel.


"Guru?"Gunter menoleh ke Farrel lalu kembali ke Jessica"Bukankah kau tidak pernah mau berguru dengan lawan jenis"kata Gunter.


"Itu bukan urusanmu kakek tua"jawab Jessica dengan dingin.


"Terserah dirimu sajalah"kata Gunter,lalu dia menoleh ke arah Farrel"Jadi,kau ada perlu apa denganku?"tanya Gunter.


"Aku dengar Blacksmith Gunter itu sangat hebat...".


"Langsung ke intinya saja" Gunter memotong ucapan Farrel.


"Haha,baiklah,aku disini mau memperbaiki pedangku,apa kau sanggup?"tanya Farrel.


"Anak muda,jangan meremehkan diriku"kata Gunter dingin.


"Maafkan aku tentang tadi,jadi,ini adalah barang yang ingin aku kau perbaiki"kata Farrel menyerahkan sebuah benda yang dibungkus kepada Gunter.


Gunter membuka bungkusan itu,dia tertegun sejenak"Anak muda,darimana kau mendapat pedang ini?"tanya Gunter.


"Aku mendapat dari dungeon,apakah ada masalah dengan itu?"tanya Farrel.


"Tidak,tidak ada masalah sama sekali"jawab Gunter.


"Jadi,apa kau bisa memperbaikinya?"tanya Farrel.


"Aku bisa".


"Apakah lama?"tanya Farrel.


"Pedangmu hampir hancur,jadi mungkin akan memakan waktu cukup lama,mungkin seminggu"jawab Gunter.


"Jadi tidak bisa kupakai untuk tournament ya"kata Farrel.


"Sayang sekali tidak bisa"kata Gunter.


Farrel menggelengkan kepala"Jadi berapa biayanya?"tanya Farrel.


"Bahannya cukup sulit dicari,jadi aku akan memberi harga segini"jawab Gunter mengacungkan 5 jarinya.


"Ambilah"Farrel melemparkan sekantong uang.


Gunter menangkap kantong yang dilempar Farrel "Haha,kurasa kau cukup kaya anak muda".


"Kalau begitu kami akan pergi dulu"kata Farrel pergi dari sana diikuti ketiga wanita.


...[Selamat tuan,anda sudah mendapat gelar Penempa Senior]...


Pemberitahuan Reva membuat Farrel tersenyum sendiri.

__ADS_1


__ADS_2