TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS

TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS
Lantai 50


__ADS_3

"Lemah"kata Farrel,lalu dia dengan cepat menghampiri harimau bersayap itu dan menebasnya menjadi 2.


"Bagaimana dia bisa.."Sistina yang melihat dari kejauhan nampak kaget.


"Sudah kubilang dia bisa mengatasinya,kurasa dia menyembunyikan kekuatannya yang sebenarnya"kata ketua guild nampal menyunggingkan senyum.


"Bagaimana mungkin?Kekuatan Farrel dan Bella sudah di cek menggunakan alat di guild,mereka adalah Rank C"kata Sistina.


Ketua guild menggelengkan kepalanya"Aku juga tidak tahu,ini hanya firasat"katanya,lalu kembali mengamati Farrel dan Bella yang saat ini sedang di kepung harimau bersayap.


"Heeh,sepertinya teman-temannya datang untuk membalas dendam"kata Farrel lalu mengaktifkan pedang api birunya,Bella juga mulai merapalkan mantra.


Tak butuh waktu lama,sebagaian besar harimau bersayap telah mati dan sisanya melarikan diri,mereka menyesal telah menyerang Farrel dan Bella yang membuat populasi mereka berkurang banyak.


"Ayo lanjutkan perjalanan"kemudian Farrel dan Bella kembali naik ke atas,saat ada monster yang menyerang,mereka akan menghabisinya,jika monsternya tidak menyerang,mereka akan melewatinya.


"Kurasa pedang miliknya adalah tingkat epik"kata ketua guild setelah melihat luka milik para harimau bersayap yang telah mati,bekas luka tebasan pedang Farrel menyebabkan efek terbakar yang hebat,meskipun harimau bersayap yang tidak mati bisa kabur,mereka akan mati dalam beberapa hari.


"Aku tidak tahu kenapa dia menyembunyikan kekuatannya, tapi aku mempunyai firasat bahwa sesuatu yang besar akan terjadi"kata ketua guild lagi.


"Ayo ikuti mereka lagi"ketua guild berdiri dan mulai berjalan.


Saat mereka menyusuri lantai demi lantai,mereka diperlihatkan pemandangan yang mengejutkan,banyak mayat monster bergelimpangan,ada juga monster yang berlari-lari ketakutan seperti habis melihat kematian.


Akhirnya Sistina dan ketua guild dapat menyusul Farrel dan Bella sampai lantai 45.


"Huh,kalau saja para petualang di guild mengetahui bahwa jalan menuju tempat buah kuat sudah dibersihkan,mereka pasti akan berbondong-bondong kesini,mungkin bangsawan yang memesan quest ini juga akan datang sendiri"Sistina menghela napas,dia sudah tidak akan kaget


jika Farrel dan Bella bisa menyelesaikan quest ini,mereka mungkin akan kaya mendadak.


"Farrel,kita sudah disini,berapa banyak buah yang ingin kau ambil?"tanya Bella.


"Aku tidak pernah memiliki rencana menyelesaikan ques itu, apalagi memetik buahnya"jawab Farrel,lalu dia mengangkat tangannya.


*Fireball*


Farrel menembakan puluhan bola api ke arah pepohonan buah kuat.


"Duar,duar,duar.....duar,duar,duar".


Ledakan demi ledakan menghancurkan dan membakar pepohonan buah kuat itu.


"Apa?"teriak Sistina dengan kaget,lalu mulutnya tiba-tiba di tutup oleh ketua guild.


Farrel menoleh ke belakang karena mendengar suara teriakan,lalu dia mengabaikannya dan kembali menembakan bola api.

__ADS_1


"Apa yang kau pikirkan dengan berteriak sekeras itu?"bisik ketua guild.


"Tapi ketua,buah kuat itu berharga sangat mahal,aku tidak tahu kenapa dia malah menghancurkannya"jawab Sistina.


"Aku juga tidak tahu,tapi lebih baik kau diam dulu dan mengamatinya"kata ketua guild.


"Atau...."ketua guild terdiam sesaat"Sejak awal tujuannya memang bukan kesini"kata ketua guild,lalu dia menoleh ke arah Farrel dan Bella yang sudah beranjak pergi lagi ke lantai selanjutnya.


"Apa yang mereka lakukan?Apakah mereka naik ke lantai selanjutnya lagi?"tanya Sistina.


"Ayo ikuti mereka lagi"mereka berdua masih tetap mengikuti Farrel dan Bella.


Lantai 46...


Lewat.


Lantai 47...


Lewat.


Lantai 48...


Lewat.


"Sekarang kita sudah berada di lantai 49,aku yakin mereka akan kembali,tak kusangka Farrel akan menyembunyikan kekuatan sebesar ini,bahkan guild butuh raid besar untuk mencapai lantai ini"kata Sistina.


"Aku juga berpikir begitu,lebih baik kita kembali sekarang" kata ketua guild.


"Sreeeeeet".


"Hah,suara apa itu?"tanya Sistina dengan kaget,kemudian dia memegang Rapiernya.


Ketua guild yang mendengar suara itu membulatkan matanya,lalu dia berlari menyusuri jalan ke lantai 50,


lantai boss yang tak tertembus,Sistina juga mengikutinya dari belakang.


"Apa yang dipikirkan pria bodoh itu?"umpat ketua guild.


"Tunggu"teriak ketua guild ketika melihat Farrel dan Bella hendak masuk ke lantai 50.


Farrel yang tak tahu siapa wanita montok yang memanggilnya tadi segera menodongkan senjatanya"Siapa kau?"tanya Farrel.


"Farrel,tunggu"terdengar suara dari belakang wanita montok.


"Sistina,apa yang kau lakukan disini?"tanya Bella saat melihat Sistina mendekat.

__ADS_1


"Farrel tunggu,turunkan senjatamu,dia adalah ketua guild cabang kota Harran,Yvonne Balad"kata Sistina.


Mendengar itu,Farrel kemudian menyarungkan kembali pedangnya.


"Ketua guild?Wanita montok ini"kata Farrel lalu memangdangi Yvonne dari atas ke bawah,dia kemudian terfokus pada dada Yvonne.


'Apakah kepalaku akan tenggelam jika kubenamkan disana' Farrel menelan ludah dengan susah payah.


"Untuk apa kau memandangiku",lalu dia menoleh ke arah gerbang lantai 50 yang terbuka.


"Lebih penting lagi apa yang kalian lakukan disini?"tanya Yvonne.


"Apakah anda tidak tahu,tentu saja ingin masuk ke lantai 50, memang ada yang lain"jawab Farrel.


"Apa kau tahu isi dari lantai 50,disana ada monster yang sangat kuat,bahkan raid besarpun tidak sanggup menembusnya"kata Yvonne.


"Raid besar?Aku pernah mendengar itu,memang kalau dihitung dari jumlah itu adalah sepasukan raid besar,tapi kalau dihitung dari kekuatan itu tidak lebih kuat dari raid normal"kata Farrel sambil menggelengkan kepala.


"Aku tahu kau kuat,tapi jangan anggap remeh monater didalam sana"Yvonne masih berusaha menghalangi Farrel.


"Bagaimana kau tahu aku kuat?Aku belum memberitahu siapapun bahwa aku bisa bermain dengan 3 wanita"kata George.


"Apa kau pikir kami bodoh?Kami melihat banyak mayat monster di lu....."kalimat Yvonne terhenti ketika mendengar ucapan Farrel tadi.


"A..ap..apa yang kau katakan"wajah Yvonne memerah karena baru sadar akan kalimat Farrel.


"Tidak,lupakanlah"balas Farrel,dia merasa udara dingin menjalari punggungnya karena tatapan Bella.


"Kalau kalian sudah tahu aku sangat kuat,bagaimana kalau kalian ikut kami masuk kedalam"kata Farrel,lalu dia dan Bella segera masuk.


"Jangan masuk kalian berdua"teriak Yvonne.


"Ketua,apa yang kita akan lakukan?"tanya Sistina.


Yvonne menggertakan gigi"Kita ikut masuk,setidaknya kita harus menyeret mereka keluar"kata Yvonne lalu masuk di ikuti Sistina.


"Kenapa kalian berdua malah masuk,cepat keluar dari sini,tempat ini terlalu berbahaya"kata Yvonne sambil menghampiri Farrel dan Bella.


"Kalian sendiri juga masuk,kenapa kami tidak boleh?"tanya Farrel.


"Kami disini untuk menyeretmu keluar"Yvonne kemudian memegang kerah Farrel.


"Sepertinya sudah terlambat"kata Farrel saat melihat gerbang lantai 50 sudah tertutup rapat.


"Siapa yang berani masuk ke wilayahku?"terdengar suara yang mengerikan dari balik bayangan.

__ADS_1


__ADS_2