TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS

TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS
Gelas Yang Beracun


__ADS_3

'Apakah Alicia mencintai seseorang yang sudah beristri'pikir keempat anggota keluarga Alicia,suasana diantara keempat orang ini menjadi canggung.


"Ehm,jadi nak Farrel,saya dengar dari Jacob bahwa anda menyelamatkan Alicia dari bandit beberapa hari lalu"Roger berbasa basi untuk menghilangkan kecanggungan.


"Itu bukan apa-apa,mereka hanya bandit lemah"kata Farrel melambaikan tangan.


"Betul,bahkan mereka mengancam dengan nama Red Boar,apa bagusnya nama itu?"Alicia menimpali.


Keempat orang itu kaget,pasalnya nama Red Boar tengah menjadi topik hangat diibukota"Apakah mereka bilang bahwa diri mereka dari kelompok bandit Red Boar?"Roger menanyakan untuk menyakinkan apa yang didengarnya.


"Betul ayah,apakah kau tau apa itu?"tanya Alicia.


Roger menggelengkan kepalanya"Kau selalu bepergian dari ibukota sehingga tidak tau informasi bahwa kelompok itu sekarang menduduki kota paling utara dikerajaan ini,kota Nix,sekarang berita itu menjadi topik hangat diibukota"kata Roger.


"Apa?Apakah kerajaan tidak mengirimkan bantuan?"tanya Alicia.


"Bukannya tidak mengirim bantuan,tapi keadaan geografis kota Nix menguntungkan pihak bertahan dan merugikan pihak penyerang,bahkan usaha sebelumnya membawa kekalahan besar dari pihak kita"Roger menjelaskan situasi.


"Begitu rupanya".


"Kita tinggalkan topik ini,Farrel,kudengar kau akan mengikuti tournament tahunan ,benar?"tanya Roger.


"Betul tuan Fairwell,apakah ada masalah?"tanya Farrel.


"Ah,kau adalah teman Alicia,panggil aku paman Roger saja ,mengerti?Dan untuk tournamentnya,apakah kau tau hadiahnya apa?"tanya Roger.


"Alicia memberitahuku bahwa hadiah tahun ini adalah sebuah telur,apakah itu benar paman Roger?"tanya Farrel.


"Informasi itu memang benar,tapi karena pihak kerajaan tidak tau telur apa itu menjadikan peserta tahun ini banyak berkurang sehingga mereka menambahkan hadiah sebuah izin khusus memasuki dungeon yang baru ditemukan dan belum disentuh yang berada dibarat kota ini,setelah informasi itu menyebar jumlah pesertanya meningkat 2 kali lipat dari tahun lalu".


"Apakah sebuah izin khusus seperti itu sangat luar biasa?"tanya Farrel.


"Tentu saja luar biasa,kau memiliki hak untuk memasuki dungeon baru untuk pertama kali,bahkan jika kau menemukan harta karun,itu semua akan jadi milikmu"jawab Roger.


"Kalau begitu kenapa kerajaan menghadiahkan itu?Bukankah itu kerugian besar"tanya Farrel.


"Memang betul kelihatanya akan menjadi kerugian besar,tapi kenyataanya rakyat kecil bisa menjadi lebih makmur karena banyak orang yang berkunjung kesini menyaksikan tournament tahunan ini"jawab Roger.


Mendengar itu,Farrel menaruh hormat pada Raja Kerajaan Fairwell lalu setelah membandingkannya pada Raja Kerajaan Owen,Farrel menjadi lebih hormat pada Raja disini"Raja disini benar benar bijaksana,melepas keuntungan pribadi untuk kemakmuran rakyatnya"puji Farrel dengan nada hormat.


"Hahaha,dia adalah sahabatku,dia memang seperti itu sejak kecil"setelah mengatakan itu Roger hendak menenggak anggurnya.


"Tolong berhenti paman Roger!!!!"teriak Farrel.


Mendengar itu Roger meletakan minumanya kembali"Ada apa Farrel?"tanya Roger.


"Iya,kenapa kau menyuruh ayahku berhenti?"kali ini Andrew,kakak Alicia yang bertanya.


"Ada apa denganmu sayang?"tanya Bella.


"Gelas anda beracun,setelah meminum anggur itu anda akan segera tewas"Farrel mengatakan dengan nada dingin.


"Bagaimana kau bisa tau itu?"Roger mengerutkan kening.


"Percayalah padaku paman Roger,aku punya skill untuk mendeteksi racun"sebenarnya mata analysis dan mata fortune Farrel telah aktif sejak dia masuk kekediaman Fairwell's sehingga dia bisa mendeteksi keberadaan racun pada gelas Roger.


"Percayalah padanya ayah"Alicia membantu Farrel menyakinkan ayahnya.


"Baiklah,aku akan percaya padamu"kata Roger


"Apa kau tau siapa yang ingin meracuni suamiku?" Sarah tiba tiba bertanya.


Farrel menggelengkan kepalanya"Saat ini aku belum mengetahuinya,tapi segera,kita akan tau"Farrel berkata mantap.


Setelah itu Farrel meminta Roger menutup pintu gerbang dan tidak ada yang boleh keluar masuk dan menyuruh semua pelayan yang ada di kediaman ini berkumpul.


Setelah semua pelayan berkumpul,mereka dibariskan lalu Farrel dan Roger maju kedepan.


"Kalian semua pasti tau bahwa keluarga Fairwell memiliki masalah internal"kata Farrel membuat semua pelayan mengangguk"Dan kali ini seseorang mencoba meracuni paman Roger"lanjutnya membuat semua pelayan kaget.


"Benarkah ada yang ingin meracuni tuan Fairwell?".


"Aku tidak tau,tapi mungkin saja karena beliau ada disini".


"Ya tuhan,tega sekali pengkhianat ini".


"Tenanglah,kali ini kita akan menangkapnya jadi mohon kerja samanya"kali ini Roger yang bersuara,Farrel telah memberitahunya agar berakting sesuai yang direncanakan.


"Jacob"Roger memanggil Jacob untuk masuk dan membawa puluhan gelas ,lalu Farrel menuangakan sedikit anggur dari botol milik Roger ke gelas demi gelas.


"Aku telah membagi anggur dalam botol yang hendak diminum paman Roger dalam setiap gelas.Masing-masing dari kalian akan mengambilnya satu dan meminumnya secara bersamaan"kalimat Farrel membuat semua pelayan kembali kaget,Rogerpun ikut kaget,anggota keluarganya dan Bella yang berdiri disana juga kaget,Jacob juga kaget,beberapa pengawal disana juga kaget.


'Apakah dia mencoba membunuh semua pelayan disini'pikir semua orang.

__ADS_1


"Apakah kau ingin membunuh kami?"ada seorang pelayan berteriak marah.


Mendengar ada yang memulai protes,semua pelayan ikut protes.


"Benar,apakah kau ingin membunuh kami".


"Apakah ini introgasi?Ini adalah pembunuhan"para pelayan sahut menyahut memprotes.


"Farrel,bukankah ini terlalu berlebihan?"bisik Roger.


"Serahkan semua padaku"kata Farrel,setelah itu terdengar suara pintu dibuka dan seseeorang berbadan gemuk masuk.


"Kakak,aku dengar ada yang ingin meracunimu"orang itu berkata tergesa gesa setelah masuk.


Wajah Roger menjadi gelap"Bukankah aku memerintahkan tidak boleh ada yang keluar ataupun masuk?Josiah,bagaimana kau bisa masuk?"tanyanya dingin.


"Kakak!Aku mengkhawatirkanmu"kata orang itu berpura pura khawatir.


Roger tidak percaya sedikitpun perkataan Josiah,setelah mendengar laporan dari Jacob bahwa adiknya mengirim sekelompok pembunuh bayaran untuk membunuh putrinya,dia ingin sekali mencekiknya sampai mati,tapi dia tidak mempunyai bukti.Bukti satu-satunya adalah 3 orang yang ditangkap Farrel dan Kacob telah ditemukan tewas tergorok lehernya beberapa saat setelah dimasukan dipenjara,mungkin ini ulah Josiah untuk membungkam mereka.


"Tidak perlu mengkhawatirkanku"nada Roger semakin dingin.


Farrel memulai lagi aksinya"Baiklah,orang yang tidak minum akan dianggap pelakunya".


Para pelayan menggertakan gigi.Mereka bukan pelakunya tetapi jika tidak meminum anggur,mereka akan dianggap pelakunya.


Suasana begitu hening dan penuh ketegangan.


Karena situasi ini tak ada yang menyadari Josiah melakukan kontak mata dengan anteknya dan orang itu segera paham.


"Apa yang kami dapat jika meminum anggur ini?"tanya salah seorang pelayan.


"Apa yang kau inginkan?"Farrel balas bertanya.


"Kepalamu"jawab pelayan itu"Setidaknya jika aku mati,aku akan membawamu yang menyebabkan kematianku"lanjutnya.


"Taraaaaa"teriak seseorang yang tak lain adalah Jacob"Bukankah kau terlalu berlebihan?"Bagaimana Jacob bisa membuat Farrel mati semetara Farrel adalah teman nona mudanya dan tamu dari tuan besarnya.


"Kenapa?Dia menyuruh kami bunuh diri dengan menenggak anggur beracun ini,kenapa aku tidak boleh membalasnya"pelayan lain mengangguk mendengarnya.


"Kau..."Jacob ingin menyerangnya,tapi Farrel menghentikanya.


"Tidak apa tuan Jacob,biarkan saja"kata Farrel pada Jacob,lalu dia menoleh ke para pelayan"Silahkan".


"Sudah,sekarang penuhi janjimu"kata Tara menatap ke arah Farrel tapi dia merasa aneh saat melihat senyum dingin Farrel.


"Tangkap dia!"perintah itu keluar dari mulut Farrel.Semua orang yang mendengarnya terkejut dan tidak bereaksi menjadikan suasana menjadi hening.


'Apakah dia akan melanggar janjinya?'pikir semua orang.


'Ini membuatku muak semua pria sama saja, selalu melanggar janjinya'pikir Jessica,wajahnya menjadi dengin,dia hampir sama dengan Alicia yang tidak menyukai pertemanan,tapi dia masih berteman dengan para wanita,semua gurunya juga harus wanita.


"Paman Roger"kata Farrel pelan.


Roger segera sadar dan mengingat kesepakatannya bahwa dia harus menuruti kata Farrel untuk menangkap pelakunya "Pengawal,tangkap dia!".


Para pengawal bingung,tapi mereka tak bisa membantah tuan mereka dan langsung menangkap Tara dan membuatnya berlutut.


"Apa-apaan ini?Kau pengecut!Tuan Roger,kenapa kau mengikuti perintahnya?"Tara berteriak teriak.


Farrel maju menghampirinya"Siapa yang menyuruhmu meracuni paman Roger?"Farrel bertanya lagi.


"Aku tidak meracuninya.Apa kau gila menuduhku seperti itu?Lagipula apa buktinya?"tanya Tara.


"Tidak ada"jawab Farrel santai yang membuat semua orang terkejut sekali lagi.


"Bagaimana kau bisa menuduhku tanpa bukti"Tara meraung melepaskan diri.


"Aku memang tidak punya bukti,tapi aku tahu bahwa orang akan memohon untuk hidupnya"Farrel lalu mengambil pedang milik pengawal yang menahan Tara dan mengangkat pedang itu"Sekarang katakan semuanya,dalam posisi ini tidak ada yang bisa menghentikanku untuk membunuhmu bahkan orang yang menyuruhmu,kecuali jika kau mengatakan semuanya,kau akan kulepaskan".


"Kau pikir bisa mengancamku.Aku tidak melakukan apapun"Tara masih menyangkal mengira Farrel hanya menggertak dan tak berani membunuhnya.


""Masih keras kepala?"Farrel kemudian mengayunkan pedangnya menuju leher Tara untuk menebasnya.Tara yang menyadari bahwa Farrel tak bermain-main segera berteriak"Berhentiiii!!Berhenti,aku akan mengatakannya,aku akan mengatakan semuanya"Farrel menghentikan pedangnya saat bilah pedang berjarak 1 cm dari leher Tara.


"Orang yang menyruhku adalah dia"kata Tara menoleh ke Josiah.


"Omong kosong apa yang kau katakan tara,kau memfitnahku,aku akan membunuhmu"Josiah hendak membunuh Tara untuk membungkamnya tapi dia ditendang mundur oleh Farrel.


"Diamlah babi tua"kata Farrel menarik kembali kakinya dan menoleh ke Tara"Katakan".


"Aku...dia menyuruhku meracuni tuan Roger dan menjanjikan harta yang melimpah untukku bila dia menjadi kepala keluarga nantinya,aku tergiur lalu melaksanakan perintahnya"Tara menjelaskan semuanya.


"Jadi begitu,babi ini dalangnya"Farrel memegang dagunya dan mengangguk anggukan kepala.

__ADS_1


"Siapa yang kau panggil babi?Kau tidak punya bukti untuk menuduhku"Josiah berusaha membela diri.


"Oh,begitukah?Apa aku butuh bukti untuk menangkap Tara?Seperti yang kubilang,seseorang akan memohon hidup saat kematian akan menghampirinya,bagaimana kalau kita bertaruh?"Tantqng Farrel.


"Tentu saja,bila aku tidak bersalah,kau harus mati"ancam Josiah.


"Ok"lalu Farrel berjalan kembali ke meja makan,mengambil 2 gelas dan botol anggur milik Roger yang sebenarnya, semua orang dibuat kaget lagi,mereka tertipu mengira bahwa anggur yang diberikan pada para pelayan adalah milik Roger.


"Ini babi tua minumlah,aku juga akan meminum satu"Farrel menuangkan anggur ke dua gelas dan menyerahkan 1satu pada Josiah"Mari minum bersama".


Josiah mengambilnya dan menegaknya bersama Farrel.


"Bagaimana?Bukankah aku sudah meminumnya?Kau kalah taruhan nak".


Muka Farrel menjadi dingin,melihat itu Josiah semakin senang,tapi kalimat yang didengarnya kemudian membuatnya berwajah pucat seketika.


"Bukankah itu gelas miliku tadi"orang yang bicara adalah Roger,kalimat itu juga dipersiapkan Farrel meski Roger tak tau alasan Farrel menyuruhnya mengatakan itu,tapi dia tetap mengatakannya.


"Apa?"teriak Josiah lalu membalikan gelas dan terlihat nama 'Roger Fairwell' yang berarti gelas itu milik kakaknya.


"Tolong,tolong,panggil tabib segera,aku keracunan,cepat panggil tabib"teriaknya seperti orang gila membuat semua orang mempunyai ekspresi aneh.


"Kenapa kau tahu bahwa kau meminum racun?"tanya Farrel.


"Tentu saja aku tahu bodoh!Akulah yang mempersiapkanya untuk kaka..."Josiah segera menghentikan kaliimatnya menyadari dia salah mengucapkan kata,dia melihat ke arah Farrel dan melihat senyuman dingin diwajahnya"Kau menjebakku,kau bajingan,kubunuh kau"teriak Josiah.


"Tangkap dia!"kali ini Roger yang mengatakannya.Mendengar itu para pengawal langsung meringkus Josiah.


"Bawa dia ke penjara dan jaga ketat,aku akan mengurusnya nanti"lalu para Pengawal menyeret Josiah pergi.


"Kak,aku salah,tolong maafkan aku"teriak Josiah yang dibawa pergi.


"Tuan,aku sudah mengatakan semuanya,bisakah kau melepaskanku?"kali ini Tara yang berkata pada Farrel.


"Aku"Farrel menunjuk dirinya sendiri"Aku lelaki bermartabat dan memegang janjiku,jadi kau kulepaskan"Farrel melambaikan tangan.


'Memegang janji?Kau baru saja menginkari janji'pikir semua orang tidak mengeri jalan pikir Farrel.


"Terima kasih tuan,terima kas.."sebelum kalimatnya selesai dia dipotong oleh Farrel.


"Tapi aku tidak tahu apakah Jacob akan melepaskanmu"kata Farrel membiarkan Jacob lewat untuk menghajar Tara.


"Tuan Jacob,tolong maaf..."sekali lagi kalimatnya belum selesai saat sebuah tinju mengenai wajahnya.


"Bawa dia keruanganku,aku akan mengurusnya"kemudian 2 pengawal menyeret Tara keruangan Jacob.


"Maafkan saya tuan,saya pasti akan menghukum diri saya sendiri atas kelalaian saya"kata Jacob menampar dirinya sendiri untuk meminta pengampunan pada Roger.


"Cukup,sudah cukup baik kau mau memperbaiki diri,lain kali semoga tidak ada kejadian seperti ini"Roger melambaikan tangan.


"Terima kasih tuan,saya pasti akan memperbaiki diri".


Setelah masalah selesai Bella segera menghampiri Farrel dan menanyakan keadaannya"Bagaimana keadaanmu?Apakah ada yang sakit?"tanyanya cemas.


"Betul,segera panggil tabib"perintah Roger.


Saat seseorang hendak memanggil tabib,Farrel melambaikan tangan"Tidak perlu memanggil tabib,memangnya siapa yang sakit?".


"Jangan mengatakan omong kosong,kau baru meminum racun,jadi kau yang sakit"Bella berkata cemas.


"Kapan aku meminun racun?"tanya Farrel membuat mulut semua orang melongo.


"Bukankah kau tadi meminum anggur milik Ayah yang beracun?"Alicia bertanya.


"Kapan aku bilang anggurnya beracun?"sekali lagi,pertanyaan Farrel membuat rahang semua orang jatuh sejatuh jatuhnya,setelah dipikir lagi memang Farrel tak pernah mengatakan anggur milik Roger beracun,itu hanya asumsi mereka semua.


"Jadi,apakah sebenarnya tidak ada racun sama sekali?"tanya Roger.


"Racun sih ada,itu ada pada gelas anda tadi,aku sudah mengamankannya"jawab Farrel cuek,kali ini semua orang sudah siap secara mental untuk jawabannya dan mereka sudah bernapas lega


"Terima kasih bantuannya hari ini Farrel"kata Roger sedikit membungkuk.


"Tak perlu dipikirkan paman Roger,itu hanya bantuan kecil" Farrel melambaikan tangan.


"Tidak,itu bukan bantuan kecil.Kalau kau tidak ada disini aku pasti akan mati mengenaskan"Roger menggelengkan kepala.


"Benar Farrel,kalau kau tidak ada disini ayahku pasti sudah mati"kali ini Jesicca mengatakannya dengan semangat,dia telah melihat sisi keren Farrel dan membuatnya jatuh cinta untuk pertama kali.


Kali ini ada 3 orang yang memandang Farrel dengan tatapan cinta,Bella,Alicia,dan Jesicca.


"Hoaam,sudah malam,saya permisi Paman Roger"Farrel langsung menyeret Bella menuju kamar.


Bella yang tahu apa yang akan dilakukan Farrel nanti membuat wajahnya memerah sepanjang jalan.

__ADS_1


__ADS_2