TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS

TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS
Hanya Boneka


__ADS_3

David terduduk karena baru saja menabrak dinding,dia kemudian menatap ke arah Farrel.


"Bagaimana kau bisa lepas dari 'peti mati kegelapan abadi' ?"tanya David.


Mendengar pertanyaan itu,Farrel menatap tajam ke arah David,dia kemudian tersenyum meremehkan""Kau terlalu melebih-lebihkan peti mati bodoh itu,apa kau pikir mainan seperti itu bisa menahanku?Kau terlalu meremehkanku" jawab Farrel,bahkan ujian kaisar naga hitam saja berhasil dia lalui,lalu apa artinya peti mati bodoh itu.


"Tidak mungkin,dalam grimore disebutkan bahwa 5 iblis element saja tidak akan bisa keluar" David menyangkal jawaban Farrel.


"Mungkin grimore itu palsu"jawab Farrel.


Membaca Grimore adalah salah satu cara untuk mendapatkan skill,tapi dikarenakan harga grimore yang sangat amat teramat mahal,maka sangat jarang orang mempunyai grimore.


David menggertakan gigi,dia kemudian berdiri dan memegang pedang ditanganya.


"Mungkin grimore itu palsu,tapi kenapa?Kami bertiga memiliki Rank A dengan level di atas 130,kalian hanya berdua dan masih belum mencapai Rank B"teriak David "Javier,Steve,ayo kita serang bersama sama"lanjutnya.


"Baik bos"Jawab Javier dan Steve bersama-sama,Javier memegang pedangnya,dan Steve memegang tongkatnya.


"Kau mundur dulu Bella"kata Farrel sambil mendorong Bella.


"Serang"teriak David.


Lalu David dan Javier segera maju,Steve mengangkat tongkatnya.


*Ice Spear*


Sebuah lingkaran sihir terbentuk didepan tongkat Steve,tapi tak berapa lama lingkaran sihir itu lenyap.


"Apa?"Steve jelas kaget karena sihirnya gagal,dia adalah penyihir terbaik ke-3 dari kelompok pahlawan'walaupun


Ice Spear adalah sihir tingkat 2,seharusnya aku bisa melakukannyakan'.


David dan Javier yang tidak mengetahui masalah Steve terus saja maju ke depan.


"Matilah Farrel"raung Javier,dia lalu melompat.


*Teknik Pedang Selatan : Earth Explosion*


Farrel mengangkat pedangnya untuk menangkis serangan Javier.


"Trang".


*Teknik Pedang Utara : Slash Of Silence*


Ada sebuah pedang yang tiba-tiba menebas ke arah perut Farrel,Farrel yang masih menangkis serangan Javier tidak bisa menangkis serangan diam-diam itu.


"Awas Farrel"teriak Bella dari belakang.


"Trang".


Tebasannya mengenai Black Armor yang dikenakan Farrel.


"Apa kau pikir aku tidak akan menggunakan armor?"lalu Farrel menambah kekuatan pada pedangnya dan mendorong Javier,lalu menendang perut David.


"Buk".


"Buk".


Mereka berdua sama-sama terpental dan menubruk dinding lagi.


"Steve,kenapa kau tidak ikut menyerang?"teriak David.


"Bos,sihirku dari tadi gagal,bahkan Fireball pun gagal"jawab Steve.

__ADS_1


"Apa?Bagaimana bisa?"David jelas kaget,steve adalah penyihir Rank A,bagaimana dia gagal mengunakan Fireball.


"Ups,aku melupakan sesuatu"kata Farrel sambil menutup mulutnya"Sepertinya aku pernah mengatakan hal ini pada Alex,dalam kubah ini,kecuali penggunanya dan orang yang di ijinkan,tidak ada sihir yang bisa digunakan"kata Farrel berpura-pura lupa.


"Tuk".


Farrel menjentikan jarinya.


"Coba kau menggunakan sihir lagi"kata Farrel pada Steve.


Mendengar ucapan Farrel,Steve langsung menggunakan Fireball,dan ternyata itu berhasil.


"Bagaimana kau bisa menggunakan kekuatan seperti ini?" tanya Steve dengan ketakutan.


"Untuk apa aku menjawab pertanyaan orang yang sebentar lagi akan mati"lalu Farrel melesat cepat menuju Steve dan menusuk tepat di jantungnya.


Steve yang ditusuk tepat di jantungnya tidak bisa bereaksi apapun,yang dia tahu bahwa dirinya telah jatuh berbaring ditanah.


"Sialan kau"raung Javier.


"Javier,kita serang bersama-sama"kata David,Javier juga mengangguk menanggapi David,mereka berdua berlari mendekati Farrel.


*Teknik Pedang Selatan : Double Explosion*


David dan Javier menggunakan teknik yang sama untuk combo,Javier adalah pengguna teknik pedang selatan, sedangkan David adalah Sword Master,dia menguasai taknik pedang aliran 4 arah mata angin.


Farrel mengangkat pedangnya.


*Teknik Pedang Bulan : Teknik Kedua : Full Moon*


"Booom".


Ledakan keras terjadi hingga ruangan tempat mereka bertarung hampir runtuh.


Mereka berdua menatap Farrel seakan tidak percaya 'Bagaimana dia bisa sekuat ini?'pikir mereka.


Farrel berjalan mendekati David dan Javier,dia lalu mengangkat pedangnya.


"Lain kali,jadilah manusia yang baik"lalu Farrel menebas kepala mereka berdua hingga putus.


Farrel menyimpan kembali pedangnya,matanya telah berubah normal dan kubah yang mengurung mereka perlahan-lahan menghilang.


"Farrel,apa kau tidak apa-apa?"Bella menghampiri Farrel dan memeluknya.


"Tenang saja"jawab Farrel,lalu mengeluarkan MP potion dan meminumnya.


"Srek,srek".


"Apa itu?Apa yang terjadi pada mereka?"tanya Bella saat melihat mayat milik David,Javier dan Steve berubah menjadi pasir.


Farrel yang melihatnya membulatkan mata,dia kemudian tersenyum kecut"Sepertinya mereka hanyalah boneka" jawab Farrel.


"Ayo lanjutkan menelusuri dungeon ini"kata Farrel lalu mulai berjalan pergi,Bella mengikutinya dari belakang.


Disuatu tempat,dalam ruangan yang penuh pasir...


"Argghhhh"teriak ketiga orang yang sedang berbaring di dalam pasir.


Mereka beretiga kemudian duduk,2 orang memegangi leher mereka sedangkan 1 orang memegangi dadanya.


"Bagaimana mungkin dia bisa sekuat itu?"tanya David.


"Benar,darimana bajingan itu mendapat kekuatannya?" Javier juga bertanya.

__ADS_1


"Lebih baik kita beritahu yang lain dulu,akan berbahaya jika dia menepati janjinya sebelum di buang dulu"kata Steve sambil masih memegangi dadanya untuk memastikan tidak ada lubang disana.


Mereka bertiga mengangguk,lalu berdiri dan pergi dari ruangan itu.


Untunglah mereka menggunakan Boneka Pasir saat menghadapi Farrel tadi,kalau tidak,sudah dipastikan mereka akan bersama dewa kematian saat ini.


Di dalam ruangan tempat Farrel bertarung dengan kelompok David tadi,ada sekelompok orang yang masuk kesana lagi,mereka adalah party petualang yang Farrel temui di gerbang.


"Apa yang terjadi disini?Kenapa banyak mayat bergelimpangan?"tanya salah satu orang.


"Apa kau bodoh?Lihatlah disana banyak mayat minotaur juga,orang-orang ini pasti mati karena bertarung dengan mereka" jawab orang lain.


"Benar juga kata mu"kata orang yang bertanya tadi.


"Bos,kuharap wanita cantik itu baik-baik saja,tak menyenangkan jika harus bermain dengan mayat"kata salah seorang paling mesum di kelompok itu sambil menjilati bibirnya.


"Diamlah,yang kau pikirkan hanya wanita cantik saja,ayo masuk lebih dalam,aku yakin banyak harta berharga disana menunggu kita"kata pemimpin party petualang itu.


Saat kelompok petualang itu sedang berdiskusi,ada 2 orang yang berjalan ke arah mereka dari ruangan depan.


"Kenapa mereka juga bisa masuk?"tanya Bella pada Farrel,mereka baru saja dari ruangan bos dungeon ini.


"Entahlah,abaikan saja mereka"jawab Farrel.


"Bos,bukankah itu mereka,pria dan wanita cantik itu"kata orang yang paling mesum sambil menunjuk ke arah Farrel dan Bella.


Pemimpin kelompok itu melihat ke arah yang ditunjuk oleh si mesum"Hehe,beruntung,mereka telah kembali berarti mereka telah mendapatkan harta karun,kita bisa merampasnya,membunuh pria itu dan menikmati wanitanya"kata pemimpin kelompok itu.


"Kalian yang disana berhenti"teriak pemimpin kelompok dengan galak.


Farrel dan Bella yang mendengarnya menoleh ke arah orang itu.


"Ada yang bisa dibantu?"tanya Farrel.


"Serahkan semua harta kalian,tinggalkan wanita itu lalu kau boleh pergi"kata pemimpin kelompok itu dengan arogan.


"Kau menginginkan wanitaku?"tanya Farrel sambil menunjuk Bella.


"Tentu saja,wanita secantik dia hanya pantas untuk kami"jawab si mesum.


"Aku khawatir kalian tidak bisa memuaskannya"kata Farrel sambil menggelengkan kepala.


"Bangsat,kau meremehkan kami"teriak pemimpin kelompok.


"Santai bro"lalu Farrel menoleh ke arah Bella "Sayang,kuserahkan mereka padamu"kata Farrel.


Bella sudah sangat jengkel dari tadi,ada apa dengan hari ini,dia sudah diganggu kelompok David tadi,tapi dia tidak bisa membalas karena kelompok David terlalu kuat, sekarang dia diganggu lagi oleh sekelompok orang yang entah datang darimana,dan mereka lebih lemah darinya,bagaimana mungkin Bella melepaskan mereka.


*Water Shoot*


*Fireball*


*Wind Slash*


*Rock Bullet*


Bella mengeluarkan rentetan sihir untuk meredakan jengkelnya.


Kelompok petualang berusaha mati-matian menghindari sihir Bella,beberapa berhasil menghindar,tapi tidak sedikit juga yang terkena,terdengar lolongan kesakitan dari kelompok petualang itu,terutama si mesum yang anu-nya terkena peluru batu hingga dia menjadi kasim.


"Apa sudah puas sekarang?"tanya Farrel pada Bella.


"Cepatlah kita pergi,aku sudah tidak tahan melihat mereka" kata Bella lalu melangkah pergi diikuti Farrel.

__ADS_1


__ADS_2