TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS

TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS
Final (2)


__ADS_3

*Ice Javelin*


Sebuah lembing es terbentuk di atas Ren,semakin lama semakin besar,lalu melesat cepat ke arah Farrel.


"Bagus sekali,kalau begitu aku juga akan serius".


*Teknik Pedang Bulan : Teknik Pertama : Cresent Moon*


Farrel menebaskan pedangnya dan sebuah siluet bulan sabit terbentuk dari tebasanya lalu menabrak lembing es yang mengarah padanya.


"Boom".


Sebuah ledakan keras terjadi saat tebasan bulan sabit dan lembing es bertabrakan.


"Ledakan yang keras sekali".


"Betul sekali,telingaku sampai berdenyut"


"Ini adalah babak final paling hebat".


"Benar,tahun lalu saja tidak seperti ini".


Para penonton saling melempar komentar.


"Wajar kalau Ren sangat hebat tapi pemuda yang satu lagi, aku tidak tahu Roger menemukannya dimana?"kata pria paruh baya yang menonton dari ruang khusus.


"Pemuda yang menjanjikan,menurutmu siapa yang akan memenangkannya sayang?"tanya istrinya.


"Aku juga tidak tahu"jawabnya sambil mengangakat bahu.


Wanita itu menoleh pada anaknya"Bagaimana menurutmu Leticia".


Wanita muda yang ditanya itu menjawab"Pemuda yang bersama Paman Roger memang hebat,apalagi Teknik Pedang Bulan miliknya,tapi Ren juga hebat dan sudah diakui sebagai petualang nomor 1 di kota kerajaan".


"Jadi bagaimana menurutmu?"tanya ibunya lagi.


"Menurutku 60% kemenangan akan jatuh Ren"jawab Leticia dengan percaya diri karena dirinya tidak pernah salah.


"Menurutmu begitu,kita lihat hasilnya nanti"kata ibunya.


Di ataa arena...


*Cursed Bite*

__ADS_1


Sebuah lingkaran sihir muncul dan mengeluarkan 5 kepala anjing yang melesat cepat ke arah Ren.


*Holy Light*


Tubuh Ren dikelilingi cahaya yang membuat 5 kepala anjing itu hancur.


"Sepertinya kau punya banyak kejutan ya"kata Ren.


"Tentu,kuharap kau menikmatinya"lalu Farrel melesat maju.


*Teknik Pedang Bulan : Teknik Kedua : Full Moon*


"Cepatnya"Ren terlambat bereaksi sehingga dia terkena tebasan Farrel.


"Urggh"Ren memegangi dadanya yang terkena tebasan,meskipun dia memakai armor yang bagus tapi tetap saja tebasan itu menyakitkan.


Dia lalu menyeka darah dimulutnya dan memandangi Farrel "Aku akan mulai serius".


*Fire Enhancement : Purgatory*


Tubuh Ren diselimuti api dan api itu membentuk sebuah armor,tak berhenti sampai situ,dia juga menggunakan skill lain.


*Wind Enhancement : Strom*


Pedangnya kali ini diselimuti angin yang nampak kiat.


"Sepertinya kau mempunyai pedang yang bagus"lalu Ren melesat maju dengan cepat,dengan Mode Purgatorinya,dia sekarang lebih cepat dari sebelumnya.


Tapi Farrel sudah menggunakan mata analysisnya untuk mengetahui tingkatan kekuatan Ren yang dalam Purgatori Modenya dan menggunakan mata fortunenya untuk mengetahui lokasi Ren akan menyerangnya sehingga dia bisa mennagkisnya.


"Trang".


*Cursed Bite*


Farrel mengeluarkan 5 kepala anjingnya lagi dan masing-masing kepala menggigit 1 bagian tubuh Ren.


Ren yang dalam Mode Purgatory tidak bisa mengeluarkan Holy Lightnya untuk menghancurkan kepala anjing yang mengigitnya.


Farrel memanfaatkan kesempatan ini untuk cepat mengakhiri pertandingan,alasannya sederhana,sulit menghadapi Ren jika dirinya tidak mengeluarkan niat membunuh sama sekali,berbeda jika dia harus menghadapi Ren dalam pertarungan hidup-mati.


*Teknik Pedang Bulan : Teknik Keempat : Crimson Moon*


Aura disekitar tubuh Farrel menguat,dia lalu menebaskan pedangnya ke Ren dan membuatnya terpental dan menubruk tembok dan tak sadarkan diri.

__ADS_1


Jika itu orang lain,menerima tebasan Crimson Moon tanpa membalas,mungkin mereka sudah mati,contohnya Orchid,meskipun dia menggunakan Full of Destructionnya dia masih terpental,apalagi orang yang tidak membalasnya,tapi tidak dengan Ren,dia menggunakan Purgatory Modenya sehingga dia hanya pingsan meskipun terkena tebasan telak.


Semua penonton terdiam melihat kejadian diatas arena.


"Plak".


Tanpa sadar,ada seseorang yang bertepuk tangan dan membuat yang lain bertepuk tangan juga.


"Plak...plak"


"Plak,plak,plak,plak".


Semakin lama tepuk tangan semakin meriah.


"Sungguh pertandingan yang luar biasa".


"Aku tidak akan melupaknnya seumur hidup".


"Pertandingan yang elegant".


Pembawa acara juga tersadar,dia segera mengumumkan kemenangan Farrel.


"Pemenang Tournament Tahunan Kerajaan Wallis tahun ini adalah penantang baru kita,Farrel Syits"teriak pembawa acara.


"Plak,plak,plak,plak,plak,plak"


"Plak,plak,plak,plak,plak,plak"


"Plak,plak,plak,plak,plak,plak"


Tepuk tangan semakin meriah menyambut kemenangan Farrel.


"Guru,kau sangat hebat"teriak Jessica.


"Benarkan aku bilang,pedangnya itu memiliku sesuatu yang besar"Gunter menyombongkan diri pada teman-temannya.


"Hahaha,Leticia,apakah penilaianmu salah sekarang?Hahaha"pria paru baya itu menertawakan putrinya.


"Huh,tidak mungkin aku salah,ini pasti sudah diatur"orang bernama Leticia itu tidak menerima bahwa dia salah.


"Sudahlah,jangan pikirkan"kata ibunya"Kau juga orang tua, kau harus turun dan menyerahkan hadiahnya"kata wanita itu pada auaminya.


"Iya,iya,aku akan kesana"lalu pria itu pergi.

__ADS_1


Farrel melambaikan tangan sebagai balasan pada para penonton.


"Mari kita sambut,Sang Raja Kerajaan Wallis, Antonio Augusta Wallis"teriak pembawa acara membuat semua penonton terdiam.


__ADS_2