TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS

TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS
Farrel VS Orchid


__ADS_3

"Setelah ini adalah semifinal,lawanmu adalah Ren,kau tidak perlu memaksakan diri,dirimu yang sekarang belum bisa untuk mengalahkannya,oke"kata Farrel pada Jessica.


Jessica mengangguk dan menjawab"Aku mengerti guru,meskipun aku tidak sanggup untuk mengalahkannya tapi aku akan menunjukan perlawanan yang terbaik".


"Baguslah kalau begitu"kata Farrel lalu sudut matanya menangkap sosok Orchid yang berdiri tidak jauh dari sana.


"Kita akan bertemu sebentar lagi,aku sangat menantikannya"Farrel mengepalkan tinjunya ke arah Orchid.


"Cobalah untuk tidak kalah terlalu cepat"Orchid membalas dengan sombong.


"Kau sangat sombong ya,aku pastikan kau akan kalah dengan guru"Jessica geram karena ada orang yang menyombongkan diri di hadapan gurunya.


"Tenanglah Jessica,jangan mudah tersulut emosi"lalu Farrel menatap ke arah Orchid"Sebaiknya kita pergi,sebentar lagi kita akan dipanggil"lalu dirinya pergi menuju arena di ikuti Orchid.


Di atas arena...


"Kita sekarang sudah memasuki semi final pertama, pertandingan akan terjadi antara Farrel Syits melawan Orchid Blume"teriak pembawa acara lalu kedua peserta menaiki arena.


"Mereka berdua sama-sama hebat,mereka tidak ada di tahun lalu".


"Benar,pertama kali mengikuti tournament langsung bisa masuk babak semifinal dan salah satunya bisa masuk final".


Banyak penonton yang berkomentar karena 2 kuda hitam ini.


"Pertandingan..."


"Ting,ting,ting"


"...dimulai".


*Crushing Technique : Iron Fist*


Tanpa basa-basi,Orchid langsung menyerang Farrel dengan tinjunya,Farrel juga mengeluarkan 2 pedangnya dan menangkis tinju Orchid.


"Trang".


Setelah tinjunya di tangkis,Orchid menyerang dengan tinju lainnya di area perut Farrel tapi serangannya dapat di tangkis Farrel dengan pedang lain.


"Trang".


Setelah tinju keduanya juga ditangkis,Orchid terus meninju Farrel dengan banyak tinju,tapi Farrel juga dapat menangkis semuanya.


"Hah,kau cukup hebat"puji Orchid lalu mempercepat tinjunya.


Farrel yang sedang menangkis semua tinju Orchid tersenyum"Terima kasih pujiannya"lalu dia menebas dengan cepat ke arah tubuh Orchid.


Menyadari bahaya sedang mengancamnya,Orchid menghentikan tinjunya dan melompat mundur sehingga tebasan Farrel mengenai udara kosong.


*Crushing Technique : Air Bullet*


Saat masih diudara,Orchid meninju-ninju udara kosong.


Farrel mengerutkan kening'Apa yang dia lakukan?'pikir Farrel,lalu ekspresinya berubah ketika dia mendapat penglihatan dari mata fortunenya.


Farrel melompat mundur lalu tempatnya tadi berdiri meledak dan hancur.


"Boom".


"Kukira kau hanya meninju udara kosong,tidak kusangka kau mengirim serangan jarak jauh,kalau itu orang lain pasti akan terkena"kata Farrel.


Saat Orchid menyentuh lantai,dia terus meninju udara kosong lagi.

__ADS_1


*Wind Slash*


Farrel juga membalas dengan tebasan anginnya.


Saat peluru udara dan tebasan angin saling bertabrakan,terjadi ledakan berkali-kali.


"Boom".


"Boom".


"Boom".


Saat terjadi ledakan,Orchid memanfaatkannya untuk melancarkan serangan diam-diam.


"Klang"


Farrel juga melihat serangan diam-diam Orchid sehingga dia bisa menangkisnya.


Mereka berdua sama-sama mundur.


"Hebat juga kau bisa mengetahui serangan diam-diamku, pantas kau begitu sombong kemarin"kata Orchid.


"Itu hebat?"Farrel menggelengkan kepala"Kurasa aku terlalu berlebihan menilaimu jika kau menganggap hal kecil seperti itu hebat".


Mendengar Farrel,Orchid menjadi marah"Kau memang terlalu sombong".


*Crushing Technique : Destruction*


Aura di sekitar Orchid berubah,lantai di bawahnya retak sejauh 5 meter,lalu tubuhnya melesat kedepan.


"Hoho,ini baru menarik"Farrel mengangkat pedangnya.


Aura di sekitar Farrel dan lantai di bawahnya juga tetak sejauh 5 meter,kemudian Farrel melesat kedepan.


Mereka berdua bertemu di tengah arena,tinju Orchid mengarah ke kepala Farrel tapi Farrel bisa menangkisnya,Farrel kemudian membalas,dia menebaskan pedangnya ke kepala Orchid tapi Orchid langsung memukul pedang itu hingga terpental jatuh keluar arena.


"Klang".


"Klang".


Memanfaatkan pedang Farrel yang sedang jatuh,Orchid meninju lagi dengan tangan kirinya,namun Farrel juga mengangkat tangan kanannya untuk menepis tinjuan Orchid.


Farrel membalas Orchid dengan meninju perutnya dan membuat Orchid terpental mundur.


"Uhuk,uhuk"Orchid terbatuk.


"Tak kusangka seorang pengguna pedang mempunyai kekuatan yang besar untuk meninju"kata Orchid.


"Sepertinya aku harus menggunakan jurua terkuatku"lanjutnya.


"Apa kau masih ada yang lain?"tanya Farrel.


Orchid tidak menjawab,namun dia malah mengangkat tinjunya lagi.


*Crushing Technique : Full Of Destruction*


Tubuh Orchid memancarkan aura yang sangat kuat dan menghancurkan seluruh lantai di arena.


Farrel tertegun karena merasakan aura milik Orchid lalu dia tersenyum "Jadi inilah kekuatan sejatimu,luar biasa,aku juga akan menggunakan kekuatanku yang lebih besar"dia mengangkat 1 pedangnya yang tersisa.


*Teknik Pedang Bulan : Teknik Keempat : Crimson Moon*

__ADS_1


Farrel dan Orchid sama-sama melesat kedepan.


"Hiaaaah".


"Hiaaaah".


"Boooom"


Lagi-lagi pedang dan tinju saling bertemu dan menyebabkan ledakan yang sangat keras sehingga para penonton terkena dampaknya.


"Apa-apaan kekuatan mereka?Kita bahkan terkena dampaknya".


"Mereka monster,selama aku menonton tournament tahunan aku belum pernah terkena dampak seperti ini".


Para penonton saling melontarkan komentar masing-masing.


"Wuuussh".


"Buk".


Sesosok orang meluncur keluar dari arena dan menabrak dinding,orang itu adalah Orchid.


Orchid yang masih sedikit tersadar menatap ke arah Farrel, dia lalu memuntahkan seteguk darah dan jatuh pingsan.


Di atas panggung,para penonton bisa melihat sosok Farrel yang masih berdiri disana,dia masih berdiri tegap tapi pedang yang dia pakai telah hancur.


Farrel menatap ke arah pembawa acara"Jangan hanya diam".


Pembawa acara tersadar setelah mendengar ucapan Farrel "Pemenangnya adalah Farrel Syits"teriak pembawa acara.


"Uwooooo".


"Plak,plak,plak".


"Pertandingaj yang hebat,sungguh hebat".


"Plak,plak,plak".


Farrel mengangguk sedikit kearah penonton lalu dia pergi ke tempat para peserta.


"Kau sungguh hebat guru"Jessica menyambut Farrel dengan senyuman.


"Hahaha,apakah aku begitu hebat?".


Jessica mengangguk"Tentu saja"jawabnya.


Farrel hanya tersenyum sebagai balasan,dia menatap ke arah Orchid yang sedang di tangani tim medis dan di bawa ke ruang perawatan.


"Ada apa guru?"tanya Jessica karena melihat Farrel menatap Orchid.


Farrel menggelengkan kepala"Tidak ada apa-apa,hanya merasa kagum karena dia bisa mengembangkan kekuatannya sampai pada titik ini".


Mendengar itu,Jessica menganggukan kepala"Dia memang hebat,aku juga kagum padanya".


"Sudahlah,lebih baik kau bersia-siap,sebentar lagi pertandinganmu,ingat,jangan memaksakan diri karena lawanmu sangatlah kuat"Farrel memberi peringatan pada Jessica lalu mendorongnya pergi


"Aku tahu,aku tahu"Jessica lalu pergi bersiap-siap.


"Setelah menyaksikan pertandingan yang sangat hebat tadi,kali ini kita akan menyaksikan pertandingan antara Jessica Fairwell dan Ren Dario"teriak pembawa acara.


Lalu Jessica dan Ren naik ke arena.

__ADS_1


__ADS_2