TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS

TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS
Bertemu Dijalan


__ADS_3

Saat mereka dalam perjalanan,hari sudah mulai gelap,jadi mereka memutuskan untuk beristirahat.


Sebenarnya jika Farrel menggendong Bella dan berlari menuju ibu kota dia bisa sampai dengan cepat tapi dia memilih berjalan karena mungkin dia mendapat sesuatu yang bagus seperti tadi.


"Kita akan bermalam disini,aku akan mempersiapkan tempatnya"kata Farrel saat melihat sebuah tempat yang bagus,dia lalu membeli tenda dishop dan memasangnya.


"Baiklah,aku akan bantu"jawab Bella lalu membantu Farrel memasang tenda.


Setelah tenda selesai dipasang Farrel juga mempersiapkan api unggun,mengeluarkan kelinci dari inventorynya dan membeli bumbu dan alat masak.


"Mari kita memasak daging kelinci bersama"ajak Farrel menarik tangan Bella.


"Ahh...bukankah sudah kubilang aku tidak bisa memasak!"jawab Bella mencoba menarik tangannya kembali namun tidak berhasil.


"Aku akan mengajarimu sekarang,bagaimanapun aku tetap ingin memakan masakanmu"kata Farrel menarik Bella duduk.


Bella berpikir sejenak "Baiklah,tapi aku tidak menjamin enak lho".


"Tidak,aku akan mengajarimu sampai masakanmu enak".kata Farrel menggelengkan kepalanya.


Sampai malam Farrel mengajari Bella memasak,walaupun Bella tidak mempunyai ketrampilan memasak sama sekali,tapi dibawah bimbingan Farrel dan ingin memenuhi keinginan Farrel untuk memakan masakanya,dia sedikit demi sedikit mulai memahami cara memasak.


Hari sudah mulai larut,tapi masakan Bella tetap tidak enak,akhirnya mereka memakan masakan Farrel dan membersihkan sisanya lalu berangkat tidur.


Dipagi harinya. . . .


"Hoaaaamm"Farrel bangun dan menguap,lalu keluar tenda dan meregangkan badan.


"Pagi yang cerah"kata Farrel memasang senyum melihat cerahnya langit,lalu dia membeli roti dan air untuk sarapan.


Lalu dia melihat kedalam tenda,disana terdapat seorang wanita yang tertidur pulas.


Orang-orang mungkin melihatnya sebagai wanita yang cantik dan polos,tapi mereka tidak tau kebiasaanya dalam tidur hanya dia,Farrel Syits yang tau bahwa Bella mengambil lebih banyak tempat dari jatahnya saat tidur.


Farrel mendekati Bella lalu mencium keningnya"bangunlah putri tidur,apa kau mau tidur selamanya".


"Hoaaam,apa sudah pagi"kata Bella memandangi wajah Farrel yang berada diatasnya lalu dia mencium bibir Farrel "Selamat pagi".


Farrel yang terkejut tersentak sejenak"Oh..ummm..selamat pagi"balasnya.


"Cepat makan,sebentar lagi kita lanjutkan perjalanannya" Farrel mepepaskan tubuh Bella dan keluar tenda lagi.


"Baiklah"Bella keluar tenda dan meregangkan tubuhnya sama seperti Farrel tadi,lalu mereka makan bersama.


Ditengah makannya,Farrel memeriksa pedang horamnya dan mengecek Durabilitynya tersisa 1200,dia ingin memperbaikinya untuk mencoba-coba.

__ADS_1


"Baiklah,Repair".


". . . "


"Kenapa tidak terjadi apa apa?"Farrel mengerutkan keningnya.


...[Tuan,anda belum membeli gelar tersebut]...


"Apa?Bukankah kemarin aku sudah membelinya?"


...[Belum]...


"Kenapa kau tidak mengingatkanku?"


...[Saya kira tuan tidak ingin membelinya]...


Mendengar jawaban Reva,Farrel tersenyum kecut,dia benar bemar lupa setelah dijewer Bella'Apakah jeweran Bella bisa membuatku lupa?'pikirnya.


"Baiklah,sekarang aku akan membelinya"Farrel kemudian membuka shopnya dan membeli gelar penempa pemula.


...[Selamat tuan,anda sekarang memiliki gelar penempa pemula dan dapat membuat item normal dan memperbaiki item special]...


"Baiklah,Repair"kata Farrel.


". . . "


...[Tuan melupakan materialnya]...


Farrel menepuk jidatnya karena lupa lalu membeli material memperbaikinya yang berupa repair material rank Spesial.


"Sekarang Repair"kata Farrel ketus.


Lalu cahaya menyelubungi pedang horanya,tak beberapa lama cahaya itu menghilang.Lalu Farrel mengecek statusnya horam,disana tertulis 1500/1500.


"Bagus"kata Farrel mengangguk angguk.


"Apa yang kau lakukan,kenapa pedangmu bercahaya?"tanya Bella,meakipun dia sudah terbiasa dengan perilaku pria didepannya tapi dia masih tetap saja dibuat terkejut olehnya.


"Aku memperbaikinya"jawab Farrel"Baiklah,ayo berangkat"lanjutnya.


"Oke"merekapun mulai berjalan lagi menuju ibukota kerajaan.


Sehari yang lalu. . .


Saat Alicia mengurus tokonya dia dihampiri oleh beberapa pria"Nona muda,Tuan Besar memerintahkan anda utuk pulang"kata pria paruh baya.

__ADS_1


"Apa,aku baru 2 hari disini,kenapa ayah menyuruhku pulang?"tanya Alicia.


"Saya juga tidak tau jelasnya,tapi ayah anda memberi saya ini dan memberi tau bahwa ada beberapa masalah internal keluarga,jadi untuk keamanan lebih baik anda pulang"jawab pria paruh baya itu sambil menyerahkan sebuah barang.


Mendengar itu,ingin Alicia menolaknya,tapi dia sudah membuat perjanjian kepada ayahnya bahwa dia boleh bepergian ke kota ini asal bila ayahnya memberikan barang ini dan memerintahkanya pulang,Alicia tidak boleh menolaknya.


"Baiklah,tapi aku akan berpamitan dulu dengan temanku"kata Alicia.


Pria paruh baya yang mendengar itu kaget,pasalnya nona mudanya itu tak pernah menganggap orang lain sebagai temanya karena menganggap semua orang yang mendekatinya tidak tulus dan hanya ingin bekerja sama dengan keluarganya.


Lalu dia menatap 3 orang dibelakangnya,mereka adalah orang yang ditugaskan tuan besar mereka untuk melindungi Alicia dari bayangan,mereka juga yang dimaksud Farrel saat bertemu Alicia terakhir kal.Mereka bertiga mengangguk"Baiklah,kami akan mengawal nona"kata pria paruh baya itu.


"Baik,kita ke guild petualang"Alicia tidak tau dimana Farrel dan Bella menginap,jadi dia memutuskan pergi ke guild untuk menanyainya.


Sampai di guild,Alicia bertanya dimana Farrel dan Bella menginap dan dia mengetahui bahwa mereka menginap dipenginapan mawar.


"Kepenginapan Mawar".


Mereka melaju kepenginapan mawar.


"Selamat datang,ada yang bisa dibantu?"kata seorang wanita bersemangat"Oh,nona Alicia,silahkan duduk dulu"Alicia adalah pemilik toko terbesar dikota ini,bahkan wali kota harus hormat kepadanya.


"Tidak perlu,aku hanya ingin bertanya apakah disini tempat menginap Farrel dan Bella?"tanya Alicia.


"Memang benar nona,tapi mereka pergi kemarin dan saya tidak tau kemana"jawab Rose.


"Baiklah,terima kasih informasinya"kata Alicia dengan wajah sedikit kecewa karena tidak menemukan 2 temanya.


"Ayo pulang"kata Alicia tidak bersemangat.


Melihat wajah lesu nona mudanya,pria paruh baya itu yakin orang yang dicarinya benar benar dianggap teman dan sangat berharga baginya.Dia bertekad setelah pulang akan memberitahukan kabar menggembirakan ini pada tuan besarnya.


Saat diperjalanan tidak ada raut muka bahagia diwajah Alicia,yang ada cuma lemah dan lesu.


Saat hari sudah mulai malam,rombongan itu berhenti untuk beristirahat.Para penjaga keluarga disiagakan disekitar kereta,dan berpatroli,ada juga pelayan yang dibawa untuk memasak makanan untuk Alicia,tentu saja semua orang baik penjaga maupun pelayan adalah orang orang kepercayaan ayah Alicia.


Tidak ada kejadian yang menarik malam itu,Alicia tidur sampai pagi menjelang.


Dipagi hari,Alicia langsung menyantap makanannya dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan perjalanan lagi.


Ditengah perjalanan,Alicia melihat dua orang yang sedang berjalan agak jauh di depanya dan raut mukanya langsung bersemangat.


"Bukankahh mereka...pak kusir,percepat keretanya,berhenti disamping 2 orang didepan"kata Alicia bersemangat.


Kusir yang mendengar perintah nona mudanya bingung,tapi karena ini perintah,dia langsung mepercepat laju keretanya,pria paru baya juga bingung akan nonanya,lalu dia melihat kearah nonanya memandang dan melihat 2 orang disana.

__ADS_1


'Mungkinkah mereka yang dicari nona kemarin?'pikirnya.


"Hoeee..kalian berdua"teriak Alicia yang membuat Farrel dan Bella membalikan badan dan melihat Alicia melambai melalui jendela kereta yang berjalan mengarah ke mereka.


__ADS_2