
"Bibi Rose,apakah kau bisa menceritakan semuanya padaku"kata Farrel tiba-tiba.
"Menceritakan apa?Memangnya ada yang kusembunyikan darimu?"tanya Rose.
"Tidak perlu me'rahasia'kannya lagi bi,mungkin jika bibi menceritakannya,aku bisa membantu"jawab Farrel.
"Aku sama sekali tidak mengerti apa yang kamu bicarakan Farrel"balas Rose.
"Walaupun bibi tersenyum,tapi didalam,bibi merasa ketakutan,aku yakin hal itu ada kaitannya dengan kejadian hari ini,apa bibi mau kejadian hari ini menimpa Jasmine lagi di masa depan?"tanya Farrel.
Rose yang mendengar itu langsung menumpahkan air matanya,senyum di wajahnya kini digantikan oleh tangisan.
"Kejadian semacam ini menimpa Jasmine lagi?Ibu macam apa aku ini jika menginginkan hal itu"kata Rose sambil menangis.
"Tapi apa yang bisa kulakukan,aku hanya perempuan lemah yang sendirian,mereka adalah keluarga bangsawan kuat, satu-satunya hal yang bisa kulakukan adalah terus melarikan diri bersama dengan anak-anakku"lanjutnya.
Farrel tiba-tiba mengusap air mata Rose.
"Untuk apa bibi menangis,bibi yang biasanya ceria tiba-tiba menangis itu agak aneh"kata Farrel
"Tenang saja bi,bibi tidak lemah, bibi juga tidak sendirian, bibi mempunyai pelanggan penginapan yang pasti akan membantu bibi,termasuk aku dan Bella,Orchid juga adalah wanita kuat,dia pasti bisa melindungi bibi dan Jasmine"kata Farrel.
"Sekarang apakah bibi bisa menceritakan semuanya?"tanya Farrel.
Rose mengangguk sebagai jawaban untuk Farrel,dia lalu berhenti menangis.
"Sebenarnya Orchid dan Jasmine berasal dari keluarga bangsawan Blume di Kerajaan Owen,karena terjadi masalah,aku membawa mereka berdua melarikan diri dari rumah"kata Rose.
"Masalah apa itu?"tanya Farrel,dia tidak terkejut mengetahui Orchid dan Jasmine adalah bangsawan, seblumnya dia telah menebak-nebaknya setelah mendengar kata-kata Kemal.
"Aku mendengar informasi dari pengawal pribadiku yang disiapkan nenek mereka berdua,bahwa mantan suamiku memiliki niat untuk membunuhku".
"Dia adalah orang yang gila akan kekuatan,keluarganya memiliki sebuah buku yang berisikan sebuah teknik beladiri , Crushing Technique From Hell, buku itu hanya dapat di pelajari 1 orang dalam 1 waktu,jika orang yang mempelajarinya mati,maka orang lain baru bisa mempelajarinya".
"Buku itu ada padaku diberikan oleh nenek Orchid dan Jasmine,ibu mertuaku,ibu mantan suamiku".
"Beliau tidak mempercayakan buku itu pada mantan suamiku karena beliau sudah tahu sifatnya,dia akan semakin gila kekuatan jika mendapatkan buku itu".
"Setelah ibu mertuaku meninggal,mantan suamiku akhirnya tahu bahwa buku itu ada padaku,dia mengira aku mempelajarinya dan berniat membunuhku agar dia dapat mempelajarinya".
"Tapi informasi tentang niatnya itu bocor pada pengawal pribadiku,lalu aku kabur dari rumah,sekarang sudah 16 tahun,tidak kusangka dia akan terus mengejarku".
__ADS_1
"Jadi seperti itu ceritanya"kata Farrel sambil menganggukan kepala"Bibi tenang saja,kalau mereka datang lagi,aku akan secara pribadi menangani mereka" kata Farrel.
"Terima kasih Farrel"kata Rose.
"Tidak masalah,lebih baik kita kembali,mereka berdua mungkin sudah membersihkan lobby"kata Farrel lalu beranjak pergi.
"Kenapa kalian lama sekali?"tanya Bella dengan cemberut.
"Kami hampir selesai membersihkan semuanya"lanjutnya.
"Hehe,maaf,maaf,lagi pula tugasku itu memperbaiki barang rusakkan,membersihkan adalah tugas kalian"balas Farrel.
"Hump".
"Eh ibu,kenapa mata ibu memerah?"tanya Orchid saat melihat mata ibunya yang merah.
"Eh,bernarkah?"lalu Rose pura-pura mengucek mata"Tadi mataku terkena debu"katanya.
"Oh,begitu"Orchid menganggukan kepalanya.
"Baiklah,sekarang giliran ibu dan Farrel yang mengurus tempat ini,kami akan pergi dulu"Orchid lalu menarik Bella.
"Sekali lagi terima kasih telah membantu kami tadi"kata Rose.
"Letakan dibelakang saja"jawab Rose.
"Oke"Farrel mengangkat meja-meja yang rusak kebelakang secara bergantian.
"Ini sudah yang kesepuluh,banyak juga menjanya yang rusak yaaaaa....duk"Farrel menabrak Rose karena sedang tidak melihat jalan.
"Ah".
'Apa itu?Kenapa aku seperti mendengar *******'pikir Farrel,lalu dia membuka mata.
Farrel mebelalakan matanya saat melihat apa yang terjadi, dirinya menabrak Rose dan menimpanya,tangan kanannya meremas dada Rose yang besar dan dirinya hampir mencium bibir Rose,dari sana tercium aroma yang wangi, bahkan miliknya menyentuh goa Rose,kalau ada orang yang melihatnya,mereka pasti berpikir bahwa Farrel dan Rose sedang berhubungan badan.
"Farrel,apa yang terjadi di sana?"tanya Bella yang sedang menuju lobby.
Farrel segera tersadar dari lamunannya,dia bangkit dan membantu Rose berdiri.
"Apa yang terjadi disini tadi?Kenapa aku tadi mendengar sesuatu yang jatuh?"tanya Bella lagi saat sudah sampai lobby.
__ADS_1
"Bukan apa-apa,aku tadi hanya tersandung"jawab Farrel.
"Kenapa tidak hati-hati,untung kau sedang tidak membawa apa-apa"kata Bella.
"Ayo cepat tidur,katamu besok kita akan pergi ke dungeon" lanjut Bella lalu menarik Farrel ke kamar.
"Bibi,kami tidur dulu"kata Bella.
Rose hanya mengangguk sebagai jawaban.
"Kenapa buru-buru tidur,bahkan tanpa tidurpun aku masih bisa vit saat ke dungeon besok"kata Farrel saat mereka sudah masuk kamar.
Bella menggigiti bibir bawahnya,dia berkata dengan kesal "Apa kau tidak paham".
Farrel yang mendengar itu langsung paham,dia segera menciumi Bella dan membawanya ke atas ranjang,lalu bertempur sengit sepanjang malam.
Dikamar Rose...
"Kenapa ini,kenapa detak jantungku terasa sangat cepat?"gumam Rose.
"Apa ini karena Farrel tadi".
"Tidak,tidak,tidak,tidak mungkin aku merasa jatuh cinta padanya,umurnya bahkan tidak lebih dari Orchid"Rose menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Ah,ah,ah".
"Hah,suara apa tadi?"tanya Rose pada diri sendiri.
"Disitu Farrel,terus tubruk lebih keras,sangat nikmat".
Rose yang mendengar itu menjadikan mukanya memerah, entah kenapa hal ini terjadi,dia adalah pemilik penginapan, tentu saja hampir setiap malam dia selalu mendengar ******* dari para pelanggan,tapi dia biasanya tidak menunjukan reaksi terhadapnya,tapi kenapa kali ini dia merasa gelisah.
Rose terus-menerus berguling-guling di kasurnya hingga suara ******* Bella hilang,dia memperkirakan waktunya kurang lebih 3 jam'Betapa kuatnya Farrel'pikir Rose,lalu dia menggelengkan kepalanya dan pergi tidur.
Di pagi hari,Farrel sudah terbangun,dia menatap Bella lalu membangunkannya juga.
"Tunggulah sebentar lagi,aku masih mengantuk"kata Bella.
"Cepatlah bangun atau aku akan meninggalkanmu sendiri disini,aku ingin ke dungeon secepatnya"balas Farrel.
"Iya,iya,aku bangun"lalu Bella menatap Farrel dengan tajam "Kau sangat menyiksaku tadi malam"lanjutnya lalu memunguti dan memakai pakaiannya.
__ADS_1
"Aku pernah melayani 3 wanita sekaligus"Farrel mengangkat bahu,dia juga memakai pakaiannya kembali, mereka kemudian turun untuk sarapan 5 orang.
Setelah sarapan,Farrel dan Bella pergi menuju guild,Orchid awalnya juga ingin ikut tapi Farrel menyuruhnya tetap disini untuk menjaga Rose dan Jasmine karena hanya dia yang bisa bertarung.