TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS

TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS
Pahlawan Jatuh


__ADS_3

"Apa-apaan ini?"teriak seseorang yang membuat mata Rose terbuka.


"Siapa kalian berdua?"tanya Farrel.


Semua orang menoleh padanya.


"Siapa kau?Pergilah dari sini,kami ada urusan keluarga disini"jawab Tommy.


Farrel menyipitkan matanya mendengar jawaban Tommy.


"Jadi kau adalah mantan suamu bibi Rose"Farrel mengeluarkan pedangnya.


"Aku pernah di mintainya tolong olehnya,dia bilang bahwa kau adalah orang jahat yang ingin mencelakainya dan kedua putrinya,aku adalah pelanggannya dan aku akan membelanya"lanjut Farrel.


"Hahaha,jadi perempuan ****** itu telah membuat langkah antisipasi,tapi itu tidak masalah,Alvonso...".


Alvonso melesat cepat menuju Farrel dan hendak menebasnya.


"Trang".


Farrel berhasil menangkis serangan Alvonso dan membuatnya mundur.


"Mata Analysis".


[Status Dasar]


Nama : Alvonso


Ras : Manusia


Umur : 45


Job : Swordman || Assassin


Level : 240


Farrel mengerutkan kening saat melihat bahwa Alvoso mempunyai 2 job,tapi dia segera tersadar saat Alvonso menyerangnya lagi.


Farrel dan Alvonso saling bertukar serangan.


*Intimidasi*


Farrel mengeluarkan intimidasinya dan mengarahkannya pada Alvonso yang membuatnya berhenti bergerak.


*Lion Heart*


Alvonso kembali bisa bergerak,dia kemudian menghilangkan keberadaannya dan menyatu dengan bayangan.


Farrel menggunakan mata Fortunenya dan mata Ruangnya.


Dia menoleh kesana kemari untuk mencari keberadaan Alvonso yang menghilang.


*Search*

__ADS_1


Terdapat layar muncul didepan Farrel memperlihatkan denah penginapan dengan titik-titik putih sebagai gambaran orang,dan ada 1 titik berwarna merah,dia adalah target Farrel,Alvonso.


Titik merah itu seperti mendekati titik putih di belakang Farrel,itu adalah Bella.


Lalu Farrel mendapatkan penglihatan dari mata Fortunenya bahwa Bella akan terkena tikaman.


*Switch*


Tubuh Farrel dan Bella bertukar posisi,Farrel pqnik dan buru-buru menggunakan kemampuan mata ruangnya,dia segera menangkis serangan tiba-tiba Alvonso dan membalasnya dengan menebas Alvonso dari pundak kanan melintang ke perut kiri.


Semua orang yang melihatnya terkejut karena Farrel dan Bella tiba-tiba bertukar posisi,Bella adalah yang paling terkejut karena mengalaminya sendiri.


Tommy tercengang karena Farrel bisa melukai Alvonso dengan sangat parah,Alvonso adalah budak terkuatnya, tidak,Alvonso adalah budak sekaligus bawahan terkuatnya.


Farrel menatap sebentar Alvonso yang terbaring ditanah bersimbah darah,lalu dia menoleh pada Tommy.


"Sekarang giliranmu"Farrel melesat ke arah Tommy dan hendak menebasnya.


Tommy segera mengeluarkan pedangnya dan hendak menangkis serangan Farrel.


"Apa kau kira aku lemah?"balas Tommy,lalu dia menangkis serangan Farrel.


Namun saat dia menangkis serangan Farrel,dia merasa serangan itu sangatlah berat dan kuat hingga memaksanya terbang mundur.


"Uhuk".


Tommy terbatuk darah setelah mendarat di lantai,dia lalu bangkit dan menatap Farrel dengan ngeri,dia sendiri sedikit lebih kuat dari Alvonso,tapi dia dapat dikalahkan dengan mudah oleh pemuda didepannya yang bahkan lebih muda dari putrinya.


*Sacrifice Gate : Open*


Farrel menoleh pada Orchid"Orchid,lepaskan ibumu dan bawa dia serta Jasmine pergi"lalu Farrel menatap Bella"Kau juga ikut".


"Ak..."Bella hendak menolak tapi dia di bantah.


"Jangan membantah"sela Farrel,Bella yang mendengarnya hanya mengikuti perkataan Farrel saja,dia tahu bahwa Farrel hendak melindunginya.


Setelah keempat wanita itu pergi,Farrel kembali menatap tubuh Tommy yang diselimuti aura ungu.


"Sekarang aku bisa bebas bertarung tanpa melindungi seseorang"kata Farrel mencoba memprovokasi Tommy.


"Sombong,matilah kau"Tommy meraung dan bergerak dengan cepat menuju Farrel.


"Cepatnya"gumam Farrel lalu menangkis serangan Tommy, mereka terus beradu pedang,setelah beberapa saat tubuh Tommy menghilang.


'Ini adalah kecepatan assassin milik Alvonso dan skill menghilangnya juga,apakah dia baru saja menyerapnya?Mungkinkah sacrifice gate adalah versi lain dari Glutony ku'batin Farrel.


"Kenapa melamun?"Tommy menyerang bagian belakang Farrel,tapi Farrel telah melihat serangannya dengan mata fortunenya,dia menghindarinya dan menebas tubuh Tommy.


Tommy tidak bodoh,dia menghindari serangan Farrel tapi Farrel juga memindahkan arah serangannya sehingga serangannya masih tetap mengenai Tommy.


"Urgh".


Tommy memegangi dadanya yang terluka,lalu dia tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


"Ha ha ha ha,tidak kusangka aku akan mendapatkan kekuatan yang langka saat aku mencari Crushing Technique,aku sungguh beruntung"kata Tommy.


"Hei orang gila,kenapa kau tertawa terbahak-bahak dengan alasan yang tidak jelas?"tanya Farrel.


"Beraninya kau,tapi mengingat kau akan menjadi makananku nanti kau akan kumaafkan".


"Sekarang kemarilah dan berlutut,aku akan menelanmu dengan cepat,aku sangat ingin mendapatkan matamu yang bisa melihat masa depan itu"kata Tommy.


"Kau tahu tentang mataku?"tanya Farrel.


"Tentu saja,bukankah itu salah satu dari mata dewa,mungkin kau bisa bertukar tempat dengan wanita tadi juga karena mata dewa"jawab Tommy"Sekarang berlututlah dan serahkan hidupmu padaku"lanjutnya.


"Mimpi saja"Farrel melemparkan sebuah bangku ke arah Tommy,saat bangku berada dekat dengan Tommy,Farrel segera bertukar posisi dengan bangku itu dan menebas Tommy.


"Apa?"Tommy terkejut karena Farrel tiba-tiba ada didekatnya,dia tidak bisa menghindar dan harus menerima tenasan Farrel.


"Mata dewa memang luar biasa,aku baru pertama kali melihatnya dan langsung jatuh cinta,aku semakin menginginkan mata dewa itu"gumam Tommy.


*Sacrifice Gate : Open*


Gerbang pengorbanan muncul lagi dan mengeluarkan rantai untuk mengikat Farrel


"Kurasa tebakan ku benar,gerbang ini adalah versi lain Glutony"Farrel menggelengkan kepalanya lalu mengangkat tangan kirinya.


"Apa ada kata-kata terakhir?"tanya Tommy.


"Mari kita adu kekuatan kita"jawab Farrel.


*Glutony*


Aura hitam keluar dari tangan Farrel dan menyelubungi rantai dan gerbang pengorbanan,kemudian mulai menyerapnya.


Melihat gerbang pengorbanan miliknya mulai menghilang,Tommy merasa panik.


"Apa yang kau lakukan?"teriak Tommy.


"Bukankah kau sangat menyukai menyerap,aku cuma menyerap gerbang milikmu saja"jawab Farrel dengan santai,lalu aura hitam miliknya mulai kembali ke tangannya dan gerbang pengorbanan milik Tommy sudah diserapnya.


"Bajingan"Tommy meraung dan maju untuk menyerang Farrel.


Karena gerbang milik Tommy telah diserap,dirinya menjadi lemah,Farrel dapat menghindari serangannya dengan mudah,lalu dia menendang tepat di perut Tommy.


Tommy terpental dan menubruk dinding,dia menatap Farrel dengan ketakutan.


Tiba-tiba Tommy merasa sedikit familiar dengan Farrel setelah menatapnya lekat-lekat.


"Siapa sebenarnya kau?Kenapa aku merasa tidak asing denganmu?" tanya Tommy.


"Oh ya,betul juga,karena kau adalah bangsawan dari kerajaan Owen kau pasti mengenalku"jawab Farrel.


"Dulu aku pernah bilang untuk membunuh semua orang yang berada di ruang singgasana raja"lanjut Farrel dengan dingin.


"Kau...kau adalah Pahlawan Jatuh"kata Tommy dengan gugup.

__ADS_1


__ADS_2