
Di Sebuah Mansion Bangsawan Blume...
"Apa kau sudah menemukan mereka?"tanya seorang pria paruh baya.
"Sudah tuan,kami menemukan keberadaan mereka di kota Harran"jawab orang yang ditanya.
"Kota Harran ya,mereka dapat menyembunyikan diri dengan baik"gumam pria paruh baya.
"Perintahkan Kemal untuk menjalankan tugas ini,aku tidak peduli dengan mereka bertiga,yang aku inginkan adalah Crushing Technique yang mereka curi dariku harus dikembalikan padaku"kata pria paruh baya itu.
"Baik tuan"lalu orang itu pergi.
"Sudah 16 tahun berlalu,beraninya kalian mencuri sesuatu dariku,aku pastikan kalian akan menyesalinya"kata pria paruh baya itu pada diri sendiri.
Di kereta kuda Farrel,Bella dan Orchid...
Setelah mengobrol untuk waktu yang lama,Bella tahu banyak tentang Orchid,tapi ada yang membuatnya penasaran dari tadi,Orchid tidak pernah membahas tentang ayahnya,Bella berpikir mungkin ayah Orchid sudah tiada,jadi dia tidak akan menanyakannya.
Waktu berlalu dengan cepat,mereka bertiga hampir sampai dikota Harran.
Di dalam penginapan mawar...
"Prang".
"Cepat katakan dimana kau menyimpan buku Crushing Technique itu!!"teriak seorang pria.
"Kalian pikir aku akan mengatakannya"jawab seorang wanita yang sedang berlutut di hadapannya.
"Buk".
Pria itu menendang perut wanita itu hingga wanita itu terpental.
"Bu,ibu,apa ibu baik-baik saja"seorang gadis muda berlari menuju ibunya yang terbaring,mereka adalah Rose dan Jasmine.
"Ibu baik-baik saja nak"jawab Rose.
"Sebenarnya buku apa yang mereka cari?Berikan saja pada mereka bu,aku tidak ingin ibu terluka lagi"kata Jasmine sambil menangis.
Rose memegang pipi Jasmine"Tidak nak,nenekmu memintaku untuk menjaga buku itu,ibu tidak akan memberikannya"jawab Rose.
"Hey kalian,jangan berbuat keributan disini"kata seorang pria.
"Betul,jika kalian tidak menghentikannya,kami akan memukuli kalian"timpal pria lain.
"Rose,tenanglah,kami yang akan mengurus semuanya"timpal pria lain lagi.
Semua pria disana mengangkat senjatanya untuk membalas pria yang memukuli Rose,berharap Rose bisa tersentuh dengan aksi mereka.
Sebenarnya,sebagian besar orang yang menginap dipenginapan Rose adalah laki-laki.
Dulu,ketika penginapan mawar masih baru sekali dan memiliki lahan yang kecil,banyak orang yang meremehkannya,tapi setelah mengetahui bahwa pemiliknya adalah seorang ibu muda dengan paras cantik, banyak pria berlomba-lomba menginap disana untuk sekedar melihatnya setiap hari bahkan memimpikan untuk tidur dengannya,hal itu masih terjadi sampai sekarang.
__ADS_1
"Tuan,sepertìnya akan sedikit sulit"kata pria muda itu pada seorang pria gemuk di belakangnya.
"Aku yakin kau bisa mengatasi mereka,aku yang akan mengatasi Rose"kata pria gemuk itu lalu bangkit dari tempatnya duduk dan berjalan mendekati Rose.
"Aku tidak tahu bagaimana kakak ku bisa mencampakan wanita secantik dirimu"kata pria gemuk itu sambil memandang tubuh montok Rose dari atas ke bawah.
"Apa yang kau inginkan Kemal,jika kau menginginkan buku itu,maka lupakanlah hal itu"kata Rose.
"Oh,kau salah paham Rose,yang menginginkan buku itu adalah kakakku,aku sama sekali tidak peduli tentang hal itu" balas kemal,lalu dia mengalihkan pandangnya pada Jasmine"Aku yakin dirinya masih tersegel,aku ingin sekali membuka segel itu"lanjutnya sambil menelan ludah.
Mendengar itu,Rose membulatkan matanya,dia berteriak marah"Kemal,apa kau masih manusia?Dia adalah keponakanmu sendiri"teriak Rose.
Jasmine yang mendengar itu juga bergidik ketakutan,dia sama sekali tidak tahu siapa pria gemuk didepannya,pria ini ingin membuka segelnya,pria ini ingin memperkosanya, tubuh Jasmine tanpa sadar gemetar.
"Hehe Rose,justru karena dia adalah keponakanku,aku semakin ingin membuka segelnya,bukankah kita harus menjaga darah keluarga Blume tetap murni"kata Kemal sambil menjilati bibirnya,dia maju untuk menendang Rose menjauh dan menarik Jasmine dalam pelukannya.
"Lepaskan,lepaskan aku dasar orang mesum"teriak Jasmine sambil mencoba melepaskan diri.
"Hehe,aku suka gadis penuh semangat"lalu Kemal hendak menciumnya.
"Buk".
Jasmine menendang ************ Kemal,tapi Kemal sudah mengantisipasinya dengan menggunakan pelindung.
"Uh,kau benar-benar penuh semangat,untung aku sudah mengantisipasinya,tapi aku masih terkejut,kau harus membantuku menenangkan adik kecilku ini"kata Kemal sambil menggerakan tangannya untuk mengelus selangkangannya.
"Ayo kita bersenang-senang"kata Kemal sambil menarik Jasmine hendak masuk ke sebuah kamar.
"Buk".
Kemal kembali menendang Rose.
"Ibu,tolong aku"teriak Jasmine sambil meneteskan air mata.
Kemal lalu membawa masuk Jasmine ke kamar dan menutup pintunya dengan keras.
Didalam kamar,Kemal melemparkan Jasmine ke atas kasur.
"Keponakanku sayang,paman datang padamu"kata Kemal lalu hendak menerkam Jasmine.
Jasmine yang ketakutan menendang-nendangkan kakinya dan berhasil membuat Kemal terjatuh,lalu dia berusaha menjauh darinya dan meringkuk di pojok ruangan sambil memegang sebuah benda sebagai senjatanya.
"Hehe,kau mau main-main ya,aku memang lebih suka bermain-main"kata Kemal lalu mendekati Jasmine sambil membuka bajunya satu persatu.
"Di kereta kuda Farrel,Bella,dan Orchid...
"Disana penginapanku"kata Orchid.
"Bukankah itu Penginapan Mawar?"tanya Bella.
"Memang,Penginapan Mawar adalah punya ibuku"jawab Orchid.
__ADS_1
"Rose ibumu?"tanya Bella lagi.
Orchid menganggukan kepalanya"Kalian kenal dia?"tanya Orchid.
Farrel menepukan kepalanya di jidat lalu menggelengkan kepalanya"Kami kenal dia,kami juga menginap disana" jawab Farrel.
"Bemarkah?Bagus sekali kalau begitu"kata Orchid.
"Tapi kenapa disana terlihat sangat ramai ya?"tanya Bella setelah mereka mendekat ke penginapan.
"Betul,kenapa sangat ramai?"Orchid juga penasaran.
Setelah mereka sampai disana,mereka bertiga langsung masuk ke penginapan,alangkah terkejutnya mereka ketika melihat isi dalam penginapan,banyak orang tak sadarkan diri karena dipukuli oleh satu orang,mereka juga melihat Rose sedang menangis sambil menggedor-gedor salah satu pintu kamar.
"Ibu"teriak Orchid sambil mendekati Rose.
"Orchid,kau kembali,cepat selamatkan adikmu didalam"kata Rose sambil terus menangis.
"Jadi kau juga anak wanita ini?"tanya pria yang memukuli orang-orang di penginapan.
"Siapa kau?"tanya Orchid.
"Orchid,jangan pedulikan dia,cepat selamatkan adikmu"kata Rose.
"Ah,jangan mendekat"terdengar teriakan dari dalam kamar.
Rose dan Orchid yang mendengar itu membulatkan mata, saat Orchid hendak memukul pintu itu untuk menghancurkannya,pria yang datang bersama Kemal mendekatinya dan menghentikan pukulannya.
"Minggir kau sialan"teriak Orchid lalu mencoba memukul pria itu.
Pria itu membalas pukulan Orchid dan mulai berkelahi dengannya.
Farrel sudah memahami situasinya,Jasmine sedang didalam kamar dan sedang dalam bahaya,mungkin dia akan diperkosa.
Farrel segera mendekati Rose dan menendang pintu kamar hingga terbuka.
Dia melihat seorang pria gemuk bertelanjang bulat hampir menyentuh Jasmine.
Farrel segera mengeluarkan pisau lempar yang selama ini dia simpan,dia melemparkannya dan tepat mengenai tangan pria gemuk dan menembusnya.
"Arghhhh"teriak pria gemuk yang kesakitan karena tangannya tertembus pisau.
"Jasmine,Jasmine,apa kau tidak apa-apa?"Rose segera mendekati Jasmine dan memeluknya.
"Ibu,aku sangat takut"Jasmine menangis,dia juga memeluk Rose.
"Tidak usah takut nak,ibu ada disini,tidak ada yang bisa menyakitimu"kata Rose sambil mengelus kepala Jasmine.
Farrel yang melihat Jasmine masih berpakaian lengkap menghela nafas lega.
'Untung aku datang tepat waktu,kalau tidak,entah apa yang akan terjadi pada Jasmine?"pikir Farrel.
__ADS_1