TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS

TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS
Pesta


__ADS_3

Setelah sampai dimansion,terlihat bahwa aula mansion sedang didekorasi.


"Kenapa agak ramai dekorasinya,bukankah kau bilang ini pesta kecil?"tanya Farrel pada Jessica.


"Tentu saja ini pesta kecil guru,ayah hanya mengundang beberapa kerabat dan juga kenalannya"jawab Jessica.


"Pesta akan diadakan nanti malam,Kak,Bella,kita pergi bersiap-siap bersama yuk"ajak Alicia lalu menarik mereka berdua meninggalkan Farrel sendirian.


"Sepertinya aku harus bersiap-siap sendiri"Farrel mengelengkan kepala,dia lalu pergi menuju kamarnya.


Waktu berlalu dengan cepat dan malampun akhirnya tiba.


"Tok,tok,tok".


"Tuan,anda dipanggil tuan besar,pesta sudah dimulai"kata seorang pelayan di luar kamar Farrel.


"Baiklah,aku akan kesana sebentar lagi"jawab Farrel.


Didalam kamar,Farrel sedang mengagumi dirinya sendiri "Kenapa aku terlihat sangat tampan ya?"Farrel memperagakan beberapa pose model yang dulu pernah dia baca,lalu dia pergi keluar kamar untuk menuju tempat pesta.


Diruang pesta...


"Tuan Fairwell,kudengar kau mengenal orang yang memenangkan tournament tahunan hari ini"kata seseorang.


"Kau bicara apa,orang itu sudah lama menginap di kediaman tuan Fairwell"balas orang lain.


"Hahaha,kau benar sekali,dia tamuku,Alicialah yang membawanya kesini"jawab Roger.


"Ooh,jadi seperti itu".


Di kerumunan lain...


"Bella,dimana Farrel,dia bintang utamanya tapi dia belum muncul?"tanya Alicia.


"Aku tidak tahu,mungkin masih didalam kamarnya"jawab Bella.


"Haruskah kita panggil dia?"tanya Alicia dengan kesal.


"Tidak perlu,guru sudah disini"Jessica menunjuk ke tangga, disana terlihat seorang lelaki tampan yang mengenakan baju bangsawan yang membuatnya semakin tampan.


Roger juga melihat Farrel,dia bertepuk tangan untuk membuat musik berhenti.


"Semuanya,mohon perhatiannya"ucapan Roger menarik perhatian semua orang.


"Bintang utama kita sudah ada disini,mari kita mulai pestanya"kata Roger memulai pesta,lalu para pemain musik mulai bermain lagi.


Banyak orang kini sudah menghampiri Farrel.


"Tuan Farrel,penampilan anda hari ini sangat memukau,aku merasa lemah di hadapan anda".


"Tuan Farrel,bolehkah anda mengajari anak saya beberapa jurus anda".


"Tuan Farrel,malam ini kakak kosong,apakah kau bisa menemani kakak bermain?".


Farrel tercengan atas pertanyaan terakhir'Apa-apaan ini?'pikirnya,lalu semakin banyak orang yang mendekati Farrel,Farrel hanya bisa meladeni mereka satu persatu.


Waktu berlalu dengan cepat dan pesta segera berakhir.


"Huuh,sangat melelahkan meladeni para tamu rupanya"kata Farrel sambil berkacak pinggang.

__ADS_1


"Hahaha,rupanya orang seperti dirimu bisa kelelahan juga ya"kata Roger sambil tertawa.


"Paman kira aku ini apa?"tanya Farrel sambil memutar matanya.


"Hahaha"semua orang tertawa.


"Farrel,tournament telah selesai,setelah ini apa rencanamu kedepannya?"tanya Roger.


"Mungkin besok aku akan pergi ke dungeon lalu pulang ke kota Harran lagi"jawab Farrel.


"Kau tidak mau tinggal disini saja"kata Sarah.


"Terima kasih Tante,tapi aku adalah petualang,jadi aku lebih cocok apabila tinggal disana"jawab Farrel.


"Oh seperti itu"Roger dan Sarah menganggukan kepala "Kalau kau mengunjungi ibukota lagi jangan sungkan menemui kami ya"lanjut Roger.


"Tentu paman,jika aku akan mengunjungi ibukota lagi aku akan langsung menuju mansion ini"jawab Farrel.


"Hahaha,baguslah,sekarang sudah malam,sebaiknya kalian beristirahat agar besok kalian berdua prima"kata Roger,lalu mereka semua kembali ke kamar masing-masing.


Tidak ada yang menyadari bahwa ada 2 raut muka sedih milik 2 orang diantara mereka saat hendak kembali ke kamar.


"Huh,hari ini sangat melelahkan"kata Farrel saat berbaring di ranjangnya.


"Bukankah menyenangkan bisa dekat dengan bangsawan-bangsawan cantik tadi"kata Bella dengan cemberut saat duduk disisi lain ranjang.


Farrel memutar matanya pada Bella"Apa-apaan ini,kau cemburu?"tanya Farrel.


"Tidak ada"jawab Bella sambil membuang muka.


"Huh,aku tidak mengerti,kau sendiri yang menyuruhku membuat harem,tapi saat aku dekat dengan wanita,kau malah cemburu"kata Farrel tak berdaya.


Bella yang sedang cemberut membuatnya terlihat menggemaskan,Farrel tak tahan menlihatnya dan langsung menerkamnya.


"Far..Farrel,apa yang kau lakukan?"tanya Bella.


"Kau dari tadi bertele-tele,kau sebenarnya hanya mau inikan"jawab Farrel langsung memasukan benda miliknya ke dalam goa Bella dan seketika membuat Bella bahagia.


Setelah 1 jam,Bella pingsan karena permainan Farrel yang hebat membuatnya mencapai puncak berkali-kali.


Farrel yang masih tersadar duduk disamping kepala Bella,dia menatap wajah istrinya dengan penuh cinta, meskipun dia belum puas bermain,tapi dirinya tak tega memainkan tubuh Bella saat dirinya pingsan.


"Klek".


Pintu kamar Farrel terbuka.


"Siapa disana?"tanya Farrel lalu mengambil posisi siaga.


Saat menatap keluar pintu,Farrel melihat 2 orang wanita berdiri disana,mereka lalu masuk ke dalam kamar Farrel dan menutupnya dari dalam.


"Jessica,Alicia,apa yang kalian lakukan disini?"tanya Farrel saat mengetahui mereka adalah Jessica dan Alicia.


Jessica dan Alicia tidak menjawab dan terus mendekati ranjang,setelah mereka ada di dekat ranjang,mereka berdua melepaskan baju tidur mereka.


Farrel membelalakan matanya"Apa yang kalian lakukan?" tanya Farrel lagi.


"Guru,maaf" Jessica langsung mencium bibir Farrel.


"Farrrel,maaf"Alicia menyingkap selimut yang menutupi tubuh Farrel dan langsung memakan benda Farrel.

__ADS_1


Farrel tertegun dengan 2 saudara kembar ini'apa yang mereka lakukan'pikir Farrel,dia ingin menolak mereka tapi disisi lain dia menerima mereka untuk melampiaskan nafsunya.


Farrel menggerakan tangan kanannya untuk meremas melon Jesaica dan memelintir Cherrynya dan membuat Jessica mengeram,dia juga menggunakan tangan kirinya untuk menekan kepala Alicia agar tidak melepaskan mulutnya saat Farrel menggerakan pinggul dengan cepat.


Dari gerakan kasar mereka Farrel bisa tahu bahwa ini pertama kalinya untuk mereka.


Saat sudah tak tahan lagi,Farrel langsung membaringkan 2 orang itu disamping Bella yang tengah pingsan.


Setelah itu dia memilih salah satu dari mereka dan menusukan miliknya ke dalam goanya terlihat darah mengalir dari dalam goa,seteelah bermain sebentar Farrel mencabut miliknya dan menusukannya ke goa lain dan darah terlihat lagii dari goa itu.


'Apakah aku mengambil 2 keperawanan dalam 1 waktu' pikir Farrel,tapi dia segera menggelengkan kepala dan menikmati 2 hidangan yang ada didepannya.


Threesome disamping istri yang pingsan sangatlah enak,hingga Farrel tidak bisa menahan hentakannya dan membuat Bella terbangun.


Bella yang terbangun melihat suaminya bermain dengan 2 wanita disampinya saat dia pingsan.


"Apa yang kalian lakukan?"tanya Bella dengan raut muka marah.


"Bel..Bella?"Farrel menjadi gugup.


"Bella,jangan salahkan guru,kami,kamilah yang menggodanya"kata Jessica dengan buru-buru.


Alicia mengangguk"Bella,jangan salahkan Farrel,kau bisa memarahi kami sebagai gantinya"Alicia juga panik.


Bella menatap ketiganya dengan marah,tapi tibat-tiba raut mukanya berubah.


"Pffft,hahahaha,muka kalian lucu sekali saat sedang panik,hahahaha"Bella tertawa terbahak-bahak.


3 orang disamping merasa aneh terhadap Bella.


"Kau tidak marah?"tanya Alicia.


Bella melambaikan tangan"Hahaha,untuk apa marah,aku malah berterima kasih kepada kalian karena membantuku melampiaskan nafsu binatang miliknya"Bella menunjuk Farrel"Jujur,aku tidak sanggup melayaninya sendirian,tapi dengan adanya kalian,kita bertiga pasti bisa mengalahkannya"jawab Bella.


"Kau sungguh berpikir bisa mengalahkanku,rasakan ini"Farrel langsung menerkam Bella,dan mereka berempat bermain hingga pagi.


Disuatu ruangan di Kerajaan Owen...


"Apa kau sudah mendapatkan informasi tentang pahlawan jatuh itu?"tanya seseorang yang sedang duduk di hadapan orang yang sedang berlutut.


"Kami sudah mendapatkan informasinya Tuan Pahlawan, saya mendengar dari bawahan saya bahwa Pahlawan jatuh itu ada di Ibukota Kerajaan Wallis"jawab orang yang berlutut.


"Kerajaan Wallis ya"orang yang duduk mengangguk-anggukan kepala"aku akan kesana besok".


"Tuan Pahlawan,kalau boleh memberi saran,lebih baik jangan menyerang Pahlawan Jatuh di Ibukota Kerajaan Wallis"kata orang yang sedang berlutut.


Orang yang duduk mengerutkan kening,dia melepaskan aura pembunuhan"Kenapa?Apakah aku tidak bisa membalaskan dendam temanku?"tanya nya.


Orang yang berlutut itu gemetaran merasakan aura pembunuhan pria dihadapannya,dia menggertakan gigi dan menjawab dengan terbata-bata"Bu..bukan seperti itu tuan, saya mendengar dari bawahan saya bahwa Pahlawan Jatuh memenangkan Tournament Tahunan Kerajaan Wallis, jadi bukankah aneh bila dia diserang di Ibukota Kerajaan Wallis,pihak kerajaan pasti akan mengusut tuntas kasus ini,dan apabila seseorang mengetahui dalangnya adalah anda bisa dipastikan akan ada konflik antara Kerajaan Owen dan Kerajaan Wallis".


"Lalu apa yang harus kulakukan?"tanya orang yang duduk.


"Begini tuan,saya mendengar bahwa hadiah tournament itu adalah izin khusus memasuki dungeon,tuan bisa membunuh Pahlawan Jatuh didalam dungeon dan tuan tidak bisa disalahkan karena dia mati di dungeon"jawab orang yang sedang berlutut.


"Idemu bagus juga"lalu orang yang duduk melambaikan tangannya"Kau boleh pergi".


Orang yang berlutut segera menghilang ke dalam bayangan.


Orang yang duduk berjalan mendekati jendela"Farrel Syits, aku pasti akan membunuhmu agar kau menemani Alex disana"kata orang itu.

__ADS_1


Saat cahaya bulan menerpa wajahnya,Farrel akan langsung mengenalinya,orang itu adalah orang yang selalu menyiksa dirinya,dia adalah David Brown.


__ADS_2