
Semua orang tidur nyenyak pada malam itu,kecuali salah satu ruangan,udara disana sangat panas.
"Bella,aku telah lama menahannya,aku tak akan membiarkanmu tidur malam ini"Farrel menindih tubuh Bella.
"Emm"Bella mengangguk tanda setuju,lalu Farrel sekali lagi mencium Bella dengan penuh gairah.
*Cuuups*
Setelah melepas ciumanya,Farrel melepas semua pakaian Bella dan menciumi cherry yang sudah siap untuk dimakan, tak berhenti sampai disitu,tangannya menjelajah kebawa ke goa milik Bella.
"Kemana tanganmu pergi?Emm.."Bella menggigit bibir,Farrel melepaskan ciuman pada cherry Bella"Aku tak akan sungkan".
Setelah itu Farrel melepas semua pakainya dan mengarahkan miliknya ke goa Bella,dan langsung menusuk nusuk Bella.
"Ahh,emmm"Bella mengerang kenikmatan.
Farrel menggerakkan pinggulnya dengan cepat,saat itu tengah malam,tapi suasana dikamat itu begitu hidup.
Setelah satu jam,Farrel dan Bella mencapai batas dan keluar bersama-sama.
"Akkhhhh"suara itu keluar dari mereka berdua,setelah itu Bella pingsan akibat permainan Farrel yang liar.
Farrel mencabut miliknya dari Bella dan duduk disamping Bella setelah menyelimutinya"Pelayanan yang bagus sayang"katanya sambil mengelus kepala Bella yang meringkuk disampingnya dengan wajah bahagia.
Saat duduk,Farrel melihat 2 pedangnya,Horam dan Shokku, meskipun mereka pedang yang bagus,tapi dia masih suka dengan Blue Fire Sword yang harus diperbaiki.
"Reva,bukankah meningkatkan gelar penempa pemula dengan membuat item normal?".
...[Benar,meningkatkan gelar penempa pemula membutuhkan 1000 exp,membuat item normal mendapatkan 1 exp]...
"Bukankah akan memakan banyak waktu dan mana kalau begitu?Apakah ada cara lain?".
...[Tuan juga bisa melihat blacksmith atau alchemy bekerja untuk menambah exp]...
"Begitu rupanya"Farrel mengangguk angukan kepala"Kalau begitu akan kulihat daftar item yang bisa kulihat".
Farrel mengscroll daftar-daftar,dia melihat bahwa banyak barang disana,jumlah bahan yang dibutuhkan berbeda tapi masih tetap memberikan 1 exp,misal membuat tameng normal membutuhkan 5 item besi dan menggunakan 10 mana,sedangkan membuat pisau lempar hanya membutuhkan 1 item besi dan 5 mana,dan dua itu cuma memberikan 1 exp,jadi Farrel memilih membuat 200 pisau lempar dan mendapat 200 exp,siapa tau berguna,dia juga membuat.
"Sudah selesai,hoaam,ini menguras banyak mana"setelah itu Farrel membaringkan tubuhnya disamping tubuh Bella dan beranjak tidur.
Pagi harinya...
Kali ini Bella bangun awal,teringat tadi malam,mukanya memerah,padahal sudah beberapa kali dia melakukannya tapi masih merasa malu,tapi dia masih ingin lebih.Dia melihat Farrel tertidur disampingnya dengan ditutupi selimut,dia membuka selimutnya dan mulai menjilati milik Farrel,lama lama jilatanya berubah menjadi emutan.
Merasa aneh dibawahnya,Farrel membuka mata dan melihat Bella sedang mengemut miliknya"Ahh,Bella apa yang kamu lakukan?".
Bella tidak menjawab dan hanya mengangkat tangan lalu menyatukan ibu jari dan jari telunjuknya yang mengisyaratkan ini baik baik saja.
__ADS_1
"Argghh,aku sudah tidak tahan"Farrel langsung duduk,memegang kepala Bella agar tidak bergerak kemana mana dan menggerakan pinggulnya maju mundur lalu dia mengeluarkan susunya dalam mulut Bella,tak berhenti disitu,dia membaringkan Bella dan mulailah satu ronde dipagi hari.
Setelah sama sama terpuaskan,mereka membersihkan diri dan mengenakan pakaiannya saat pintu kamar diketuk.
"Tok,tok,tok"
"Tuan besar menunggu tuan Farrel dan nona Bella diruang makan"katanya dari luar.
"Baiklah,sebentar lagi kami akan kesana"jawab Farrel,setelah itu dia keluar menggandeng tangan Bella ke ruang makan.
"Pagi Farrel,ayo kemari duduk dan makan"Roger berbasa basi.
''Baiklah"Farrel lalu menarik kursi untuk Bella lalu menarik satu lagi untuk dirinya duduk.
"Ngomong-ngomong hari ini pendaftaran terakhir untuk mengikuti tournament tahunan,kenapa kau tidak kesana setelah ini?"Roger memulai percakapan.
"Benarkah?Nanti aku akan kesana"lalu dia melanjutkan"Ini adalah pertama kali aku mengikuti tournament ini,apakah ada peraturan yang perlu kuketahui?".
"Oh tidak banyak,kau hanya tidak boleh membunuh lawan saja"kali ini Jesicca yang menjawab dengan ssenyuman
"Apakah kau juga mendaftar nona Jessica?".
"Hehe,matamu sangat jeli,aku selalu mendaftar dan selalu mendapat peringkat 10 besar"katanya bangga.
"Berarti kau sangat hebat,kalau aku bertemu denganmu nanti tolong jangan kasar-kasar ya"canda Farrel.
"Hahaha,kau sangat pandai merendah ya"jesicca tertawa.
Mereka hendak pergi saat dipangil Roger kembali.
"Kalian berdua adalah tamuku,jadi kalian harus menggunakan kereta kuda kami"katanya lalu kereta kuda berjalan ke arah mereka bertiga dan berhenti disana.
"Ayo naik kalian berdua"kata seseorang didalam kereta,saat pintu dibuka terlihat sosok Alicia dan Jesicca duduk disana.
"Kalian ikut?"Farrel menherutkan kening.
"Tentu saja,aku dan Bella belum puas jalan-jalan kemarin"kata Alicia.
"Aku juga belum menjelaskan peraturan lain tournament padamu"kata Jesicca.
Farrel hanya menggelengkan kepala"Baiklah,ayo Bella,kita naik"Farrel naik kereta diikuti Bella,lalu kereta melaju pergi.
Setelah kereta pergi,2 orang berjalan mendekati Roger,mereka adalah Sarah istrinya dan Andrew anaknya.
"Sepertinya 2 adikmu menyukai orang yang sama"Roger menggelengkan kepala.
"Tapi ambil sisi baiknya,apakah ayah pernah melihat senyum mereka yang begitu lebar?"balas Andrew.
__ADS_1
"Kalau itu bisa membuat trauma Jessica hilang dan Alicia menjadi lebih terbuka maka biarkan saja"kali ini Sarah yang berbicara dan yang lain mengangguk setuju.
Disisi lain,kereta kuda telah sampai diarena,disana ada sedikit orang yang mendaftar,kebanyakan orang sudah mendaftar lebih awal.
Farrel turun diikuti rombonganya menuju tempat mendaftar.
"Permisi,saya mau mendaftar menjadi peserta tournament".
"Silahkan tunjukan tanda pengenal anda"kata orang dibagian pendaftaran,lalu Farrel mengeluarkan kartu guildnya dan menyerahkan pada orang didepannya.
"Pendaftaran telah selesai,terima kasih atqs partisipasinya"kata orang dibagian pendaftaran menyerahkan kembali kartu guild Farrel.
Farrel dan rombongan hendak pergi saat mendengar seseorang berbicara dengan mereka.
"Ck,ck,ck,sepertinya kita bertemu lagi dasar pelacur"suara mendekat,kelompok Farrel menoleh dan melohat pemuda gemuk seperti babi.
"Oh,kukira siapa?Ternyata Albert si babi gemuk"sarkasme keluar dari mulut Bella.
Mendengar itu,Albert mengamuk"Dasar pelacur,kubunuh kau"Albert hendak pedangnya saat sebauh suara terdengar.
"Tuan Albert,mohon jaga sikap,arena ini adalah milik kerajaan,bila anda membuat rusuh disini maka kerajaan tidak akan segan"semua orang menoleh dan melihat lelaki tua berjalan kearah mereka.
"Tuan Raksha..."Albert kaget melihat lelaki tua itu dan menyarungkan kembali pedangnya,tuan Raksha adalah penanggung jawab tournament ini sekaligus orang terkuat dan pelindung kerajaan dengan level 420"Anda salah paham tuan Raksha,kami hanya bermain-main,kalau begitu saya permisi dulu".
Semua orang memutar mata padanya'sangat tak tahu malu'.
Tuan Raksha melihat sekeliling,memandangi semua orang"Benarkah?"
Alicia hendak menjawab tapi didahului Farrel"Benar tuan Raksha,kami hanya bermain-main,lagipula kami berencana bertemu saat pertandingan".
"Kalau benar begitu baiklah,kalian boleh pergi"kata tuan Raksha.
5 orang itu oergi"Kau beruntung tuan Raksha ada disini,kalau tidak kau sudah mati"kata Albert dingin.
"Begitukah?Kalau dia tidak disini,pasti akan ada babi yang mencari-cari kepalanya"kata Farrel santai.
"Kau..."Albert meraung marah tapi dia tahan lagi karena menyadari tuan Raksha masih melihatnya,dia lalu naik kereta kudanya.
Kelompok Farrel juga naik kereta kuda berkeliling kota.
"Hmm,kenapa kau tadi tidak memberitahu yqng sebenarnya?"tanya Alicia.
2 lainya juga bertanya tanya,terutama Bella yang dihina pelcur.
"Apakah kalian tidak mendengarnya,lelaki tua itu mengatakan bahwa tak akan segan jika ada yang berbuat keributan,jika kita mengatakan yang sebenarnya maka mungkin akan terjadi keributan dan kita akan melawannya".
Mendengar itu semua mengangguk setuju dan kagum dengan pemikiran Farrel.
__ADS_1
"Baiklah,ayo kita jalan-jalan dan belanja"teriak 3 wanita dikereta kuda bersama-sama.
Farrel hanya menggelengkan kepala'Semua wanita tidak diduniaku yang dulu dan didunia ini semua sama saja,suka berbelanja dan jalan-jalan'.