
"Umm...halo pak penjaga,apa ada yang bisa saya bantu lagi?"tanya Farrel.
"Oh,pemuda yang kemarin,yaaaa..aku mendapat laporan dari warga sekitar kalau disini terdengar suara pertarungan, kau tahu sendirikan kalau di dalam kota dilarang ada pertarungan,jadi kami datang untuk memeriksanya"kata penjaga kota.
"Anda benar tuan penjaga,disini memang ada pertarungan tadi,tapi mereka hanya beberapa berandalan kecil yang mau merampok uang kami dan merusak tempat ini,tapi aku sudah mengusirnya,jadi situasinya sudah aman sekarang" kata Farrel.
"Oh,jadi seperti itu,tak kusangka akan ada berandalan yang bisa beraksi dikota yang kujaga"kata kepala penjaga sambil melihat sekeliling ruangan yang berantakan dengan meja dan kursi berserakan dimana-mana.
"Ngomong-ngomong namaku Gerda Gibli,aku kepala penjaga kota ini"kata Gerda sambil mengulurkan tangan.
"Aku Farrel Syits,seorang petualang,senang bertemu denganmu Gerda"Farrel juga mengulurkan tangannya.
"Oh,nak Farrel,kau terlihat menjanjikan,bagaimana kalau kau ikut menjadi penjaga kota,aku yakin kau akan berprestasi disana"tawar Gerda.
"Maaf,aku harus menolak"balas Farrel dengan cepat.
"Cepatnya,apa kau yakin tidak mau memikirkannya,aku akan memberimu waktu"Gerda masih kekeh merekrut Farrel.
"Tidak perlu,aku lebih suka menjadi petualang yang bisa hidup bebas"balas Farrel lagi
"Jadi seperti itu,tekadmu sangat kuat,sepertinya aku tidak akan pernah bisa merekrutmu"kata Gerda.
"Kalau begitu kami pergi dulu,percayalah,kami akan menangkap para berandalan yang merusak tempat ini dan menghukumnya"kata Gerda lalu pergi dengan pasukannya.
^^^"Aku percayakan urusan mereka pada kalian"balas Farrel sambil melambaikan tangannya.^^^
"Yaaa,walaupun kalian tidak akan pernah menemukan mereka"kata Farrel dengan lirih,lalu dia kembali ke kamar Rose.
"Bagaimana?"tanya Orchid.
"Tenang saja,para penjaga sudah pergi"balas Farrel.
...****************...
Sebulan setelah kejadian itu...
Farrel,Bella,dan keluarga Rose hidup dengan damai.
__ADS_1
Farrel,Bella dan Orchid selalu melaksakan quest dari guild tiap hari,mereka semakin dekat dengan lantai 100 di dungeon, Rose yang sudah sembuh juga sudah menjalankan bisnis penginapannya kembali dibantu oleh salah satu putrinya,Jasmine.
"Apa ini,kenapa quest ini terbingkai?"tanya Farrel.
"Oh Farrel,kau belum tahu ya,quest ini diminta oleh salah satu bangsawan di kota lain,quest penjelajahan dungeon baru yang muncul di wilayahnya"jawab salah satu petualang disana.
"Oh,Jack ya,kurasa quest ini menarik,aku akan mengambil quest ini,bagaimana menurut kalian berdua?".
"Aku si ok"jawab Bella.
"Aku si yes"jawab Orchid.
"Bagus,kalau begitu sudah diputuskan kita akan mengambil quest ini"kata Farrel.
"Benarkah?Bagus kalau begitu,sebenarnya kelompok kami juga mengambil quest ini"kata Jack.
"Memangnya bisa begitu?"tanya Farrel.
"Tentu,ini adalah quest penjelajahan dungeon,tidak ada batasan untuk orang yang mengambilnya"jawab Jack"Lihat,disana tertulis siapa saja boleh bergabung"lanjut Jack.
"Nanti semua yang akan bergabung harus berkumpul di dewkat gerbang saat tengah hari,lebih baik kalian bersiap-siap dulu,kami juga akan bersiap"lanjutnya lagi.
Karena ini adalah quest penjelajahan,quest ini memiliki tipe yang hampir sama dengan quest pengawalan,petualang harus mengambil bukti bahwa dia sedang mengambil quest tersebut untuk ditunjukan kepada si yang punya quest agar mereka tidak ditipu di tengah jalan,karena siapa yang tahu bahwa peetualang yang mereka sewa adalah bandit yang sedang menyamar.
Setelah mengambil bukti,Farrel dan lain pergi untuk menyiapkan keperluan mereka selama perjalanan.
Walaupun hal itu sama sekali tidak diperlukan karena Farrel punya ruang dimensi yang bisa menyimpan apapun,apalagi dia juga punya skill shop yang bisa dia gunakan untuk membeli apapun,jangankan barang keperluan sehari-hari, skill yang harusnya didapatkan dari menaikan levelpun bisa dia beli dengan mudah.
Setelah tengah hari,Farrel dan lainnya menuju tempat berkumpul sesuai yang tertera di dalam quest.
"Oiiiii,kalian bertiga,kemarilah"teriak seseorang dari kejauhan.
"Oh,itu Jack,ayo kita kesana"kata Orchid.
"Hay Jack,kalian cepat juga ya"sapa Farrel.
'Tentu saja,tepat waktu adalah motto party kami, ngomong-ngomong barang bawaan kalian sedikit sekali" kata Jack sambil melihat barang bawaan milik party Farrel.
__ADS_1
"Hanya membawa makanan untuk beberapa hari kedepan sudah cukup untuk kami,lagipula jika makanan kami habis kami bisa meminta darimukan,menumpang makan adalah motto party kami"jawab Farrel dengan bercanda.
"Enak saja".
"Ha ha ha ha ha ha ha".
"Ehm,ehm,bisa tolong perhatiannya sebentar"teriak seseorang yang naik diatas kuda.
"Siapa dia?"tanya Farrel.
"Kurasa dia adalah pimpinan penjaga rombongan ini"jawab Jack.
"Saya adalah prescot,pimpinan penjaga rombongan ini, perjalanan dari kota Harran ke kota Oyo akan memakan waktu 2 hari jika lancar,maka dari itu semua petualang yang berpartisipasi dimohon untuk naik ke kereta kuda yang sudah kami siapkan karena kita akan segera berangkat" kata Prescot,lalu semua petualang segera naik ke kereta kuda.
"Ayo masuk,sepertinya kita mendapat gerbong paling belakang"kata Jack.
Lalu party Farrel dan party Jack yang juga berjumlah 3 orang memasuki kereta kuda paling belakang,disana sudah ada 2 orang petualang lain yang sudah duduk,mereka mengenakan tudung kepala sehingga wajahnya tidak kelihatan.
"Hai,aku Farrel,ini Bella dan Orchid,partyku"sapa Farrel pada 2 orang itu agar bisa mengenal lebih dekat,bagaimanapun 2 orang itu adalah rekannya nanti saat menjelajah dungeon.
Namun 2 orang itu mengabaikan sapaan Farrel seolah itu tidak pernah terjadi,salah satunya bahkan menatap dengan tajam ke arah Farrel seolah ingin membunuhnya,jika saja tatapan orang itu bisa membunuh,Farrel pasti sudah mati puluhan kali.
Karena sapaanya tidak dibalas,Farrel merasa canggung, diapun memilih untuk duduk agak jauh dari mereka dan memilih duduk dekat kusir.
"Ha ha ha ha,nak tidak perlu canggung begitu,aku juga tadi sudah menyapa mereka dan didiamkan saja"kata kusir itu.
Lalu kusir itu mendekatkan mulutnya ke telinga Farrel dan berbisik"Untunglah kalian datang ke keretaku,kalau tidak mungkin aku akan mati karena rasa canggung karena mereka berdua".
"Aku tahu rasanya itu paman"balas Farrel.
"Hmmm"salah satu orang bertudung itu mendengus.
"Hiii"Farrel dan kusir sama-sama bergidik.
"Sepertinya sudah mau berangkat,ayo kita berangkat"kata kusir itu.
"Iya betul,ayo berangkat"tambah Farrel.
__ADS_1
"Ha ha ha ha ha ha"Jack dan yang lainnya tertawa melihat tingkah kusir dan Farrel.