
"Yo,kita bertemu lagi......pecundang".
Farrel yang mendengar suara itu segera membulatkan matanya,wajahnya kemudian berubah menjadi dingin,dia lalu berbalik untuk melihat si empunya suara.
Bella yang melihat Farrel tiba-tiba berwajah dingin langsung paham,dia pernah melihat wajah dingin Farrel seperti ini sebelumnya,dia juga berbalik untuk melihat wajah teman-teman Farrel yang telah menkhianatinya,wajah para pahlawan.
Farrel menatap dingin ke arah sumber suara "Javier,Steve,dan David,awalnya aku pikir akan sulit menemui kalian karena kalian selalu berada disarang seperti seorang pengecut,tapi siapa sangka kalianlah yang datang menemuiku untuk mengantarkan nyawa kalian"kata Farrel.
Javier yang mendengar ini menjadi marah"Bajingan ini sudah mulai berani"Javier hendak maju tapi sebelum itu terjadi tangannya terlebih dulu di tarik oleh Steve.
"Ada apa Steve?Kenapa kau menghentikanku?Apa kau tidak mau membalaskan dendam Alex?"tanya Javier.
"Apa kau berpikir aku tidak ingin membalas dendamnya?Alex adalah temanku,tentu saja aku ingin membalaskan dendamnya,tapi kita belum tahu sama sekali kekuatan Farrel,jadi jangan bertindak gegabah"jawab Steve.
"Untuk apa kita tahu kekuatannya?Bukankah saat di istana dulu kekuatannya telah diverifikasi,dia adalah Jobless, bahkan lebih lemah dari bayi"kata Javier.
"Javier,lebih baik kau tenang dulu,jika Farrel masihlah seorang Jobless dan lebih lemah dari bayi,apakah dia bisa membunuh Alex dengan mudah,apalagi saat itu ada beberapa pasukan yang bersama Alex"kali ini David angkat yang bicara.
Javier yang mendengarnya menjadi diam,dia berpikir sejenak,lalu berhasil menahan emosinya.
"Lalu apa yang akan kita lakukan bos?"tanya Javier pada David.
"Kita jalankan rencana kita yang tadi malam"jawab David.
"Hoi,hoi,hoi,kalian para pengecut disini untuk bertarung denganku atau hanya berdiskusi tentangku?"tanya Farrel,dia mencoba memprovokasi Javier yang pemarah.
"Sialan"Javier meraung lalu berlari maju menuju Farrel.
"Javier,berhenti"teriak David,tapi Javier sudah terlanjur emosi dan tidak bisa meredakan emosinya kecuali membunuh Farrel.
Farrel tersenyum melihat Javier terprovokasi,dia kemudian menarik pedangnya dan menebas ke arah Javier.
Javier tak menyangka Farrel akan menebasnya,dia mencoba menangkis tebasan Farrel dengan pedangnya.
"Trang".
"Beratnya".
Javier kemudian terpental mundur melewati David dan kelompoknya.
"Buk".
Javier menabrak dinding.
"Javier"teriak David"Cepat minumkan HP potion padanya" perintah David pada kelompoknya.
Seseorang keluar kerumunan dan meminumkan HP potion tingkat tinggi pada Javier.
__ADS_1
Javier yang meminum HP potion langsung berdiri,dia telah pulih meski hanya 70%.
"Sakitnya"kata Javier sambil berjalan mendekati David.
David memukul perut Javier"Bukankah sudah kubilang untuk tidak gegabah"katanya dengan marah.
"Uh,maaf bos"kata Javier.
"Sekarang kita jalankan rencana kita"kata David,lalu kelompoknya dibagi menjadi 3,ada kelompok yang menyerang dari jauh,ada yang menyerang dari dekat,dan ada yang menyebar mengelilingi Farrel.
"Bukankah kalian tadi ingin melihat kekuatanku,baiklah aku akan memperlihatkannya sekarang"kata Farrel.
*Water Magic : Water Shoot*
Bella mengangkat tongkatnya dan menggunakan sihir untuk menahan serangan dari kelompok penyerang jarak jauh.
Farrel tak tinggal diam,dia juga mulai menyerang orang-orang dari kelompok penyerang jarak dekat.
Setelah 5 menit,orang-orang dari kelompok penyerang jarak dekat telah mati semua,sedangkan beberapa orang dari kelompok penyerang jarak jauh juga mati,sisanya terluka akibat serangan sihir Bella.
"Apa kalian telah melihat kekuatanku?Tenang,kalian nanti akan merasakannya langsung"kata Farrel,lalu dia melangkah maju.
"Hahaha,apakah kau pikir kami tidak mempunyai rencana cadangan"kata David"Lakukan sekarang"perintah David pada kelompok ke-3.
*Coffin Of Eternal Darkness*
"Hahaha,apa kau tahu jurus ini?Ini adalah jurus penyegel yang bahkan jika 5 iblis element terjebak,mereka tidak akan pernah bisa bebas"kata David sebelum pintu peti mati itu tertutup.
"Apa kau tahu bagaimana cara Alex mati?Kalian akan mengalaminya nanti"kata Farrel"Bella,tetap tenang,aku akan kembali sebentar lagi"lanjutnya.
"Baiklah"jawab Bella.
"Bajingan,masih saja sempat mengancam kita"kata Javier.
"Argggh".
"Uhhk".
"Argggh,kenapa ini?Kenapa tubuhku terasa sakit semua?".
"Arggh,sakit sekali".
"Tuan David,apa yang terjadi pada kami?"tanya salah seorang dari kelompok 3 pada David.
"Huh,sepertinya jurus penyegel ini terlalu kuat sehingga mempunyai efek samping mengambil nyawa penggunanya"kata Bella,semua orang di kelompok 3 membelalakan mata,mereka tidak tahu bahwa jurus ini mempinyai efek samping seperti itu.
"Tuan David,apa itu benar?"tanya orang dari kelompok 3 lagi.
__ADS_1
"Sayangnya dia benar"jawab David.
Orang itu menggertakan gigi karena marah setelah mendengar jawaban David"Bajingan kau David,kau mengkhianati kami"kata orang itu.
"Saudaraku,ayo kita bunuh dia,setidaknya dia juga harus mati bersama kita"lanjutnya.
Semua orang dari kelompok 3 dan kelompok penyerang jarak jauh yang masih bisa berdiri segera bangkit,mereka punya 1 tujuan,yaitu membawa David dan kelompoknya bersama mereka.
*Ice Magic : Ice Nedlee*'
Jarum-jarum es segera menusuk tubuh anggota kelompok 3 dan penyerang jarak jauh,mereka tewas seketika.
"Dasar para anjing,mencoba menggigit tuannya"kata Steve, serangan barusan juga miliknya.
Sekarang diruangan itu hanya tersisa 4 orang.
"Bos,wanita yang bersama Farrel sangat cantik,sangat berbeda dengan para wanita yang disediakan istana, bagaimana kalau kita menggilirnya"kata Javier,kalau urusan wanita,Javier adalah yang nomor 1 dikelompok David, bahkan didunia sebelumnya dirinya pernah menghamili seorang wanita lalu mencekokinya dengan obat agar wanita itu keguguran dan tak memintanya bertanggung jawab.
"Bagus juga idemu,ini sebagai hukumannya karena berteman dengan pecundang itu"kata David,lalu dia melangkah mendekat menuju Bella.
"Apa yang akan kalian lakukan?"Bella mengangkat tongkatnya.
*Fire Magic : Fireball*
Bella menembakan sejumlah bola api,tapi David dapat menebasnya dengan mudah.
"Hehe nona cantik,lebih baik kau menurut pada kami,kami bertiga pasti akan memuaskan dirimu"kata Javier yang ikut mendekat sambil menjilati bibirnya.
"Haha,aku juga penasaran dengan rasa wanita milik Farrel" Steve juga ikut maju.
"Kalian menjauhlah,tubuhku ini hanya milik Farrel"Bella mengayunkan tongkatnya dan terus menembakan sihir,rapi itu semua sia-sia.
"Farrrel,cepatlah kembali"teriak Bella sambil menitikan air mata.
"Percuma saja nona"kata David,lalu dia mengulurkan tangannya untuk menyentuh Bella,tapi sebelum dia melakukannya,peti mati itu bergetar.
"Kletek-kletek,kletek-kletek".
Peti mati itu bergetar,lalu tutup peti mati itu terbuka dan memperlihatkan sosok Farrel yang sedang memejamkan mata,lalu matanya terbuka tiba-tiba dan hanya memperlihatkan warna hitam dimatanya.
*Kehampaan*
Sebuah lingkaran hitam muncul dibawah kaki Farrel, lingkaran itu lalu membesar dan terus membesar sehingga berada dibawah kaki semua orang disana,lalu lingkaran itu membuat sebuah kubah sehingga memisahkan ruang antara dalam kubah dan luar kubah.
Farrel keluar dari peti mati,dia menghampiri David dan meninju perutnya hingga David terpental dan menubruk dinding.
"Apa kau tidak apa-apa?"tanya Farrel sambil membelai kepala Bella.
__ADS_1
Bella langsung memeluk Farrel"Aku tidak apa-apa,selama ada kamu,aku tidak apa-apa"jawab Bella.