TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS

TERPANGGIL SEBAGAI JOBLESS
Roger Fairwell


__ADS_3

"Woaaaah Alicia,mansionmu sangat besar ya"puji Farrel.


"Tentu saja harus besar,seluruh keluarga Alicia kan sangat banyak"Bella menjawab sok tau.


"Hehe,kau salah Bella,ini adalah mansion milik diriku sendiri".


"Eh...."Farrel dan Bella sama sama terkejut.


"Mansion besar ini cuma kamu yang tinggalin?"tanya Bella.


"Sebenarnya aku jarang tinggal disini,aku lebih sering tinggal di mansion orang tuaku atau saudariku"jawab Alicia.


"Lalu untuk apa mansion sebesar ini?"kali ini Farrel yang bertanya.


"Sebenarnya aku juga tidak mau,tapi sebagai anak kepala keluarga,aku diharuskan memilikinya"jawab Alicia.


"Tok,tok,tok"


"Masuk"kata Alicia mendengar pintunya diketok.


Orang itu masuk dan ternyata adalah Jacob yang tadi menuju mansion ayah Alicia"Nona muda,kau dipanggil tuan besar untuk tinggal bersama di tempatnya,tamu anda juga diundang tinggal disana"kata Jacob.


"Apakah saudara-saudariku juga disana?"tanya Alicia.


"Betul,kata tuan besar lebih aman untuk tinggal bersama saat situasi saat ini"jawab Jacob.


"Baiklah,kau boleh pergi,aku akan bersiap siap".


Jacob pergi,dan mereka bersiap-siap sebentar.


"Maaf ya,kita tidak bisa tinggal disini"kata Alicia.


"Tidak apa-apa,benar kata Jacob,lebih aman untukmu tinggal bersama tapi kenapa kami juga harus tinggal disana?"tanya Bella penasaran.


"Aku juga tidak tau?"Alicia mengangkat bahu"Nanti aku akan bertanya pada ayahku"lanjutnya.


Selesai bersiap siap mereka keluar mansion dan naik kereta kuda dan pergi ke mansion utama.


"Bukankah ini terlalu besar untuk sebuah mansion,mungkin lebih mirip istana?"Bella kagum dengan mansion utama yang lebih besar dari mansion Alicia.


"Bella kemari,jangan menjulur-julurkan kepalamu seperti itu"Farrel menarik Bella.


"Kenapa?Apa tidak boleh?"tanya cemberut.


"Pffff hahaha kalian memang lucu"Alicia tak bisa menahan tawanya lagi,setelah itu kereta kuda berhenti dan mereka bertiga turun.

__ADS_1


"Selamat datang nona muda"saat mereka bertiga turun mereka disambut pulihan maid yang membungkuk.


"Antarkan mereka ke kamarnya,aku akan langsung menemui ayah"kata Alicia pada salah satu maid disana.


"Baik nona"jawabnya lalu mengantar Farrel dan Bella ke kamarnya.


"Ini kamar kalian,silahkan masuk".kata maid itu.


"Terima kasih"kata Farrel.


"Itu sudah tugas saya,kalau begitu saya permisi"lalu maid itu pergi.


"Kamar ini sangat besar bukan"kata Bella.


"Betul,seperti yang diharapkan dari keluarga Fairwell,tapi kalau kau mau aku bisa membuatnya juga,bagaimanapun kita juga kaya raya"kata Farrel.


Bella melambaikan tangan"Tidak perlu,asalkan bersamamu aku akan sedia tinggal dimana saja".


Hati Farrel merasa tersentuh mendengar Bella mengatakan itu,bahkan dia sempat berfikir untuk melupakan balas dendamnya tapi pikiran itu segera hilang karena dia sudah memulai rencananya,tidak mungkin dia berhenti ditengah rencana karena akan berakibat buruk untuk masa depanya,mungkin saja para pahlawan nantinya akan mencarinya atau orang terdekatnya,pada saat ini dia memutuskan untuk membalas dendam dan melindungi Bella.


"Terima kasih sayang"Farrel memeluk Bella.


"Sebenarnya aku sudah berhenti menstruasi"bisik Bella saat dalam pelukan Farrel.


Muka Bella memerah dan mengangguk.


"Apakah kita bisa melakukannya sekarang?"tanya Farrel.


Bella juga ingin tapi di segera mendorong Farrel menjauh"Jangan,kita sedang dirumah orang lain".


Farrel tidak peduli,jadi dia langsung mencium Bella dengan gairah hingga tiba tiba pintu kamar mereka dibuka,tapi mereka tak peduli lagi karena nafsu yang memuncak hingga ada seseorang berteriak.


Disisi lain,setelah menyuruh maid mengantar Farrel dan Bella ke kamar,Alicia menuju sebuah ruangan,itu adalah ruang kerja ayahnya,disana ada 4 orang.


"Halo ayah,aku kembali"katanya sambil tersenyum pada seorang laki laki didepannya.


Kalau orang lain yang memenggilnya seperti itu,dia pasti akan marah besar,tapi yang memanggil adalah purti kesayanganya"Oh Alicia sudah kembali,kemari dan peluk ayah"jawabnya melebarkan tangan untuk memeluk putrinya.


Alicia tidak menbalas dan duduk dikursinya.


"Berhentilah bersikap seperti itu,putri kita sudah dewasa,mungkin dia malu dipeluk lelaki tua sepertimu"kata seorang wanita yang tak lain adalah ibu Alicia,Sarah Moses.


"Hahaha benar ayah,kudengar Adikku mempunyai teman"kata seorang pria muda yang tak lain Andrew Fairwell,kakak sulung Alicia.


"Betul kak,kudengar dari Jacob,bahwa Adikku membawanya ke mansionnya,ya ampun apakah kepalanya terbentur disuatu tempat?"balas wanita yang seumuran dengan Alicia,dia adalah Jessica Fairwell,saudara kembar Alicia.

__ADS_1


"Seberapa banyak si tua Jacob ini bercerita"kata Alicia geram.


"Sudahlah cukup membahas ini,aku ingin memberitahu bahwa kalian semua tidak boleh keluar dari sini untuk beberapa waktu kedepan"kata lelaki tua itu,Roger Fairwell, ayah Alicia.


"Apa?Sampai kapan ayah?"Alicia bertanya.


"Aku tidak tau,mungkin beberapa bulan sampai masalah mereda"kata Roger.


"Tapi aku mau ke kota Harran lagi"kata Alicia.


Roger menggelengkan kepala"Tidak boleh!"katanya tegas"Cukup waktunya makan,kita ke meja makan,aku akan menyuruh seorang maid memanggil tamu kita untuk makan bersama".


"Aku yang akan memanggil mereka"Alicia menawarkan diri lalu berdiri dan pergi.


4 orang yang melihatnya menggelengkan kepalanya,sudah jelas putri bungsu inii sedang jatuh cinta.


Merreka berempat juga pergi menuju ruang makan bersama.


Saat berjalan menuju kamar Farrel dan Bella,Alicia kesal dengan ayahnya karena tidak boleh keluar rumah,setelah sampai didepan kamar,Alicia langsung membuka pintu lalu melihat Farrel dan Bella sedang berciuman.


"Kyaaa.."Alicia menjerit.


Bella yang mendengarnya segera menoleh dan melihat Alicia disana segera mendorong Farrel menjauh.


"Al..Alicia,kenapa kau disini?"tanya dengan muka memerah.


"Aku,aku..ayahku memanggil kalian keruang makan"kata Alicia juga dengan muka merah.


Farrel geram dengan Alicia yang mengganggunya "Bukankah kau yang bilang kalau masuk ruangan harus mengetuk pintu dulu"kata Farrel.


"Aku,aku tidak sengaja,aku sedang kesal sehingga masuk tanpa mengetuk pintu dulu,maafkan aku"kata Alicia meminta maaf.


"Tidak apa-apa,kita hitung impas saja,kemarin aku juga seperti itu"kata Farrel melambaikan tangan.


"Baiklah,ayo ikuti aku keruang makan"kata Alicia memimpim Farrel dan Bella pergi.


Sampai diruang makan,4 orang disana melihat kearah Farrel dan Bella.


"Jadi kau orangnya,lumayan"kata Roger mengamati Farrel"Aku ayah Alicia,Roger Fairwell"dia memperkenalkan diri.


"Salam Tuan Fairwell,nama saya Farrel Syits,ini istri saya Bella Syits"Farrel juga memperkenalkan dirinya dan Bella.


"Eh...."4 orang yang mendengar itu tercengang dibuatnya.


Suasana menjadi canggung.

__ADS_1


__ADS_2