TETANGGA KU OM MAFIA TAMPAN

TETANGGA KU OM MAFIA TAMPAN
CIUMAN BERGAIRAH SMITH


__ADS_3


Kalisa dan Maria keluar dari mall, dan langsung menuju parkiran mobil milik Maria, berniat untuk langsung pulang.


"Mar, loe tidur di rumah gue aja ya, mami gue kayaknya, hari ini keluar kota lagi, sekalian biar loe gak sibuk bolak-balik, kan udah larut juga" ucap Kalisa di dalam mobil Maria,


"Gak ah, kan besok kita sekolah, gue masih banyak barang yang belum di siapin untuk sekolah, kalau gue nginap tempat loe, ntar gue bolak-balik juga, mau ngmbil peralatan sekolah sama seragam gue" jawab Maria, yang langsung menolak ajakkan Kalisa untuk tidur di rumahnya.


"Ya udah deh, kalau gitu, sepih deh gue," jawab Kalisa sedikit cemberut.


"Kan ada Art loe yang nemenin, sekalian aja loe ajak tidur di kamar loe, klau gak mau sepi," ucap Maria memberi saran kalau Kalisa tidak suka sepi.


"Art gue mana mau tidur di kamar gue, pernah sih gue ajak, tapi orang nya selalu gak enakan" jawab Kalisa masih sedikit cemberut.


"Ya udah besik aja, kalau mami loe blum pulang, gue temenin loe deh, Ok..!!!, jangan sedih gitu dong" jawab Maria tersenyum manis kepada Kalisa.


"Beneran ya, kalau mami belum pulang, loe harus nginap dan tememin gue, sampai mami pulang, janji lohhhh..!!!" Jawab Kalisa sambil menghadapnkan tubuh ke arah Maria, dan mengangkat telunjuk di depan muka Maria, dengan sedikit nada mengancam.


"Sippp..!!!, Apa sih yang gak buat loe, sayang" jawab Maria, sambil mencubit sedikit gemas muka Kalisa, yang mulai menerbit kan senyum bahagianya.


Okkkkk..dehhh..!!!!.." jawab Kalisa.


Berapa menit kemudian, sampai lah di depan rumah Kalisa, dan di depan rumah Kalisa terdapat sebuah mobil, yang tidak di kenal Kalisa, dan membuat Kalisa, bertanya-tanya tentang siapa yang memarkir kan mobil tepat di depan rumah miliknya,


"Ehhh..!!!, loe ada tamu ya" tanya Maria, yang juga bertanya tentang ada nya mobil yang terparkir di sana.


"Ntah lah, gue juga gak Tau, siapa yang bertamu, Malam-malam begini, sedang kan tuan rumah tidak ada" jawab Kalisa yang belum berniat untuk keluar dari mobil Maria itu.


"Buruan gih loe liat, siapa tau tamu penting," jawab Maria yang menoleh ke arah Kalisa.

__ADS_1


" loe ngusir gue ya," jawab Kalisa.


"Gak lah, masa iya gue tega ngusir loe, gue cuma nyaranin loe untuk liat siapa tamu itu." jawab Maria memberi alasan.


"Oke deh, maksih ya sayang udah traktirin gue hari ini, gue seneng Bangetttt....!!!" jawab Kalisa sambil turun dari mobil Maria dan mengambil barang-barang miliknya.


"iyeeeee...!!, sama-sama" jawab Maria, sambil melihat Kalisa selesai mengambil barang belanjaan dan beranjak dari depan rumah Kalisa.


"Byeee byeee...!!" ucap Kalisa dengan melambaikan tangan kepada Maria yang sudah pergi dari depan rumahnya.


Kalisa sedikit mengintip-ngintip dari jendela mobil itu, untuk menebak siapa gerangan, yang punya mobil dan Parkir tanpa malu di depan rumahnya.


"Ehemmm...!!" terdengar suara seorang Pria, yang mengaget kan Kalisa, dan membuat Kalisa langsung menoleh ke arah suara di belakangnya.


"Om...???, ngapain di sini," tanya Kalisa sedikit penasaran.


"Cuma Parkir," jawab Smith singkat.


Kalisa sama sekali tidak menoleh ke arah Smith, dan langsung masuk ke rumah, namun Kalisa tidak sadar kalau Smith mengikuti Kalisa, tanpa mengatakan apa-apa.


dan scurity Kalisa juga tidak mengatakan apa-apa saat Smith mengikuti Kalisa, hanya menutup Pagar saja, saat Kalisa sudah menutup Pintu, Kalisa sangat kaget, Karena ada seseorang yang juga ikut masuk ke rumahnya.


"Akkkhhh" teriak Kalisa,dan langsung memukul seseorang yang belum Kalisa lihat wajah nya.


Pria itu langsung menahan tangan Kalisa yang memukulnya bertubi-tubi. hal itu membuat Kalisa menatap wajah Pria tinggi dan gaga itu.


"Smitthhh" ucap Kalisa dan langsung menarik tangan dari genggaman Smith.


dan Smith juga langsung melepas kan.

__ADS_1


"ngapain kamu ikut masuk, ini rumah aku," ucap Kalisa ketus dan lansung berjalan ke arah kamar tanpa berniat menyuruh Smith untuk keluar dari dalam rumah yang sudah Kalisa Kunci itu.


Dan ternyata Smith masih mengikuti Kalisa sampai ke dalam kamar. dan tanpa berpikir apa-apa, langsung merebah kan tubuh di ranjang tidur milik Kalisa.


Kalisa yang bingung akan sikap Smith yang mengikutinya, tidak berniat untuk mengunci Pintu dan meletak kan barang belanjaan miliknya, lalu kembali berdiri di dekat pintu yang Masih sedikit terbuka.


"Kamu mau apa, langsung saja" ucap Kalisa yang jengah dengan sikap Smith yang kurang tau malu itu.


"Aku dengar dari bibik, kamu mencari ku, jadi aku mengikuti mu, untuk mencari tau, alasan kamu mencari ku ke rumah tadi siang" ucap Smith yang masih merebah kan tubuh di ranjang Kalisa tanpa berniat untuk duduk.


"Aku tidak mencari mu, hanya mengantar masakan ku untuk pasutri di rumah kamu" Jawab Kalisa.


"Jadi, kamu sudah tau jawabannya, silakan keluar sekarang, karena aku capek dan butuh istrahat" jawab Kalisa dengan tampang cemberutnya.


Smith pun nenegak kan tubuhnya dan berjalan ke arah Kalisa, Kalisa berpikir, Smith akan segera keluar dari kamarnya, Karena jawaban yang sudah ia berikan tadi.


Namun dugaannya salah, Smith tiba-tiba mencondong kan tubuhnya lebih dekat ke arah Kalisa, dan membuat Kalisa memundur kan tubuhnya sampai mentok ke daun pintu membuat pintu kamar milik Kalisa tertutup seutuhnya, Kalisa juga tidak bisa mundur lagi, kedua tangan Smith menahan kiri-kanan Kalisa dan tidak bisa keluar dari kungkungannya.


Tiba-tiba Smith menyambar bibir indah Kalisa, tanpa Kalisa sadari akan hal yang di lakukan Smith.


"uhhhgggh.." suara Kalisa tertahan, saat Smith ******* cukup Agresif bibir Kalisa, Kalisa mencoba mendorong dada kekar Smith, dengar kasar, dan ciuman itu sedikit terlepas.


Namun Smith kembali melahap bibir Kalisa lebih buas lagi, dan menekan Kepala Kalisa, agar ciuman itu lebih dalam lagi, Sampai Smith sedikit mengigit bibir Kalisa, agar Kalisa membuka bibir dan Smith bisa memasukkan lidah ke dalam mulut Kalisa.


Hal itu berhasil Smith Lakukan dan mengusai bibir Kalisa, membuat Kalisa kewalahan melawan Smith, Tapi Bukan cuma bibir Kalisa yang Smith kuasai, tapi Tangan Smith juga mulai memasuki gaun pendek milik Kalisa lalu mengangkat gaun itu, dan meremas dada Kalisa.


"Emmmhh" desah Kalisa di sela-sela ciuman bergairah yang di ciptakan oleh Smith tersebut.


Smith yang mendengar alunan indah yang keluar dari bibir indah Kalisa, membuat dia semakin bergairah, dan semakin buas akan remasan tangan besar miliknya.

__ADS_1


Dan membuat sesuatu yang mulai membesar dan mengeras di bawah sana. Smith sedikit menekan benda itu ke paha Mulus milik Kalisa, Karena Gaun milik Kalisa, sudah sepenuhnya terangkat ke atas, sampai dadanya.


__ADS_2