
"Aku masukin sayang" ucap suara serak itu, menuntun sang Pusaka kramaat miliknya memasuki sarang ternikmat itu.
Ahhhh...!!! ummmhhhh...!!!" de..sa..han... Seorang Wanita cantik yang sedang menikmati pusaka milik Om Smith tampan, yang sedang berusaha menenggelam kan seutuhnya pusaka kramat yang besar dan panjang itu.
Smith memejam kan matanya menikmati pusakanya sudah mentok dan masuk sepenuhnya ke surgawi Milik Kalisa.
"Ahhhh...ahhhh..ahhhh...." De..sah.. Mereka berdua yang sudah menikmati penyatuan dengan gai...rah... yang memuncak.
Keringat sudah memenuhi tubuh mereka berdua, Karena pertarungan itu, cukup menguras tenaga dan waktu, Karena seorang Om Smith sangat gaga dan Kuat akan hal memasuki Kalisa.
Kalisa terus bergerak mengikuti dorongan demi dorongan dari pinggul Smith, yang semakin lama semakin cepat mendorong pinggulnya.
Kalisa cukup kelelahan, Melihat Kalisa yang mulai lelah dengan pertarungan itu, Smith memeluk Kalisa lebih Erat dan menambah kecepatannya.
"Ohhhhh..Ahhhhh..." Ucap Kalisa, sambil memeluk tubuh Kekar Smith yang sangat tampan dan menggairah kan di atas tubuhnya.
"Tahan sayang, sebentar lagi ya, ini sangat nik..mat..." ucap Smith sambil menyambar bi..bir indah Kalisa yang dari tadi terbuka dan terlihat sangat ****.
Dengan tubuh dan wajah Kalisa yang sudah di penuhi keringat.
"Ahhhhhhhh..." De...sah... Kalisa dan Smith berbarengan, Saat semburan lahar Panas itu sudah keluar, dan masuk ke dalam tubuh Kalisa Sepenuhnya,
"Oh Kalisa, kau benar-benar sangat nik..mat..." ucap Smith yang Masih belum mengeluar kan barang besar itu dari sarangnya.
"Aku sangat suka dan sangat mencintai mu Smith" ucap Kalisa sambil tersenyum.
Lalu Smith Melihat Kalisa yang Perlahan menghilang dari bwah tubuhnya.
"Tidak... ti...dakkkk....." ucap Smith dengan Pelan, dan tiba-tiba mata Smith terbuka pelan dari tidur indahnya.
"Cuma mimpi..???, tidak mungkin..,!!! Aku nyata merasakan nya," ucap Smith Sambil membuka Selimut dan menyadari, ada yang tidak beres dengan bagian bawah, yang terasa basah, Karena lahar Panas itu, Keluar, Saat Smith bermimpi, bergulat dengan Kalisa.
Smith mengembus kan napas kasar dan bersiri dari ranjangnya menuju kamar mandi, Lalu membuka seluruh pakain yang melekat di tubuh gaga miliknya.
"Hampir enam bulan, Aku benar-benar tidak bisa melupakan mu Kalisa, Aku Harus mencari mu kemana lagi" ucap Smith sambil mengguyur tubuhnya di bawah air hangat kamar mandi miliknya.
Smith mendengar sebuah telpon masuk ke HApe miliknya. suara itu sangat jelas, Karena Pintu Kamar mandi tidak di tutup Olehnya.
__ADS_1
Dengan ber...te..lan..jang.. b****, Smith mendekat ke arah Hape Miliknya, dsn mengangakat telpon itu.
"Apa..!!???, Baik...!!, kita ke sana malam ini..!!" ucap Smith mematikan telpon miliknya lalu bergegas menggatikan pakaian dan Keluar dengan tergesa-gesa dari kamar mewah miliknya, tengah malam itu.
Smith memasuki jet pribadi dan terbang, kearah yang sudah di beritahu oleh sang anak buah.
Smith tersenyum cukup Lebar, mendengar berita yang sangat lama dia nanti itu. akhirnya ada titik terang juga.
"Sayang.. aku datang untuk Kalian" gumam Smith, dengan senyum yang masih mengembang si bibir sexinya.
"Kini sampai lah di negara tujuan, Smith sunggu tidak sabar ingin Melihat secara langsung, seperti apa Gadis itu sekarang.
Ini benar- benar seperti hadiah terbaik sepanjang kehidupan Seorang mafia tampan itu.
Smith sudah berada di depan rumah mewah milik sang gadis, dan di sana tidak sama di indo yang masih tengah malam.
Di tempat kedatangan Smith, saat ini sedang terik-terik nya matahari, hal itu, memudah kan Smith untuk menatap sang gadis nantinya.
"Permisi" ucap salah satu pengawal Smith, yang menyapa, penjaga gerbang besar milik rumah mewah itu.
"Iya ada apa" ucap seorang Wanita di balik seragam gaga itu. dengan mata tajam dan tegasnya.
"Apa benar ini kediaman nona Kalisa" ucap sang Pria itu.
"Anda siapa, kami tidak punya hak menjawab pertanyaan itu" jawab sang penjaga gerbang, dengan pandangan tidak suka.
Saat pengawal Smith ingin menjawab, Smith sudah memotong ucapan itu.
"Aku suami dari Kalisa dan ingin segera bertemu dengannya" ucap Smith berjalan ke arah sang penjaga dengan tampang tak kalah garang dengan Wanita itu.
Namun paras dan sikap tegas Smith, sama Sekali tidak menggoyakan iman sang Wanita itu.
"Ma'af, Anda salah alamat, Tuan rumah Kami belum menikah," ucap sang penjaga, yang Maauk dalam perangkap percakapan Smith. Hal itu baru di sadari sang penjaga,maksud dari ucapan Smith, Saat dia sudah menjawab ucapan Smith.
"Breng...sekk.. ternyata jebakan" ucap sang penjaga dengan suara pelannya.
Smith tersenyum, mendengar jawaban Wanita itu.
Tiba-tiba muka Smith sedikit tersenyum dan menyipit kan mata tajamnya, Saat dia melihat Gadis cantik dengan gaun tidur, dan terlihat perut buncit dari balik gaun tidur itu.
__ADS_1
Kalisa keluar dari rumah mewahnya, Seperti biasa berKeliling di area rumah luas itu, jika dia bosan di dalam rumah.
Kalisa sama sekali tidak menyadari tentang tamu yang berada di depan gerbang miliknya.
"Aku ingin bertemu dengan gadis yang sedang hamil itu" ucap Smith sambil menunjuk ke arah Kalisa, yang sibuk dengan tatahan bunga-bunga yang indah di sana.
Penjaga rumah Kalisa cukup getar dengan arah yang di tunjuk oleh Smith, namun sikap itu hanya sekilas di tunjukan oleh Penjaga Kalisa.
"Ma'af nona kami tidak di perboleh kan untuk menerima tamu dari mana pun" jawab sang penjaga, tanpa berniat sedikit pun memanggil atau membuka gerbang rumah milik Kalisa.
"Baiklah" ucap Smith, mengajak sang pengawal untuk beranjak dari sana, dengan senyum Bahagianya.
"Tuan, apa yang terjadi, Kenapa kita tidak jadi bertamu ke rumah itu" tanya penasaran sang pengawal Smith.
"Masih banyak kesempatan dan jalan untuk bertemu dengan Kalisa dan anak ku" ucap Smith, dengan senyum yang tak hilang dari wajah tampannya.
"Kalisa, ternyata mimpi ku jadi kenyataan" gumam Smith. dan kembali ke tempat yang sudah di sediakan di negara itu untuknya.
"Aku akan tinggal di sini bersama mu Kalisa, akan bersama Kalian, kalian akan bertemu ayah, sayang" ucap Smith yang sudah duduk santai di kediaman barunya di negara itu.
Smith mengirim beberapa penjaga untuk memantau kondisi rumah Kalisa.
"Nyonya," Ucap salah satu pengawal rumah Kalisa.
"Ada apa" jawab Mami Kalisa, Saat mereka bersantai di ruang tamu bersama Kalisa.
"Ada seorang Pria, yang mengaku sebagai suami non Kalisa, tasi siang dia kesini, dan juga dia sudah melihat non Kalisa Saat keluar rumah tadi" ucap sang pengawal,
Namun tanggapan Mami Kalisa tidak begitu kaget. dia biasa-biasa saja.
"Aku sudah mengira hal itu akan terjadi" ucap sang mami.
"Apa yang harus kita lakukan mi.??" tanya Kalisa.
"Kenapa sayang,??? Apa sebenarnya kamu ingin melihat ayah dari anak-anak mu, yang sudah berusaha mencari kita, walau kita sudah menyembunyikan identitas kita" ucap Mami Kalisa sambil memandang Putrinya.
"Niat hati terdalam Kalisa, ingin Melihat ayah dari anak-anaknya, Sedikit ingin bermanja saat hamil, Namun apa itu mungkin.
Kalisa takut, Smith akan menyakiti keluarganya dan membawa dia pergi dari mami yang sangat di cintainya.
__ADS_1
*KASIH VOTE, LIKE DAN KOMENT TEMAN-TEMAN* TRIMAKASIH....!!!!